Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERGESERAN NILAI SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT ARAB DALAM NOVEL MENCARI PEREMPUAN YANG HILANG KARYA DR. IMAD ZAKI ALIH BAHASA OLEH DR. ZURIYATI (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Afrodita, Meli; Hiasa, Fina; Ismawati, Dwi; Tiara Fauziah, Mulya; A’yunin, Qurrata
Jurnal Korpus Vol 7 No 3: Desember 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v7i3.30560

Abstract

Pada penelitian ini akan dibicarakan kedudukan karya sastra dilihat sebagai dokumen sosio budaya. Tujuan penelitian ini menganalisis realitas kehidupan dalam masyarakat yaitu pergeseran nilai sosial budaya masyarakat Arab dalam novel Mencari Perempuan Yang Hilang Karya Dr. Imad Zaki Alih Bahasa Oleh Dr. Zuriyati. Metode yang digunakan dalam pendekatan sosiologi sastra untuk memahami pergeseran nilai sosial budaya masyarakat Arab dalam novel “Mencari Perempuan yang Hilang” karya Dr. Imad Zaki (alih bahasa oleh Dr. Zuriyati) adalah metode kualitatif deskriptif. Analisis dilakukan dengan cara mendeskripsikan kutipan yang menggambarkan pergeseran nilai budaya masyarakat Arab, berdasarkan teori dan perspektif peneliti dalam melihat fenomena tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa budaya yang merupakan ciri khas atau karakter suatu bangsa dapat mengalami pergeseran dari nilai yang sudah ada. Hal itu tercermin dalam novel Mencari Perempuan yang Hilang karya Dr. Imad Zaki ali bahasa oleh Dr. Zuriyati. Budaya tokoh-tokoh dalam novel tersebut mengalami pergeseran budaya berbahasa masyarakat Arab mulai menggunakan bahasa yang dicampur dengan bahasa asing yaitu inggris, ini terlihat dari tokoh karyawan Abdul Ghani yang ditemui oleh Sholeh di kantor Abdul Ghani. Sholeh juga merindukan kebiasaan keluarganya bercengkaram di ruang keluarga yang tidak terjadi lagi sejak munculnya televisi. Sistem ekonomi yang mulaanya syariah juga bergeser ke arah kapitalis. Masyarakat dalam hal ini digambarkan lewat tokoh Abdul Ghani tidak menghiraukan sistem riba yang ada dalam kapitalis. Abdul Ghani hanya memikirkan untuk rugi dirinya sendiri. Fakta-fakta sosial dalam novel Mencari Perempuan yang Hilang karya Dr. Imad Zaki ali bahasa oleh Dr. Zuriyati ini, mencerminkan bagaiama nilai-nilai kebudayaan yang sudah tertanam sejak lama dalam suatu masyarakat dapat mengalami pergantian ketika budaya lain masuk dan merekonstruksi budaya yang sudah ada.
Analysis of Connotative Meaning as an Element of Dramatization in the Film Gowok: Javanese Kamasutra Permata Sari, Tia; Zahro Aj-Jauharoh, Mufidatuz; Firmansyah, Dodi; Erwin Juansah, Dase; Tiara Fauziah, Mulya
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009.Aksis.090204

Abstract

This study aims to uncover connotative meanings as elements that construct the dramatization in the Gowok: Kamasutra Jawa Indonesia movie. This movie depicts the complex cultural values of Java through the conflict between love, social status, and morality. The method used is descriptive qualitative with the listen-and-note technique, where data is obtained from the characters' utterances that contain connotative meanings based on Leech's semantic theory (1981). The results show that connotative meanings in the movie’s dialogue not only function as language embellishments but also become the main source of energy in building dramatic atmosphere and the characters' inner conflicts. The connotations that emerge reflect the social, cultural, and emotional values of Javanese society, which is still bound by hierarchical structures and politeness. Through the use of symbol-laden language, this film presents a dramatization that not only evokes emotions but also provides a reflection of social reality.