Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literasi Keuangan dan Pemasaran Digital yang Aman: Edukasi dan Pemberdayaan Peran Ibu dalam Keluarga terhadap Penipuan Online Dewi, Ratna Arista; Mulyantini, Sri; Anggara, Abdul Aji Kresna Tri; Lestari, Dea Delia
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.18206

Abstract

Perkembangan teknologi digital tidak hanya membawa kemudahan dalam transaksi keuangan, tetapi juga meningkatkan risiko penipuan online. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital guna mencegah penipuan online pada kelompok ibu di Desa Pamegarsari, Parung Bogor. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan Focus Group Discussion (FGD), dengan tahapan survey awal, pre-test, edukasi literasi keuangan digital, serta post-test. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki pemahaman yang terbatas mengenai transaksi keuangan digital dan cara menghindari penipuan online. Setelah diberikan edukasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan pada literasi keuangan digital dan pencegahan penipuan online. Secara khusus, pemahaman mengenai cara menghadapi transaksi mencurigakan meningkat dari 27% menjadi 73%, serta pemahaman terkait transaksi di platform keuangan digital meningkat dari 47% menjadi 87%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi literasi keuangan digital berperan penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu, dalam mengenali dan menghindari modus penipuan online. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan kelompok ibu dapat lebih aman dalam bertransaksi digital serta mampu melindungi diri dan keluarganya dari risiko keuangan digital.
Twitter (X), Investor Sentiment, and Market Inefficiency: A Case Study of Indonesia Dewi, Ratna Arista
Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah (EKUITAS) Vol 6 No 4 (2025): May 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/ekuitas.v6i4.7214

Abstract

This study examines the impact of Twitter (X) sentiment on market inefficiency (proxied by stock mispricing) in Indonesia, based on an analysis of 600 observations. Stock mispricing, which arises due to inefficiencies in the capital market, is significantly influenced by investor sentiment. With the growing role of technology, social media platforms, particularly Twitter (X), have become valuable tools for measuring market sentiment. Using the Vector Autoregressive (VAR) model, our findings indicate that Indonesian stock prices in were undervalued by 19.5%, and Twitter sentiment had a significant negative effect on stock mispricing, suggesting that pessimistic sentiment can lead to deviations from fundamental stock values. These findings reinforce the behavioral finance perspective, which argues that investor emotions influence market movements beyond traditional financial indicators. The study also emphasizes the need for investors to consider both market fundamentals and sentiment trends on social media before making investment decisions. Given the growing role of digital platforms in shaping financial perceptions, understanding investor sentiment on Twitter can provide valuable insights for market participants.