Aushaf, Inka Fadilla Nur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Asuh Pintar, Generasi Unggul: Upaya Optimalisasi dan Pemberdayaan Peran Perempuan di Desa Sukamulya Firdaus, Rose Maryana; Aushaf, Inka Fadilla Nur; Wijayanti, Niken Ayu; Sundari, Nissa Fauziyah; Nentika, Rindayu Bidara Caela; Santoso, Nilam Cahya Ressawati; Salwa, Tetalia; Putri, Nova Belinda; Muta'aliyah, Hikmah; Yudiana, Zahra Haurannisa; Dewi, Rahma; Musyaffa, Najwa Aufa; Reyza, Muhammad Fakhrul; Silmi, Reina Zahira; Virssyani, Khansa Auliya; Kurniawan, Titis
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i4.18833

Abstract

ABSTRAK Pola asuh keluarga merupakan salah satu faktor yang berperan dalam proses tumbuh kembang anak. Pendidikan bagi perempuan, terutama yang berada di usia produktif, sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup dan perkembangan keluarga. Namun, di banyak daerah, perempuan usia produktif hanya memiliki akses pendidikan yang terbatas. Salah satu dampak negatif yang sering muncul adalah rendahnya kesadaran tentang pentingnya pola makan bergizi dan perawatan kesehatan anak sehingga berdampak pada permasalah gizi buruk, seperti stunting. Stunting merupakan masalah jangka panjang pada perkembangan fisik dan kognitif anak. Program "PAGAR UNGGUL: Pola Asuh Pintar, Generasi Unggul”, menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan peran perempuan dalam mengatasi permasalahan kesehatan, pendidikan, dan lingkungan di desa. Program ini menggunakan metode ceramah (lecture), praktik umum (general practicum), dan praktik khusus (specific practicum). Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta yang ditunjukkan oleh rata-rata peningkatan skor post-test pada setiap pertemuan. Melalui pendekatan yang komprehensif, program ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang pola asuh yang baik, kesehatan reproduksi, dan gizi seimbang, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis seperti memasak makanan sehat, mengelola sampah, dan merawat diri. Tim Pagar Unggul melakukan pemberdayaan kepada posyandu remaja dan memberikan informasi yang tercantum pada modul pembelajaran kurikulum Generasi Emas yang berisikan informasi terkait edukasi 10 kegiatan yang telah dilaksanakan selama kegiatan "PAGAR UNGGUL: Pola Asuh Pintar, Generasi Unggul” berlangsung. Kata Kunci: Pola Asuh, Pemberdayaan Perempuan, Tumbuh Kembang Anak, Desa Sukamulya, Pendidikan Kesehatan  ABSTRACT Family parenting patterns were one of the factors that play a role in the process of child development. Education for women, especially those in their productive age, significantly impacts the quality of life and family development. However, in many regions, women of productive age had limited access to education. One of the negative impacts that often arise is the lack of awareness regarding the importance of balanced nutrition and child healthcare, which leads to issues like malnutrition, such as stunting. Stunting is a long-term problem affecting both physical and cognitive development in children. The program "PAGAR UNGGUL: Smart Parenting, Superior Generation" became one of the keys in enhancing the role of women in addressing health, education, and environmental issues in villages. This program utilized lecture methods, general practicum, and specific practicum. This program has successfully increased participants' knowledge, as evidenced by the average improvement in post-test scores after each session. Through a comprehensive approach, this program provided knowledge about good parenting patterns, reproductive health, and balanced nutrition but also equipped participants with practical skills such as cooking healthy meals, waste management, and self-care. The Pagar Unggul team carried out empowerment activities for adolescent posyandu and provided information outlined in the curriculum module of the Golden Generation, which contained details about 10 activities carried out during the "PAGAR UNGGUL: Smart Parenting, Superior Generation" program. Keywords: Parenting, Women's Empowerment, Child Growth and Development, Sukamulya Village, Health Education
Gambaran Kelekatan Remaja dengan Kedua Orang Tua pada Mahasiswa Baru Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Tahun Ajaran 2025/2026 Aushaf, Inka Fadilla Nur; Amira, Iceu; Kosim, Kosim
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24175

Abstract

ABSTRACT Adolescence is transitional phase that is vulnerable to mental health problems, making emotional support from parents important in helping adolescents cope with developmental demands. Secure attachment with parents serves as a protective factor, particularly for new nursing students as late adolescents who face academic demands and social adaptation during the early period of university life. This study aimed to describe adolescent attachment to fathers and mothers among new students of the Faculty of Nursing at Universitas Padjadjaran in the 2025/2026 academic year. This study used a quantitative descriptive design with purposive sampling involving 160 respondents. Attachment was measured using the Indonesian version of the Inventory of Parent and Peer Attachment IPPA, which includes the dimensions of trust, communication, and alienation. Data analysis was conducted using univariate analysis.  Results showed that secure attachment, characterized by high trust, open communication, and low alienation, was slightly more dominant than insecure attachment, which reflects low trust, poor communication, and high alienation. Attachment to fathers showed that 85 respondents (53.1%) were in the secure category and 75 respondents (46.9%) were insecure, while attachment to mothers showed 84 respondents (52.5%) were secure and 76 respondents (47.5%) were insecure. Most students showed secure attachment with both parents, though about half showed insecure attachment. Family-based nursing support is recommended to enhance psychosocial adaptation in early college life. Keywords: Adolescent Attachment, Parents, First-Year Nursing Students, Inventory Of Parent And Peer Attachment (IPPA).  ABSTRAK Masa remaja merupakan fase transisi yang rentan terhadap gangguan kesehatan jiwa, sehingga dukungan emosional orang tua menjadi penting dalam membantu remaja menghadapi tuntutan perkembangan. Kelekatan yang aman dengan orang tua berperan sebagai faktor protektif pada mahasiswa baru Fakultas Keperawatan sebagai remaja akhir yang menghadapi tuntutan adaptasi pada awal perkuliahan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kelekatan remaja dengan ayah dan ibu pada mahasiswa baru Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 160 responden. Kelekatan diukur menggunakan Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) versi Bahasa Indonesia, mencakup dimensi kepercayaan, komunikasi, dan keterasingan, serta dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelekatan aman, yang ditandai oleh kepercayaan tinggi, komunikasi terbuka, dan rendahnya keterasingan, sedikit lebih dominan dibandingkan kelekatan tidak aman yang mencerminkan kepercayaan dan komunikasi rendah serta tingginya keterasingan. Kelekatan dengan ayah menunjukkan 85 responden (53,1%) berada pada kategori aman dan 75 responden (46,9%) tidak aman, sedangkan kelekatan dengan ibu menunjukkan 84 responden (52,5%) aman dan 76 responden (47,5%) tidak aman. Sebagian besar mahasiswa baru memiliki kelekatan aman dengan ayah dan ibu, meskipun sekitar setengah responden memiliki kelekatan tidak aman. Dukungan keperawatan berbasis keluarga diperlukan untuk menunjang adaptasi psikososial pada awal perkuliahan. Kata Kunci: Inventory of Parent And Peer Attachment (IPPA), Kelekatan Remaja, Mahasiswa Baru Keperawatan, Orang Tua.