Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS JARAK INTERPERSONAL PENGUNJUNG MAKAM BUNG KARNO PADA PENERAPAN PHYSICAL DISTANCING Hilmi Dzakaaul Islam; Dona Saphiranti
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 2 (2022): PAWON: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v6i2.4739

Abstract

Makam Bung Karno adalah ruang publik dan tempat wisata ikonik di Kota Blitar yang menerapkan protokol kesehatan pembatasan jarak fisik (physical distancing) minimal satu meter antar individu menjadi fenomena baru dalam aktivitas interpersonal di ruang sosial pada masa adaptasi kebiasaan baru Covid-19. Tujuan penelitian untuk menjabarkan aktivitas dan jarak interpersonal pengunjung dalam penerapan physical distancing di ruang publik Makam Bung Karno. Penelitian menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan proses analisis data menerapkan studi proksemika yang dideskripsikan dengan behavior mapping. Hasil penelitian yang ditemukan yaitu secara umum penerapan physical distancing di Makam Bung Karno kurang terlaksana dengan baik. Mayoritas aktivitas interpersonal pengunjung dilakukan dalam kategori jarak intim dan jarak personal yang dekat. Hubungan antar individu, kelompok dan kedekatan emosional berpengaruh terhadap dimensi jarak interpersonal pengunjung. Layout ruang juga berpengaruh terhadap sebaran pengguna ruang yang menciptakan sebuah ruang sosiopetal menjadi dilema dengan dampak positif dan negatif di masa adaptasi kebiasaan baru Covid-19.
Smart Furniture Rak Multifungsi Museum Musik Indonesia Islam, Hilmi Dzakaaul; Primadani, Tiara Ika Widia; Nisrina, Brainnisa Ramadhani Nur; Dewi, Wahyu Kurnia
Jurnal Desain Interior Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v10i1.21548

Abstract

Museum Musik Indonesia (MMI) yang terletak di Perumahan Griya Shanta Blok B, Jl. Sukarno Hatta, Kota Malang, Jawa Timur merupakan satu-satunya museum seni musik di Indonesia. Koleksi MMI sebagian besar adalah berupa media rekam fisik yang berupa kaset, piringan hitam/vinyl, VCD/DVD yang mayoritas koleksinya bersumber dari sumbangan masyarakat. Pengambilan data penelitian menggunakan metodologi kualitatif dengan melakukan wawancara kepada pengelola museum dan observasi secara langsung untuk studi kebutuhan ruang dan fasilitas. Kegiatan observasi menemukan beberapa permasalahan, diantaranya adalah jumlah koleksi yang banyak namun luas area museum, jumlah furnitur untuk display dan tempat penyimpanan yang terbatas. Pengelola merasa kesulitan untuk menyimpan, menata dan memamerkan koleksi MMI dengan baik dan menarik. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah membuat smart furniture berbentuk rak dengan konsep multifungsi. Perancangan smart furniture menggunakan metode design thinking double diamond. Smart furniture tersebut berfungsi menjadi tempat display dan penyimpanan koleksi Museum Musik Indonesia agar penggunaan ruang menjadi lebih maksimal. Pengunjung juga dapat berinteraksi dengan koleksi melalui smart furniture tersebut. Pembuatan rak smart furniture untuk MMI diharapkan memberikan solusi dari permasalahan yang ada dan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan desain museum yang lain sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang memiliki minat terhadap koleksi museum serta menjadi inspirasi masyarakat umum untuk membuat smart furniture.
Hubungan Ruang dan Aktivitas Interpersonal pada Penerapan Pembatasan Jarak Fisik di Makam Bung Karno Islam, Hilmi Dzakaaul; Dona Saphiranti
Meraki: Journal of Creative Industries Vol. 1 No. 1 (2023): Innovation in Design for Functionality and Sustainability
Publisher : Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/meraki.v1i1.5930

Abstract

Makam Bung Karno adalah ruang publik dan tempat wisata di Kota Blitar yang menjadi tempat aktivitas serta interaksi interpersonal. Pada masa adaptasi kebiasaan baru Covid-19 Makam Bung Karno menerapkan protokol kesehatan penerapan pembatasan jarak fisik (physical distancing) yang bertujuan mengurangi kontak fisik manusia dan lingkungan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Penerapan pembatasan jarak fisik masih menjadi hal baru dalam kebiasaan aktivitas sosial manusia, sehingga berpotensi memengaruhi aktivitas individu dan ruang aktivitasnya. Tujuan penelitian untuk menjabarkan hubungan ruang dan aktivitas interpersonal pengguna ruang pada penerapan protokol kesehatan pembatasan jarak fisik di Makam Bung Karno. Penelitian menggunakan metodologi kualitatif dengan studi kasus. Proses analisis data menerapkan kajian behavior setting dan setting ruang yang divisualkan dalam behavior mapping untuk menjelaskan fenomena terkait hubungan ruang dan aktivitas pengguna ruang. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa di Makam Bung Karno terdapat tiga setting ruang, yaitu fixed element, semi fixed element dan non fixed element yang secara umum mempunyai hubungan dan berpengaruh terhadap perilaku manusia dalam menggunakan ruang.
Lokalitas Budaya Bali yang Berkelanjutan pada Redesain Interior Hotel Jimbarwana Nashiya Sadika Aufa; Hilmi Dzakaaul Islam
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v23i1.9784

Abstract

Abstrak— Bali merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Terutama setelah pandemi COVID-19, Bali mengalami peningkatan kunjungan wisatawan, sehingga membutuhkan fasilitas akomodasi yang memadai untuk memfasilitasi pariwisata. Salah satunya adalah hotel. Hotel Jimbarwana Bali merupakan salah satu dari berbagai industri perhotelan yang ada di Bali. Hotel Jimbarwana Bali mengalami penurunan minat pengunjung pasca-COVID-19 karena kondisi interior yang tidak terawat dan kurangnya identitas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain ulang interior hotel dengan pendekatan desain berkelanjutan dan lokalitas budaya Bali untuk meningkatkan estetika, fungsionalitas, dan brand-ing. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pengguna hotel dan data sekunder diperoleh dari jurnal dan penelitian sebelumnya. Penelitian ini mengintegrasikan desain dengan material ramah lingkungan berupa kayu daur ulang, bambu, dan rotan. Optimalisasi pencahayaan alami juga dipadukan dengan elemen budaya Bali berupa ornamen dan kain Bali. Hasil desain menunjukkan visualisasi penguatan identitas lokal Bali pada Hotel Jimbarwana dengan penerapan efisiensi energi ruang. Pendekatan berkelanjutan dan budaya menghadirkan solusi untuk merevitalisasi hotel sekaligus melestarikan lingkungan dan budaya.