Elisa Indraeni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Yoga Seri Postur Pahlawan untuk Mengurangi Ketidaknyaman Ibu Hamil pada TM II dan III Sri Hidayati; Selviana, Riska; Elisa Indraeni; Fitriyatul Munawaroh; Isri Nasifah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy causes physiological and psychological changes due to the hormones estrogen and progesterone, often accompanied by discomfort such as back pain, especially in the second and third trimesters. Yoga is one of the midwifery care to reduce this discomfort, because it helps physically, psychologically, and spiritually. Community service activities are carried out using descriptive methods, active participation, interviews, and literature studies. The steps include pre-tests, yoga material counseling, yoga movement practices, and post-tests using media such as power points and leaflets. The results showed an increase in knowledge and skills of pregnant women in doing yoga, especially the hero posture, which is effective in reducing discomfort in the second and third trimesters. It is recommended that midwives routinely teach yoga techniques to pregnant women in this trimester.   Abstrak Kehamilan menyebabkan perubahan fisiologis dan psikologis akibat hormon estrogen dan progesteron, seringkali disertai ketidaknyamanan seperti nyeri punggung, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Yoga menjadi salah satu asuhan kebidanan untuk mengurangi ketidaknyamanan ini, karena membantu secara fisik, psikologis, dan spiritual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode deskriptif, partisipasi aktif, wawancara, dan studi pustaka. Langkahnya meliputi pre-test, penyuluhan materi yoga, praktik gerakan yoga, serta post-test menggunakan media seperti power point dan leaflet. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam melakukan yoga, khususnya postur pahlawan, yang efektif mengurangi ketidaknyamanan pada trimester kedua dan ketiga. Disarankan agar bidan rutin mengajarkan teknik yoga kepada ibu hamil pada trimester ini.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny S Umur 33 Tahun G2P1A0 di Puskesmas Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan Elisa Indraeni; Salafas, Eti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal mortality and infant mortality rates remain important indicators of a nation’s welfare. Based on data from the Directorate of Family Health (2020), Indonesia’s maternal mortality rate reached 305 per 100,000 live births, while the infant mortality rate was 22.23 per 1,000 live births. One of the contributing factors to pregnancy complications is Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women. The government’s efforts to reduce these rates are carried out through the Safe Motherhood Initiative program, which includes comprehensive midwifery care or Continuity of Care (CoC), covering antenatal, intrapartum, postpartum, newborn, and family planning services. The method used in this study was a descriptive case study approach on Mrs. S, 33 years old, with CED at Kedungwuni II Health Center, Pekalongan Regency. Comprehensive midwifery care was provided, including early detection of CED, management of nausea and vomiting through acupressure therapy, nutritional counseling, postpartum care, newborn monitoring, and family planning service with IUD insertion. The results showed that pregnancy, delivery, postpartum period, newborn condition, and family planning process all proceeded physiologically without complications. The mother understood the importance of nutrition fulfillment, self-care, exclusive breastfeeding, and postpartum contraceptive use. In conclusion, comprehensive Continuity of Care midwifery services can effectively detect risks early, enhance maternal knowledge, and support the ongoing health of both mother and baby. Complementary midwifery care, such as acupressure, was also beneficial in alleviating non-pharmacological complaints during pregnancy.   Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting dalam menilai kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan data Direktorat Kesehatan Keluarga tahun 2020, AKI di Indonesia mencapai 305 per 100.000 kelahiran hidup, sedangkan AKB mencapai 22,23 per 1.000 kelahiran hidup. Salah satu penyebab meningkatnya risiko komplikasi kehamilan adalah Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil. Upaya pemerintah untuk menurunkan AKI dan AKB dilakukan melalui program Safe Motherhood Initiative yang mencakup pelayanan kebidanan berkesinambungan atau Continuity of Care (CoC) mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study) pada Ny. S, usia 33 tahun, dengan kondisi KEK di Puskesmas Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan. Asuhan kebidanan diberikan secara komprehensif meliputi deteksi dini KEK, penanganan keluhan mual muntah dengan akupresur, edukasi gizi, perawatan masa nifas, pemantauan bayi baru lahir, dan pelayanan KB dengan pemasangan IUD. Hasil asuhan menunjukkan bahwa kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana berlangsung secara fisiologis tanpa komplikasi. Ibu memahami pentingnya pemenuhan gizi, perawatan diri, pemberian ASI eksklusif, dan penggunaan kontrasepsi pascasalin. Kesimpulan dari studi ini adalah pelaksanaan asuhan kebidanan Continuity of Care secara komprehensif mampu mendeteksi dini risiko, meningkatkan pengetahuan ibu, serta mendukung kesehatan ibu dan bayi secara berkelanjutan. Selain itu, asuhan komplementer seperti akupresur efektif membantu mengatasi keluhan nonfarmakologis selama kehamilan.