Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas intervensi modifikasi perilaku menggunakan reinforcement positif yang dikombinasikan dengan penerapan sleep hygiene dalam menurunkan perilaku tidur larut malam pada dewasa muda. Tidur larut malam merupakan permasalahan perilaku yang umum terjadi dan berkaitan dengan penurunan fungsi akademik serta kesejahteraan psikologis. Penelitian ini menggunakan desain single-case dengan durasi intervensi selama dua minggu. Perilaku target didefinisikan sebagai tidur sebelum pukul 23.00 WIB, dengan kriteria keberhasilan berupa penurunan frekuensi tidur larut malam sebesar 50%. Reinforcement positif berupa jajan kesukaan subjek diberikan menggunakan jadwal Fixed Ratio-1 (FR-1) setiap kali perilaku target tercapai. Data dikumpulkan melalui self-report harian waktu tidur dan dianalisis secara deskriptif menggunakan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada minggu pertama intervensi, perilaku tidur larut malam masih terjadi sebanyak tiga kali sehingga kriteria keberhasilan belum tercapai. Namun, pada minggu kedua frekuensi tidur larut malam menurun menjadi dua kali dan memenuhi target keberhasilan yang telah ditetapkan. Temuan ini menunjukkan bahwa reinforcement positif yang diberikan secara konsisten, disertai modifikasi antecedent melalui sleep hygiene, efektif dalam menurunkan perilaku tidur larut malam. Meskipun demikian, fluktuasi jam tidur masih ditemukan sehingga diperlukan strategi lanjutan untuk membentuk kebiasaan tidur yang lebih stabil.
Copyrights © 2026