Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Reward dan Punishment Dalam Kurikulum Merdeka Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Muharini Nurul Auliah Karo; Flasindah Rizkiavi Purkowo; Dini Permana Sari
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan reward dan punishment dalam Kurikulum Merdeka terhadap motivasi belajar siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 414 siswa yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen, serta analisis regresi berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar dengan koefisien β = 0,417 (p < 0,001), sedangkan punishment juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien β = 0,545 (p < 0,001). Secara simultan, reward dan punishment mampu menjelaskan 51,4% variasi motivasi belajar siswa (R² = 0,514). Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan penguatan positif dan konsekuensi edukatif yang tepat dalam Kurikulum Merdeka memiliki nilai strategis dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dan sekolah dalam mengoptimalkan strategi pembelajaran yang berorientasi pada disiplin positif dan pembelajaran berpusat pada siswa.
Efektivitas Teknik Differential Reinforcement of Alternative Behavior Menggunakan Squishy terhadap Perilaku Mengelupas Kulit Bibir Mahasiswa Adinda, Mutiara Farasya Adinda; Putri, Hadriyatini Aprilia Aisyah Putri; Dini Permana Sari; Nurkharimah Vielayaty
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i1.1485

Abstract

Salah satu perilaku maladaptif yang sering muncul pada mahasiswa yaitu kebiasaan mengelupas kulit bibir. Perilaku ini termasuk dalam Self-Injury dan body-focused repetitive behavior (BFRB) yang biasa dilakukan secara berulang, terutama individu merasa bosan, cemas atau kurang terlibat dalam aktivitas tertentu.Permasalahan ini ditemukan pada mahasiswa berusia 18 tahun yang memiliki kebiasaan mengelupas kulit bibir dalam aktivitas sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan teknik differential reinforcement of alternative behavior (DRA) dalam menurunkan frekuensi perilaku mengelupas kulit bibir dengan menggunakan squishy sebagai perilaku alternatif. Metode yang digunakan adalah single subject design dengan pemantauan perilaku secara berkelanjutan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara semi terstruktur, dan self-report untuk mencatat frekuensi perilaku harian. Penerapan intervensi dilakukan dengan memberikan penguatan positif pada perilaku alternatif yaitu memainkan squishy saat dorongan mengelupas kulit bibir muncul. berdasarkan hasil pemantauan, ditemukan adanya penurunan frekuensi pada perilaku mengelupas kulit bibir setelah melakukan intervensi. Hasil ini menunjukkan bahwa teknik differential reinforcement of alternative behavior (DRA) dengan menggunakan squishy dapat membantu mengurangi kebiasaan mengelupas kulit bibir.
Efektivitas Reinforcement Positif dan Sleep Hygiene terhadap Perilaku Tidur Larut Malam Rheesma Silvian Sudarsono; Andi Nadya Aulia; Dini Permana Sari; Nurkharimah Vielayaty
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i2.1506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas intervensi modifikasi perilaku menggunakan reinforcement positif yang dikombinasikan dengan penerapan sleep hygiene dalam menurunkan perilaku tidur larut malam pada dewasa muda. Tidur larut malam merupakan permasalahan perilaku yang umum terjadi dan berkaitan dengan penurunan fungsi akademik serta kesejahteraan psikologis. Penelitian ini menggunakan desain single-case dengan durasi intervensi selama dua minggu. Perilaku target didefinisikan sebagai tidur sebelum pukul 23.00 WIB, dengan kriteria keberhasilan berupa penurunan frekuensi tidur larut malam sebesar 50%. Reinforcement positif berupa jajan kesukaan subjek diberikan menggunakan jadwal Fixed Ratio-1 (FR-1) setiap kali perilaku target tercapai. Data dikumpulkan melalui self-report harian waktu tidur dan dianalisis secara deskriptif menggunakan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada minggu pertama intervensi, perilaku tidur larut malam masih terjadi sebanyak tiga kali sehingga kriteria keberhasilan belum tercapai. Namun, pada minggu kedua frekuensi tidur larut malam menurun menjadi dua kali dan memenuhi target keberhasilan yang telah ditetapkan. Temuan ini menunjukkan bahwa reinforcement positif yang diberikan secara konsisten, disertai modifikasi antecedent melalui sleep hygiene, efektif dalam menurunkan perilaku tidur larut malam. Meskipun demikian, fluktuasi jam tidur masih ditemukan sehingga diperlukan strategi lanjutan untuk membentuk kebiasaan tidur yang lebih stabil.
Reinforcement Tangible dan Sosial sebagai Strategi Peningkatan Kepatuhan Olahraga Mahasiswa Alban Hogantara; Aqila Putri Amelda; Dini Permana Sari; Nurkharimah Vielayaty
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i2.1514

Abstract

Inaktivitas fisik di kalangan mahasiswa sering kali diperburuk oleh tuntutan akademik dan kurangnya gratifikasi instan dari kegiatan olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan frekuensi olahraga pada seorang mahasiswa yang mengalami penurunan motivasi akibat kesibukan kuliah. Menggunakan pendekatan modifikasi perilaku berbasis Operant Conditioning, penelitian ini menerapkan intervensi Positive Reinforcement yang mengkombinasikan penguatan sosial (pujian verbal) dan penguatan nyata/tangible (hadiah berupa kopi) yang diberikan segera setelah sesi latihan berakhir. Intervensi dilakukan selama dua minggu dengan jadwal tiga kali seminggu (Jumat, Sabtu, dan Minggu), sedangkan hari Senin hingga Kamis ditetapkan sebagai hari istirahat. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepatuhan (adherence) mencapai 100%, di mana subjek berhasil menyelesaikan seluruh sesi yang dijadwalkan. Gratifikasi segera yang diberikan melalui hadiah kopi, diperkuat dengan pujian sosial, terbukti sangat efektif dalam mengatasi resistensi awal berupa rasa malas pada subjek. Meskipun demikian, temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun reinforcer nyata efektif untuk perubahan perilaku jangka pendek, pemeliharaan perilaku jangka panjang memerlukan transisi bertahap menuju motivasi intrinsik untuk mencegah ketergantungan pada hadiah eksternal.