Sabut kelapa memiliki serat yang sangat baik. Untuk memanfaatkannya dalam dunia konstruksi dapat dimanfaatkan untuk penambahan campuran di dalam pembuatan beton. Beton memiliki kelemahan, seperti berat dan kekuatan tarik yang rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan serat sabut kelapa 0,5%, 1,5% dan 2,5% dari volume beton serta penambahan modacon aditif beton sebanyak 2% dari berat semen pada umur 28 hari terhadap kuat tekan beton dan mengetahui perbandingan berat beton normal dengan beton yang menguunakan bahan tambah serat sabut kelapa 0,5%, 1,5% dan 2,5% dari volume beton serta penambahan modacon aditif beton sebanyak 2% dari berat semen pada umur 28 hari. Jenis penelitian yang digunakan adalah laboratory Research (penelitian laboratorium), dimana menggunakan metode kuantitatif yang merupakan metode penelitian yang banyak menuntut penggunaan angka. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Muhammadiyah Parepare menggunakan sampel sebanyak 12 buah silinder dengan kuat tekan rencana yang digunakan adalah 25 Mpa. Dari hasil pengujian kuat tekan beton untuk rata rata kuat tekan beton normal pada umur 28 hari adalah 26,04 Mpa. Rata rata kuat tekan beton pada umur 28 hari dengan penambahan sabut kelapa 0,5% adalah 16,42 Mpa, dengan penambahan sabut kelapa 1,5% adalah 14,74 Mpa dan pada penambahan sabut kelapa 2,5% adalah 11,89 Mpa)