Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perkembangan Psikososial Siswa Muallaf Di Lingkungan Madrasah Muharini Nurul Auliah Karo Karo; Dini Permana Sari
Educate : Journal of Education and Learning Vol. 3 No. 1 (2025): Educate : Journal of Education and Learning
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/educate.v3i1.1083

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah secara mendalam dinamika perkembangan psikososial yang dialami oleh siswa muallaf di dalam lingkungan madrasah, dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Kajian ini memusatkan perhatian pada pengalaman personal siswa, khususnya dalam proses adaptasi sosial, pembentukan identitas keislaman, serta interaksi mereka di lingkungan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai agama. Pendekatan kualitatif dengan kerangka fenomenologis digunakan dalam studi ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi secara langsung, dan analisis dokumentasi yang melibatkan siswa muallaf, tenaga pendidik, serta staf madrasah tingkat menengah. Hasil temuan menunjukkan bahwa siswa muallaf menghadapi dinamika transisi psikososial yang tidak sederhana, yang terlihat melalui proses pencarian identitas religius, tantangan emosional, dan upaya menjalin hubungan sosial yang harmonis. Adapun demikian, keberadaan madrasah yang inklusif, keterlibatan guru dalam pembinaan spiritual, serta partisipasi siswa dalam aktivitas keagamaan turut memperkuat proses internalisasi nilai Islam dan pembentukan jati diri.
Efektivitas Psikocare terhadap Pengetahuan Kesehatan Mental Pekerja Wanita Muhammad Indra Astrawan; Dini Permana Sari; Elfina Febrianti
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v3i1.934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran psikoedukasi dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan mental pada pekerja perempuan di perusahaan rokok. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan model one-group pre-test post-test. Uji analisis data yang digunakan adalah uji non parametrik wilcoxon dan dianalisis dengan IBM Statistical Package for the Social Sciences Statistics (SPSS) versi 27. Subjek dalam penelitian ini adalah 195 pekerja perempuan di perusahaan rokok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh peran psikoedukasi terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan mental pada pekerja perempuan di perusahaan rokok. Temuan dalam penelitian ini dapat menjadi dorongan bagi perusahaan untuk mengembangkan program psikoedukasi bagi pekerja secara berkelanjutan.
Peran Metode Pembelajaran terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah Dini Permana Sari; Moh. Nasep
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 3 No. 2 (2025): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v3i2.1107

Abstract

Keberhasilan dalam sistem pengajaran sangat dipengaruhi oleh sejumlah elemen, salah satunya adalah penerapan teknik pengajaran. Teknik pengajaran yang dapat dipilih mencakup ceramah dan audiovisual. Salah satu bidang pembelajaran Islam found di tingkat sekolah dasar adalah Fiqih, yang mencakup topik tentang penelitian umroh Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa efektif penggunaan metode ceramah dan audiovisual dalam meningkatkan hasil belajar siswa di Madrasah Ibtidaiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah-langkah yang diambil dalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek yang diteliti terdiri dari 48 siswa di kelas V Madrasah Ibtidaiyah. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan tingkat keberhasilan setelah penerapan metode ceramah dan audiovisual, di mana persentase ketuntasan mencapai 67%, sedangkan kelompok yang menggunakan audiovisual menunjukkan peningkatan ketuntasan sebesar 75%.
Perbandingan Kemampuan Komunikasi Interpersonal antara Santri Mukim dan Non-Mukim di Salah Satu Pondok Pesantren di Cianjur Jawa Barat Yani Mulyani Rahayu; Dini Permana Sari
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 3 No. 2 (2025): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v3i2.1090

Abstract

Penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui dan menggambarkan perbedaan kemampuan komunikasi interpersonal diantara santri non-mukim dan mukim di Pondok Pesantren RH di Cianjur. Menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Sebanyak 84 responden dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling, berdasarkan kriteria tempat tinggal serta tingkat keterlibatan dalam aktivitas pesantren. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert 5 poin yang mencakup lima dimensi komunikasi interpersonal menurut DeVito, yaitu empati, keterbukaan, keseteraan, sikap positif, dan sikap mendukung. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, analisis statistik deskriptif, serta uji non-parametrik Mann-Whitney. Penelitian mendapati hasil bahwa perbedaan signifikan tidak terdapat dalam kemampuan komunikasi interpersonal antara santri mukim dan non-mukim. Pada santri mukim, aspek keterbukaan dan sikap positif masing-masing memiliki persentase sebesar 22%, sedangkan pada santri non-mukim, kedua aspek ini juga mencapai 22%. Aspek lain yang diukur menunjukkan persentase yang serupa antara kedua kelompok. Secara keseluruhan, sebagian besar santri berada pada kategori kemampuan komunikasi interpersonal sedang, dengan faktor utama penghambat kemampuan tersebut adalah kurangnya rasa percaya diri dan keraguan dalam menyampaikan pendapat. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengelola pesantren agar merancang program pembinaan komunikasi interpersonal yang lebih efektif guna meningkatkan keterampilan komunikasi seluruh santri.
Kesehatan Mental Ibu Rumah Tangga Ditinjau dari Jumlah Anak Flasindah Rizkiavi Purwoko; Dini Permana Sari
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v3i3.1045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat kesehatan mental pada ibu rumah tangga berdasarkan jumlah anak yang dimiliki. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada asumsi bahwa jumlah anak dapat memengaruhi beban psikologis dan emosional ibu, yang pada gilirannya berdampak terhadap kondisi kesehatan mental mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Penelitian ini memiliki keterbatasan sumber data yang sebagian besar berasal dari lingkar sosial peneliti. Hal ini berpotensi menimbulkan bias dan membatasi generalisasi temuan terhadap populasi ibu rumah tangga secara lebih luas. Jumlah subjek penelitian berjumlah 148 orang ibu rumah tangga. dengan pembagian kelompok berdasarkan jumlah anak, yaitu sedikit (1–2 anak) dan banyak (≥3 anak). Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner kesehatan mental yang telah melalui proses validasi. Uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis dilakukan menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney U. Hasil pengujian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,849 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kesehatan mental ibu rumah tangga dengan jumlah anak sedikit dan banyak. Secara deskriptif, ibu dengan jumlah anak sedikit tampak lebih banyak yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan mental, namun perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa jumlah anak bukanlah satu-satunya determinan kesehatan mental ibu rumah tangga, faktor lain seperti dukungan sosial, spiritualitas, dan peran domestik turut berkontribusi dalam membentuk kondisi psikologis seorang ibu.
Evaluasi Hasil Belajar Menggunakan Tes dan Non Tes Perspektif Pendidikan Islam Moh. Iqbal Maulidy; Dini Permana Sari
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol. 23 No. 3 (2024): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/mk.v23i3.5648

Abstract

There are two techniques for evaluating student learning outcomes: evaluation with test and non-test techniques. The objectives of the writing include understanding the characteristics of learning outcome evaluation, knowing the cognitive, affective, and psychomotor domains as the object of learning evaluation, knowing the main steps in learning outcome evaluation, and understanding the application of learning outcome evaluation, both test, and non-test. This paper is useful for students, namely it can add insight for students about test and non-test techniques as a tool for evaluating learning outcomes. The method used in this study is library research. Research is carried out by collecting information and data from various sources such as reference books, similar previous research results, articles, notes, and numbers related to the problem to be solved. The evaluation of learning in modern times in Islamic education shows an effort to adapt to the times, making education more relevant and responsive to the needs of society. Evaluation not only serves to provide value but also to provide constructive feedback. This helps students understand their strengths and weaknesses and how to improve them. Keywords: Evaluation; Islam; learning; non test; teacher; test
Pembentukan Karakter Remaja Melalui Punishment dan Reward Titi Ulin Nuha; Dini Permana Sari
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 4 No. 1 (2026): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v4i1.1510

Abstract

Pendidikan karakter merupakan fondasi esensial dalam membentuk individu yang berakhlak mulia. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), metode pembentukan karakter seringkali melibatkan penanaman nilai-nilai moral yang didukung oleh mekanisme pengendalian perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam efektivitas dan implementasi metode Reward (penghargaan) dan Punishment (hukuman) sebagai instrumen pedagogis dalam membentuk dan menginternalisasi karakter positif pada remaja. Fokus utama adalah mengukur sejauh mana kedua pendekatan ini, yang berakar pada prinsip targhīb (motivasi/janji kebaikan) dan tarhīb (ancaman/peringatan), mampu membentuk kesadaran moral, disiplin, dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur (library research), mengkaji berbagai sumber primer dan sekunder, termasuk literatur PAI kontemporer, kajian psikologi pendidikan Islam, dan jurnal-jurnal terkait. Data dianalisis melalui teknik analisis konten untuk mengidentifikasi pola-pola konseptual, landasan teologis, serta argumen pro dan kontra mengenai penerapan punishment dan reward dalam pendidikan karakter remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Reward (penghargaan) memiliki korelasi positif yang kuat dalam meningkatkan motivasi intrinsik dan penguatan perilaku positif ( akhlak mahmūdah). Sebaliknya, penggunaan Punishment (hukuman) harus dilakukan dengan sangat bijaksana, non-fisik, edukatif, dan proporsional untuk menghindari trauma atau resistensi, serta harus berorientasi pada perbaikan (ta'dīb) bukan penghinaan. Dalam kerangka PAI, kedua mekanisme ini harus diposisikan sebagai alat bantu yang bersinergi untuk menumbuhkan self-control dan kesadaran bahwa segala tindakan memiliki konsekuensi di dunia dan akhirat. Karakter remaja yang terbentuk meliputi kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab sosial. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Reward dan  Punishment dan merupakan dualitas metode yang efektif dalam PAI untuk membentuk karakter remaja, asalkan penerapannya didasarkan pada prinsip-prinsip Islam yang humanis dan edukatif. Keberhasilan implementasi terletak pada keseimbangan, konsistensi, dan keteladanan pendidik, memastikan bahwa tujuan utamanya adalah pembentukan akhlak mulia dan kesalehan personal secara berkelanjutan.
Retracted: Tantangan Literasi Keislaman Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Dalam Perspektif Kajian Filsafat Pendidikan Islam Moh. Nasep; Dini Permana Sari
Educate : Journal of Education and Learning Vol. 3 No. 2 (2025): Educate : Journal of Education and Learning
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/educate.v3i2.1454

Abstract

RETRACTION NOTICE The article titled "Challenges of Islamic Literacy for Elementary Madrasah (MI) Students from the Perspective of Islamic Educational Philosophy Studies" by Moh. Nasep and Dini Permana Sari, published in Educate: Journal of Education and Learning on December 20, 2025, has been retracted. Publication link: https://jurnal.dokicti.org/index.php/educate/article/view/1454. The retraction was made at the author's request after double submission/double publication was discovered. The same article was also published in English under the title "The Challenges of Islamic Literacy of Madrasah Ibtidaiyah Students From the Perspective of the Study of Islamic Education Philosophy" in the International Journal of Islamic Religious Education (JPAII) on December 21, 2025. Publication link: https://cahaya-ic.com/index.php/JPAII/article/view/2445. An investigation by the Educate: Journal of Education and Learning editorial team, along with the management of CV. Doki Course and Training, confirmed that this action constituted a violation of academic ethics. Therefore, the article was officially withdrawn from publication to maintain scientific integrity and ethical publishing standards.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Dalam Kegiatan Keputrian SMA DA Dini Permana Sari; Siti Husnul Chotimah
Educate : Journal of Education and Learning Vol. 4 No. 1 (2026): Educate : Journal of Education and Learning
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/educate.v4i1.1489

Abstract

Motivasi belajar pada siswi Muslim dalam kegiatan keputrian SMA DA merupakan salah satu aspek penting, yang memiliki karakteristik unik dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan modern,  melalui kreatifitas yang diberikan oleh Guru, dan Kakak-kakak Mentor yang membimbingnya.  Tulisan ini membahas faktor internal, dan eksternal yang mempengaruhi motivasi belajar siswi muslim, yang meliputi aspek filsafat Pendidikan Islam, lingkungan sekolah, peran guru, dukungan keluarga, dan pengaruh kegiatan Keputrian.  Tujuan dari penelitian ini adalah penulis ingin mengetahui Faktor-faktor tersebut,  agar dapat bermanfaat,  dengan mengindentifikasi, mengarahkan,  menentukan strategi yang efektif. Teknik pengumpulan  data menggunakan observasi, wawancara, survey, dan analisis dokumen.  Subyek penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik sampling, probability sampling dengan simple random sampling, dengan jumlah sampel 118  siswi muslim, dari kelas X,  kelas XI, dan kelas XII dalam kegiatan Keputrian di SMA DA.  Survey menggunakan skala motivasi belajar di Keputrian untuk mengetahui Tingkat motivasi belajarnya.   Data  motivasi belajar  dalam keputrian SMA DA   diperoleh   menggunakan   metode   angket   yang   disebarkan   secara online,  dari faktor  yang mempengaruhi motivasi belajar  dalam Keputrian, dan  dikumpulkan melalui wawancara dan angket,  dengan menggunakan google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Persentase motivasi belajar siswi Muslim SMA DA rata-rata tinggi.   Faktor yang paling tinggi adalah faktor  intrinsik,  dengan indikator sangat tinggi yaitu memiliki Harapan dan Cita-cita Masa Depan,  dan Hasrat, dan keinginan belajar dari dalam.
Efektivitas Kombinasi Positive Reinforcement dan Differential Reinforcement of Alternative Behavior (DRA) terhadap Pagophagia pada Mahasiswa Dewasa Awal Diva Ananta; Dini Permana Sari; Nurkharimah Vielayaty
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i1.1513

Abstract

Pagophagia merupakan perilaku mengonsumsi es batu secara berulang tanpa kebutuhan fisiologis yang dapat berkembang menjadi perilaku maladaptif. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas positive reinforcement dengan pendekatan Differential Reinforcement of Alternative Behavior (DRA) dalam menurunkan perilaku makan es batu pada mahasiswa dewasa awal. Penelitian menggunakan desain single subject experimental. Data dikumpulkan melalui pencatatan frekuensi perilaku selama fase baseline tujuh hari dan fase intervensi empat belas hari. Intervensi dilakukan dengan pemberian positive reinforcement setiap tiga hari sekali. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan analisis visual. Hasil menunjukkan penurunan frekuensi perilaku makan es batu selama fase intervensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa positive reinforcement berbasis DRA efektif dalam menurunkan pagophagia pada konteks non klinis.