Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PERKEMBANGAN TATA GUNA LAHAN DITINJAU DARI HISTORIS KELELAWAR SEBAGAI NILAI SIMBOL DI KECAMATAN LALABATA Agusanjaya, Agusanjaya; AS, Nursyam; Surur, Fadhil
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan kelelawar di kawasan perkotaan Kabupaten Soppeng tidak hanya menyimpan misteri, akan tetapi telah menjadi keunikan di daerah ini. Mereka tetap eksis di tengah perkembangan kota yang semakin pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh habitat kelelawar pada perkembangan tata guna lahan dan arahan perkembangan tata guna lahan dalam menjaga keberlanjutan nilai historis kelelawar. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan perkotaan membentuk pola linier yang mengikuti arah jalan sehingga perkotaan tidak terpusat di perkotaan Watansoppeng. Hasil analisis regresi linier menunjukkan penduduk berpengaruh terhadap perkembangan tata guna lahan di Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, penduduk lebih dominan membangun ke luar dari pusat kota karena adanya habitat kelelawar yang ingin mereka lestarikan.
Urgensi Pengembangan Wisata dalam Perencanaan Wilayah di Pulau Muna Provinsi Sulawesi Tenggara Fadhil Surur; Zulhinas Nyilam Cahya; Malikuddin Surgani Wahid
Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.akuatikisle.3.2.41-47

Abstract

Percepatan pemanfaatan berbagai potensi setiap daerah sangat perlu dilakukan untuk mewujudkan kemandirian daerah. Terdapat tiga kabupaten di Pulau Muna, Sulawesi tenggara  yang memiliki potensi karena kekayaan pesisir dan keberadaan pulau-pulau kecilnya akan tetapi pengelolaannya masih dilakukan secara parsial. Akselerasi perlu dilakukan pada keterpaduan pengelolaan objek wisata di pulau Muna untuk mewujudkan kemadirian ketiga daerah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kesamaan kebijakan pengembangan wisata dan potensi wisata unggulan serta menyusun arah kebijakan pengembangan wisata melalui pendekatan kekhasan wilayah geografis Pulau Muna. Penelitian dilakukan melalui survey lapangan dan penelesuruan dokumen perencanaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan pendekatan mix metodh.  Analisis yang digunakan meliputi analisis konten, skoring dan deksriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengembangan wisata di Pulau Muna telah diarahkan pada RTRW Kabupaten Muna dan RTRW Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai pengembangan ekowisata, sehingga Kabupaten Muna Barat dan Buton Tengah dapat mensinergikan konsep ekowisata tersebut dalam rencana tata ruangnya. Potensi wisata dapat diklasifikasikan pada kategori rendah dan sedang. Kategori rendah berada pada objek wisata Pulau Gala Kecil, sedangkan tiga belas objek wisata lainnya termasuk dalam kategori potensi sedang. Urgensi pengembangan objek wisata di Pulau Muna perlu mengedepankan konsep pengembangan ekowisata berbasis pesisir dan pulau-pulau kecil melalui percepatan pengelolaan objek wisata kategori sedang.
Pengaruh Aktivitas Tambang Galian C Terhadap Perubahan Lingkungan Fisik Di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa M Riza Pratama; Fadhil Surur
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v7i1.200

Abstract

In addition to contributing PAD, the excavation mining activities in Gowa have also resulted in various impacts of environmental damage in the form of land subsidence, erosion, deposition (sedimentation), noise, dust and disturbed groundwater levels. This condition not only causes a decrease in the quality of the environment but also has a very serious impact on human health and psyche. This study aims to determine how much influence the c excavation mining activity has on changes in physical environmental conditions and to determine the mining management strategy of the c quarry in Parangloe District, Gowa Regency. The method of data collection was carried out by using field observation techniques, interviews, agency surveys, documentation and literature review methods. The analysis used in this study is multiple regression analysis and SWOT analysis. Based on the results of the analysis, it is found that mining activities affect infrastructure, environmental quality and institutions. Meanwhile, mining activities do not affect the facilities. The quarry management strategy based on the results of the analysis is a strategy that uses strength and takes advantage of opportunities, namely the management of mining C by utilizing local technology and resources in improving the regional economy.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN KOMODITI KAKAO (Theobroma cacao L.) DI KECAMATAN TOMPOBULU KABUPATEN BANTAENG Fadhil Surur
Teknosains Vol 11 No 1 (2017): JANUARI
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v11i1.7586

Abstract

Agriculture, forestry and fisheries became the most impact sectors of the regional economy contributed 32.12%. Tompobulu Distrct is one of the districts as a center for the development of cocoa in Bantaeng Regency. Spatial Policy Bantaeng to assigned Tompobulu as an area of agriculture development. The general objective of this study identifying the level of development of cocoa, identifying the level of suitability of land for the development of cocoa, determining regional growth centers, determine the location of cocoa agro-industry development and direction of laud optimization for the development of cocoa in the District Tompobulu. Components of the data in this study a quantitative and qualitative data. The analytical method used is the analysis of the base area, land suitability analysis, schallogram analysis and analytical determination of agroindustrial region. Based on the analysis commodity, obtained Village Lembang Gantarang Keke, Patalassang, Bonto-bontoa, Banyorang, and Campaga as a central commodity of cocoa. The level of suitability of land for cocoa more dominant on land suitability classes S1, which reached 55.71%, while the suitability S2 class range of 4.11%, in conformity N class is quite high, at 39.59%. Service centre refers to Banyuorang as the primary that will serve the other area. Results of the analysis showed the most ideal ndustrial location is Gantarang Keke. Direction to land use optimization is to maximize land use S3 and N for non-agricultural activities, protect the land land with a value of S1 and S2, protected areas, reduce farming activities and to developing the socio-economic facilities on unproductive land.
PENGEMBANGAN JALUR EKONOMI KREATIF DI KORIDOR JALAN TRANS SULAWESI BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Fadhil Surur; Faridah Yusuf
Teknosains Vol 13 No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v13i1.9617

Abstract

The development of Sulawesi trans road that has served the community from Makassar to Manado City through South Sulawesi Province to North Sulawesi has a positive impact on the regional economy. Spatially each region in the Trans Sulawesi road corridor has different creative economic potential. People traveling from Makassar City - Manado City through this pathway will be able to enjoy a variety of creative economic potentials, by obtaining information on creative economic products on offer. This study aims to identify the potential of creative economy, assess the potential of superior creative economy and map the potential of creative economy based on geographic information system based on the level of potential advantage possessed. Data were collected through google map observation, literature study until data searching through local planning documents. The results of data processing from descriptive analysis and scoring analysis are used as the basis of mapping based on geographic information system. The result of this research is a creative economic mapping product integrated with Trans Sulawesi road, where people can know the superior creative economic sub-sector offered by the area. On the different side of the media promotional units of micro, small and medium enterprises in offering creative economic products developed.
PENATAAN REKLAME KAMPUS UIN ALAUDDIN MAKASSAR DENGAN PENDEKATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Fadhil Surur; Faridah Yusuf
Teknosains Vol 14 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v14i2.13288

Abstract

Perkembangan kawasan dan aktivitas warga kampus yang signifikan mendorong penataan lanskap kurang memadai. Salah satunya adalah permasalahan reklame yang mengurangi citra visual dan lanskap kawasan. Sebagian besar reklame terpasang tanpa adanya pengawasan dari pihak kampus, sehingga pada momentum tertentu misalnya pada saat penerimaan mahasiswa baru akan terjadi overlapping pemasangan reklame. Selain itu terdapat kebiasaan mahasiswa yang menampilkan visual reklame yang kurang sesuai dengan tatanan akademik di UIN Alauddin Makassar. Sejauh ini perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika (telematika) sangat dimungkinkan untuk melakukan integrasi teknologi dan penataan reklame dalam kampus. Langkah awal yang dapat dilakukan adalah mengidentifikasi lokasi di dalam Kampus UIN Alauddin Makassar yang prioritas untuk dijadikan sebagai lokasi pemasangan  reklame kampus. Rancangan dan pelaksanaan penelitian dilakukan dengan metode deskriptif dengan jenis metode studi kasus dengan menggunakan data sekunder dan data primer. Teknik analisis yang digunakan mencakup analisis secara kualitatif dan analisis hirarki proses. Hasil penelitian diperoleh pemasangan reklame cenderung tidak beraturan dan tidak sesuai dengan teknis pemasangan terhadap kondisi lingkungan sekitar. Kondisi ini mendorong munculnya visual negatif pada 4 segmen yang mempunyai fungsi bangunan penting dan nilai vital dalam lingkungan kampus.
Perkembangan Tata Guna Lahan Ditinjau Dari Historis Kelelawar Sebagai Nilai Simbol di Kecamatan Lalabata Agusanjaya Agusanjaya; Nursyam AS; Fadhil Surur
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v4i1.2021

Abstract

The existence of bats in the urban area of Soppeng Regency not only had a mystery, but also was a unique characteristic in that area. The bats still exist even the city was developed rapidly. This study was aimed to study the effect of bat habitat on land use development and to understand the direction of land use development in maintaing the sustainability of the bat's historical value. Desctiptive analysis and linear regression methods were used in this research. The results showed that the development of the city had linear pattern which follows the direction of the road so that the city was not centralized in Watansoppeng. The linear regression result showed that the population affect the development of land use in the District of Lalabata, Soppeng Regency. The population was more dominant to build outside the city in order to converse the habitat of bats.
Strategi Penanganan Banjir di Kelurahan Katimbang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar Algafari Algafari; Fadhil Surur
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v9i2.32746

Abstract

Kelurahan Katimbang merupakan salah satu wilayah yang terdampak banjir sangat parah pada awal tahun 2019. Bukan pada tahun ini saja wilayah ini terdampak masalah banjir, tercatat setiap musim penghujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi maupun dengan intensitas curah hujan yang rendah wilayah ini tetap mengalami masalah banjir dengan ketinggian air kurang lebih 1,5 meter. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu rumusan masalah yang pertama adalah : bagaimana tingkat bahaya banjir di Kelurahan Katimbang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar dan rumusan yang kedua yaitu bagaimana klasifikasi strategi penanganan banjir di Kelurahan Katimbang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Dalam penelitian ini untuk menjawab rumusan masalah yang pertama metode analisis yang digunakan yaitu analisis overlay, sedangkan rumusan masalah yang kedua metode analisis kuantitaif dengan menggunakan kuesioner kemudian dijelaskan secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat dua tingkat bahaya banjir di Kelurahan Katimbang yaitu dengan tingkat bahaya banjir sedang di RW 1,2,3, dan 4 sementara tingkat bahaya banjir tinggi terdapat di RW 5,6, dan 7 serta untuk menangani permasalahan banjir dijabarkan strategi penanganan banjir berupa penanganan jangka pendek pade fase pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana yang perlu ditingkatkan lagi begitupula dengan memberikan rekomendasi penanganan jangka panjang seperti mengadakan normalisasi tubuh air.
Analisis Ambang Batas Lahan Pemakaman di Kota Makassar Kartini Kartini; Nur Syam AS; Fadhil Surur
Jurnal Planoearth Vol 4, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.582 KB) | DOI: 10.31764/jpe.v4i2.1025

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk Kota Makassar dari tahun 2014-2016 berbanding lurus dengan peningkatan jumlah kematian sehingga kebutuhan lahan untuk pemakaman tiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui besar ambang batas lahan pemakaman umum Islam di Kota Makassar dan menyusun arahan perencanaan dalam pengembangan pemenuhan kebutuhan lahan pemakaman ditinjau dari aspek tata ruang. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, proyeksi penduduk dan daya tampung sebagai ambang batas lahan pemakaman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ambang batas lahan pemakaman umum Islam di Kota Makassar masih mampu menampung jumlah kematian hingga tahun 2023 dengan sistem normal sedangkan untuk sistem tumpuk mampu menampung hingga tahun 2029. Arahan perencanaan dalam pengembangan pemenuhan kebutuhan lahan pemakaman ditinjau dari aspek tata ruang dengan pengoptimalisasian lahan pemakaman, sistem penumpukan makam, hutang lindung sebagai tempat pemakaman umum, pemakaman berdiri, pemindahan makam, pembuangan abu kremasi, pemakaman terpadu dan ideal.
Pemetaan Lingkungan Madrasah Tanggap Bencana Banjir secara Partisipatif di MTsN 2 Bone Fadhil Surur
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.508 KB) | DOI: 10.29405/solma.v9i1.4855

Abstract

Pengetahuan dan pengalaman kepada seluruh komponen sekolah untuk tanggap terhadap bencana merupakan salah satu upaya meminimalisir korban bencana. Kemampuan dari seluruh komponen sekolah untuk mengurangi risiko bencana di lingkungan sekolah, dengan membangun kesiapsiagaan melalui penguatan pengetahuan dan sikap, implementasi rencana tanggap darurat, kebijakan kesiapsiagaan sekolah serta sistem peringatan dini sekolah dan kemampuan memobilisasi sumberdaya sekolah, sebelum, saat dan sesudah bencana datang. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pemetaan partisipatif dengan melibatkan seluruh unsur warga MTsN 2 Bone. Hasil kegiatan ini diperoleh peserta pelatihan baik siswa maupun guru telah memahami konsep madrasah tanggap bencana. Pengetahuan warga sekolah terhadap hal hal yang dapat mengakibatkan bencana dalam lingkungan sekolah sudah dapat diprediksi, sehingga dapat meningkatkan kepekaan mereka terhadap menjaga lingkungan sekitarnya. Pengabdian ini menghasilkan output berupa atribut dan peta madrasah tanggap bencana.