Endarto, Saifudin Juli
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TEKSTIL DENGAN MEMANFAATKAN TONGKOL JAGUNG SEBAGAI KARBON AKTIF MENGGUNAKAN AKTIVATOR NATRIUM HIDROKSIDA (NaOH) Susanto, Larisa Maharani; Rahmatulloh, Arief; Endarto, Saifudin Juli
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 11 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v11i1.6893

Abstract

Indonesia memiliki beragam aktivitas industri, dan hampir semua kegiatan industri tersebut menghasilkan berbagai jenis limbah termasuk limbah padat, limbah cair, limbah gas, serta limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Terutama hal ini berlaku pada industri tekstil PT Behaestex, industri ini sering memanfaatkan zat pewarna untuk menciptakan warna pada produksi pembuatan sarung. Terdapat berbagai cara dalam penanggulangan masalah limbah cair tekstil baik secara fisika maupun kimia, salah satunya adalah adsorpsi. Adsorpsi merupakan salah satu metode penyerapan fluida, cairan maupun gas dimana zat terserap (adsorbat) terikat oleh zat penyerap (adsorben) pada permukaannya. Salah satu bahan yang bisa digunakan sebagai adsorben adalah tongkol jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis efektivitas adsorben tongkol jagung yang diaktivasi dengan natrium hidroksida (NaOH) dalam mengurangi nilai kadar warna (PtCo), TSS, dan COD pada pengolahan limbah cair industri. Variabel yang dianalisis meliputi waktu aktivasi tongkol jagung dengan NaOH serta massa adsorben tongkol jagung setelah proses aktivasi. Metode yang digunakan adalah adsorpsi batch dengan kecepatan pengadukan 250 rpm. Analisis yang dilakukan meliputi uji daya serap iodin, pengujian TSS, COD, serta pengukuran kadar warna (PtCo). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif dari tongkol jagung efektif dalam mengurangi nilai TSS dan COD dalam limbah cair tekstil. Penurunan nilai COD dan TSS terbesar terjadi pada karbon aktif yang diaktivasi dengan NaOH selama 48 jam dengan massa adsorben 200 gram.
PEMANFAATAN TONGKOL JAGUNG SEBAGAI BIOSORBEN TERAKTIVASI ASAM NITRAT (HNO3) PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TEKSTIL Dawuriyah, Masnia Syarifatul Aimma; Rahmatulloh, Arief; Endarto, Saifudin Juli
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 11 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v11i2.6735

Abstract

Industri tekstil terus berkembang dengan adanya permintaan pasar yang terus meningkat secara signifikan. Banyaknya permintaan akan diikuti terjadinya peningkatan risiko kerusakan lingkungan  yang ditimbulkan dari  pembuangan limbah jika tidak didasari dengan cara pengolahan yang benar dan hanya dilepaskan secara langsung ke badan sungai. Berbagai metode dilakukan untuk pengolahan limbah cair tekstil salah satunya adalah adsorpsi dengan bantuan adsorben. Biosorben merupakan adsorben alami yang berasal dari alam. Salah satu bahan yang bisa digunakan sebagai biosorben adalah tongkol jagung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas biosorben tongkol jagung yang teraktivasi asam nitrat (HNO3) terhadap penurunan nilai PtCo, TSS, dan COD pada pengolahan limbah cair PT Behaestex Pandaan. Variabel yang digunakan adalah lama aktivasi tongkol jagung dengan aktivator HNO3 (24 jam dan 48 jam),serta massa biosorben tongkol jagung setelah dilakukan proses aktivasi (150, 170, dan 200 gram). Proses adsorpsi yang digunakan adalah secara batch dengan kecepatan pengadukan 250 rpm. Analisis yang digunakan adalah uji daya serap iodin, uji TSS, COD, dan kadar warna (PtCo). Hasil penelitian menunjukkan kondisi terbaik biosorben tongkol jagung terhadap penurunan kadar warna, COD, dan TSS adalah biosorben tongkol jagung yang teraktivasi menggunakan HNO3 selama 48 jam dengan massa adsorben 175 gram.