Kemajuan teknologi memungkinkan pengembangan sistem pemantauan kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) yang menggunakan sensor untuk mengukur parameter polusi udara seperti CO2, NH3, suhu, kelembaban, tekanan udara, dan kecepatan angin. Data dari sensor dikirim melalui teknologi Long Range (LoRa) untuk transmisi data jarak jauh dengan daya rendah. Sistem ini menyediakan data real-time melalui dashboard berbasis web yang mudah diakses. Pengujian menunjukkan Sensor suhu dan kelembapan memberikan pembacaan yang sesuai dengan kondisi lingkungan yang dipantau, dengan variasi suhu antara 25°C hingga 27°C dan kelembapan yang stabil antara 51% hingga 54%. Pengujian pada sensor gas CO2 menunjukkan konsentrasi CO2 yang berkisar antara 367 hingga 401 ppm. Sensor gas NH3 menunjukkan nilai rendah yaitu 0 ppm secara konsisten. Signal-to-Noise Ratio (SNR) dan Received Signal Strength Indicator (RSSI) yang memadai, meskipun ada fluktuasi minor pada beberapa pengukuran. Sistem ini mendukung pengambilan keputusan cepat terkait polusi udara dan berkontribusi pada pengembangan kota cerdas (smart city), serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas udara. Kata Kunci: Internet of Things (IoT), Kualitas Udara, Multi Sensor, LoRa, Pemantauan Real-Time.