Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan antara Kelekatan Orang Tua dengan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia 5-6 Tahun Prasetyowati, Dwi Indah; Suningsih, Taruni
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1041

Abstract

Kecerdasan interpersonal sangat penting dalam berinteraksi sosial. Kecerdasan interpersonal sangat dibutuhkan untuk menjalin hubungan yang baik dan efektif. Di samping itu jalinan kelekatan antara orang tua dan anak dapat memengaruhi interaksi anak dengan orang lain. Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah terdapat hubungan antara kelekatan orang tua dengan kecerdasan interpersonal anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional. Alat pengumpulan data berupa angket dan lembar observasi pada 30 anak dengan rentang usia 5-6 tahun serta orang tau masing-masing. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara variabel kelekatan orang tua dan kecerdasan interpersonal anak. Melalui analisis data uji korelasi, memperoleh rhitung yaitu 0,901 yang mana nilai tersebut lebih besar dari rtabel yaitu 0,374. Dengan pengaruh kelekatan orang tua pada kecerdasan interpersonal anak sebesar 81,2%. Implikasi penelitian ini diharapkan menjadi evaluasi bagi orang tua dalam menjalin kelekatan dengan anak.
PEMBELAJARAN MENYENANGKAN DI SEKOLAH DASAR DENGAN METODE SARISWARA (KI HADJAR DEWANTARA) DI ERA DIGITAL (GENERASI Z) Prasetyowati, Dwi Indah; Martini, Sri
Jurnal Sosialita Vol. 20 No. 1 (2025): Implementation of Deep Learning Approach (Meaningfull, Joyfull, Mindfull Learn
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/js.v20i1.7745

Abstract

The rapid development of information technology in the digital era has a huge impact on the world of education. Generation Z, who grew up with technological advancements, needs a learning approach that is not only effective, but also engaging and fun. In this context, the Sariswara method created by Ki Hadjar Dewantara has great relevance as it emphasises the harmony between thoughts, feelings and will. This research aims to explore the application of the Sariswara method in learning in elementary schools combined with digital technology to create fun, creative, and effective learning for Generation Z students. This research also examines Ki Sugeng Subagyo and Ki Sutikno's views on the application of technology in education that can support the quality of learning in the digital era. The results show that combining the Sariswara method with technology can create a fun learning experience and increase learners' involvement in the learning process. Kata Kunci: Pembelajaran Menyenangkan, Sariswara, Generasi Z, Era Digital, Teknologi Pendidikan
PENINGKATAN MINAT BELAJAR, SIKAP PATRIOTISME, DAN PRESTASI BELAJAR IPAS MELALUI CERITA BERGAMBAR PROKLAMASI KEMERDEKAAN PADA SISWA KELAS VI TAMAN MUDA IBU PAWIYATAN YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2024/2025 Prasetyowati, Dwi Indah; Novianto, Victor
Jurnal Sosialita Vol. 21 No. 1 (2026): Pendidikan IPS sebagai Instrumen Evaluasi Kebijakan dan Transformasi Sosial da
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/js.v21i1.9387

Abstract

Artikel ini membahas upaya peningkatan minat belajar, sikap patriotisme, dan prestasi belajar IPAS melalui penggunaan cerita bergambar bertema Proklamasi Kemerdekaan pada siswa kelas VI SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Yogyakarta tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian bertujuan meningkatkan minat belajar, menumbuhkan sikap patriotisme, serta memperbaiki prestasi belajar IPAS siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek 17 siswa kelas VI. Penelitian dilaksanakan melalui tahap pra siklus, siklus I, dan siklus II. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket, observasi, dan tes hasil belajar, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media cerita bergambar mampu meningkatkan minat belajar siswa secara bertahap. Siswa dengan kategori minat belajar minimal baik meningkat dari 58,82% pada pra siklus menjadi 76,47% pada akhir siklus I, dan mencapai 88,24% pada siklus II. Peningkatan juga terjadi pada sikap patriotisme siswa. Siswa dengan sikap patriotisme minimal berkategori baik meningkat dari 58,82% pada pra siklus menjadi 64,71% pada siklus I, dan mencapai 82,35% pada siklus II. Selain itu, prestasi belajar IPAS menunjukkan peningkatan signifikan. Siswa yang mencapai nilai KKM meningkat dari 47,06% pada pra siklus menjadi 64,71% pada siklus I, dan mencapai 88,24% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa cerita bergambar proklamasi kemerdekaan efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan aspek