Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Ketimpangan Sosial dalam Cerpen “Gerobak” Karya Seno Gumira Ajidarma (Teori Interaksi Sosial George Simmel) Br Pelawi, Anisa; Elvira Nainggolan, Santa; Marbun, Shela Jenari
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Maret: Local Culture and Traditions
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/w0b8ww90

Abstract

Short stories as a form of literary works often raise social issues, show the dynamics of social interaction, and describe various conflicts that arise in people's lives. One of them is the short story “Gerobak” by Seno Gumira Ajidarma which will be studied using George Simmel's Social Interaction theory. This short story highlights the social inequality between the rich and the poor and creates instability in the interaction of society. This research aims to analyse how social interaction and social conflict in the short story can be studied using George Simmel's theory. This research uses descriptive qualitative research method. The object of this research is the short story "Gerobak" by Seno Gumira Ajidarma. The methods used in data collection are literature study and data recording. The data in this research are primary data and secondary data. Data analysis uses data identification, data classification and data interpretation. Finally, the results of the analysis are poured into critical writing with sub-chapters and short story fragments.
Ideologi dan Relasi Kuasa dalam Pemberitaan Kematian Gajah Sumatera: Kajian Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk Apriliani Daely; Hasanah , Aulia; Aini, Retno Anggelica; Amanda, Riva; Marbun, Shela Jenari; Arisnofita, Dewi
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rjdnef97

Abstract

This study aims to analyze ideology and power relations in the reporting of the death of a Sumatran elephant in Riau using Teun A. Van Dijk's Critical Discourse Analysis model. This study employed a qualitative approach, using data from three purposively selected online news texts. Data collection was conducted through documentation, while data analysis encompassed the text's macrostructure, superstructure, and microstructure, as well as dimensions of social cognition and social context. The results show that the media framed the event as a crime against protected animals and an ecological tragedy. The dominance of official sources reinforced the legitimacy of state institutions, while the use of emotional lexicon and passive voice created a dramatic effect while obscuring the perpetrators. These findings confirm that the reporting is not neutral, but rather represents power relations and specific ideological tendencies in conservation issues.
Makna Nyanyian Lagu Sitalasari dalam Acara Tradisi Pernikahan Adat Batak Simalungun Daely, Apriliani; Hasanah, Aulia; Aini, Retno Anggelica; Amanda, Riva; Marbun, Shela Jenari; Wulandari, Ayu Nadira
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 5, No 1 (2026): March 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i1.8150

Abstract

Lagu Sitalasari merupakan salah satu bentuk sastra lisan yang terdapat dalam tradisi pernikahan adat Batak Simalungun. Lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan dalam upacara adat, tetapi juga mengandung berbagai nilai budaya dan pesan moral yang diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna yang terkandung dalam lirik lagu Sitalasari yang dinyanyikan dalam tradisi pernikahan adat Batak Simalungun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian berupa lirik lagu Sitalasari yang dianalisis berdasarkan makna yang terkandung di dalamnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan dokumentasi terhadap sumber-sumber yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu Sitalasari mengandung berbagai nilai budaya yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Batak Simalungun, seperti nilai penghormatan terhadap orang tua, pentingnya menjaga adat istiadat, serta harapan akan kehidupan rumah tangga yang harmonis bagi pasangan pengantin. Selain itu, lagu ini juga memiliki fungsi sosial sebagai media penyampaian nasihat dan doa dalam upacara pernikahan adat. Dengan demikian, lagu Sitalasari tidak hanya memiliki nilai estetika sebagai karya seni musik tradisional, tetapi juga memiliki fungsi sosial dan budaya dalam kehidupan masyarakat Batak Simalungun.