Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Program Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Sebagai Pengembangan Masyarakat Desa di Wilayah Kecamatan Borobudur Janata, Ezra Sabili; Faridatussalam, Siti retno
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.5267

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pola kemitraan BUMN dengan BUMDes dalam pemanfaatan CSR di Balkondes dan partisipasi masyarakat dalam program tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yang mengindikasikan analisis data dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pola kemitraan BUMN dengan BUMDes dalam pemanfaatan CSR di Balkondes dilihat dari enamm tahapan meliputi tahap persiapan, pengkajian, fan perencanaan belum optimal. Hal ini dikarenakan Balkondes yang berasal dari rancangan konsep Gerai Ekonomi Desa oleh para kades ketika diadopsi oleh BUMN tidak melibatkan masyarakat. Selain itu segala sesuatu terutama Balkondes harus mendapat izin dari kades yang akhirnya berdampak terhadap potensi-potensi yang dimiliki desa untuk nantinya akan ditampilkan di Balkondes. Kemudian, untuk tahap pemformalisasi kegiatan sudah optimal. Tahap evaluasi dari keberlangsungan Balkondes sejak pembangunan adalah terbentuknya PT. Manajemen CBT Nusantara guna khusus melakukan pendampingan. Partisipasi masyarakat dalam program Balkondes meliputi: a) Transformasi kesadaran dengan pelibatan masyarakat melalui berbagai event dan penyebarluasan informasi melalui sosial media; b) Pengembangan kapasitas melalui melakukan sosialisasi dan pelatihan dasar kemammpuan keterampilan masyarakat; dan c) Peningkatan kemampuan yaitu pelibatan masyarakat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Kata Kunci: pola kemitraan, partisipasi masyarakat, balkondes
Analysis Of The Effect Of Poverty Percentage, Education Sector Government Expenditure, Health Sector Government Expenditure And Economic Growth On Human Development Index In Kalimantan Island 2014-2020 Faridatussalam, Siti Retno; Yuliana, Erin
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemiskinan, pengeluaran pemerintah sektor pendidikan, pengeluaran pemerintah sektor kesehatan dan pertumbuhan ekonomi terhadap indeks pembangunan manusia di Pulau Kalimantan tahun 2014-2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Analisis regresi data panel digunakan sebagai alat penelitian. Berdasarkan hasil analisis regresi data panel dapat dijelaskan bahwa kemiskinan (POV) berpengaruh negatif dan signifikan, pengeluaran pemerintah sektor pendidikan (PEN) dan pengeluaran pemerintah sektor kesehatan (KES) berpengaruh positif dan signifikan. Sedangkan pertumbuhan ekonomi (PE) tidak berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia di Pulau Kalimantan.
Pengaruh penerimaan remitansi, investasi asing langsung, ekspor dan impor terhadap inflasi negara G7 2016-2023 Putro, Zaki Anggoro; Faridatussalam, Siti Retno
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.577

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi inflasi di negara-negara G7 dari tahun 2016 hingga 2023, dengan fokus pada penerimaan remitansi, investasi asing langsung (FDI), ekspor, dan impor. Menggunakan metode regresi data panel, studi ini menemukan bahwa remitansi dan FDI tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap inflasi di G7 pada periode tersebut. Sebaliknya, ekspor dan impor terbukti memiliki dampak substansial pada tingkat inflasi. Peningkatan ekspor berkontribusi pada inflasi melalui peningkatan permintaan agregat dan tekanan harga domestik, terutama bila tidak diimbangi dengan kapasitas produksi yang memadai. Di sisi lain, impor juga signifikan memengaruhi inflasi, terutama melalui mekanisme harga barang impor dan pengaruh nilai tukar terhadap biaya produksi serta harga konsumen, yang diperkuat oleh fluktuasi nilai tukar dan gangguan rantai pasokan selama pandemi COVID-19. Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan perdagangan internasional yang efektif, termasuk optimalisasi ekspor dan pengendalian impor, serta penguatan kapasitas produksi domestik dan pengelolaan nilai tukar yang cermat, guna menjaga stabilitas harga di negara-negara G7, terutama dalam menghadapi krisis global.