Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tekanan Kerja Sebagai Mediator Tambahan Penghasilan dan Kinerja Pegawai Eko Diyah Nurkhayati
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i39
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memahami pengaruh tambahan penghasilan pegawai terhadap kinerja pegawai dengan mempertimbangkan tekanan kerja sebagai variabel mediasi di Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Klaten. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi apakah tambahan penghasilan dapat meningkatkan kinerja pegawai dan bagaimana tekanan kerja dapat mempengaruhi hubungan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei yang melibatkan 60 karyawan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berfokus pada tuntutan pekerjaan, penghasilan tambahan, dan kinerja pegawai. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh langsung dan uji Sobel untuk menguji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tambahan penghasilan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai, namun tekanan kerja memediasi secara negatif hubungan antara tambahan penghasilan dan kinerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun insentif finansial dapat meningkatkan kinerja pegawai, pengelolaan tekanan kerja yang efektif sangat penting untuk memaksimalkan dampak positif dari tambahan penghasilan.
DETEKSI DINI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN DI BEI MENGGUNAKAN ALTMAN Z-SCORE (2018-2022) Simon Nisja Putra Zai; Oca Arcilla Prameyra Sacly; Eko Diyah Nurkhayati
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.7459

Abstract

Industri makanan dan minuman di Indonesia menghadapi tantangan signifikan terkait dengan financial distress, yang dapat mempengaruhi keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi financial distress pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018-2022 menggunakan model Altman Z-Score. Metode yang digunakan melibatkan analisis rasio keuangan perusahaan dengan model Altman Z-Score untuk memprediksi kemungkinan kebangkrutan. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi dalam tingkat risiko financial distress, dengan beberapa perusahaan menunjukkan indikasi tinggi terhadap kebangkrutan. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini menyarankan agar perusahaan menggunakan alat prediksi keuangan seperti Altman Z-Score untuk deteksi dini dan mitigasi risiko kebangkrutan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan model prediksi yang lebih akurat untuk sektor makanan dan minuman di Indonesia.