Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektifitas Program Pengembangan Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) Pada Masyarakat Penyandang Disabilitas Di Desa Matompi Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur. Konsumsi daging dan telur ayam kampung tiap tahunnya meningkat sementara produksinya belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk itu perlu dilakukan pengembangan budidaya ayam kampung yang memiliki produksi daging dan telur yang tinggi, Ayam KUB merupakan ayam yang memiliki kenerja yang baik di bandingkan ayam kampung biasa. Ayam KUB adalah ayam hasil seleksi sehingga pemeliharaannya harus terkontrol agar produktivitasnya dapat optimal. Program pengembangan ayam KUB pada penyandang disabilitas kelompok woliko dalam pendampingan PKPM memberikan dampak positif dilihat dari segi pengetahuan dan keterampilan dinama dari segi budidaya ayam KUB. Peningkatan nilai presentasi sebesar 100% (Sanagat Tinggi) untuk mengetahui pencegahan penyakit, nilai presentasi untuk 83,33% (Tinggi) pengetahuan tentang Sistem manajemen produksi 91,67% (Sangat Tinggi), penanganan pengembangan inivasi pakan 75% (Tinggi) yang di gunakan serta sistem penanganan kandang untuk ayam KUB juga meningkat sebesar 75%(Tinggi). Peningkatan nilai presentasi dari setiap pernyataan menunjukkan bahwa anggota kelompok woliko memiliki keinginan untuk memperbaiki dan memperlajari cara berternak ayam KUB yang baik, sehingga bisa memperolah hasil ternak yang bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kendala yang dihadapi dalam pengembangan ayam KUB meliputi keterbatasan fisik, jumlah kandang serta kentinyutas produksi menjadi faktor pembatas keberhasilan budidaya terenak secara komersil.