Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS SENTIMEN PENGGUNA X MENGENAI OPINI MASYARAKAT TENTANG DINASTI POLITIK MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES Andini, Selvi; Kurniawan, Rudi; Anwar, Saeful
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6299

Abstract

Fenomena dinasti politik di Indonesia sering memicu perdebatan, terutama terkait dampaknya terhadap demokrasi dan representasi rakyat. Media sosial, seperti X, menjadi wadah utama bagi masyarakat untuk mengekspresikan opini mereka mengenai isu ini. Namun, analisis sentimen terhadap opini publik di media sosial menghadapi tantangan, terutama karena data teks yang tidak terstruktur dan mengandung noise. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kata-kata yang sering muncul dalam sentimen terkait dinasti politik, mengevaluasi akurasi algoritma Naïve Bayes dalam analisis sentimen, serta menentukan teknik sampling yang paling optimal untuk meningkatkan akurasi model. Metode yang digunakan adalah Knowledge Discovery in Database (KDD) dengan algoritma Naïve Bayes sebagai model klasifikasi sentimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata-kata seperti “politik,” “dinasti,” “banten,” “rakyat,” dan “keluarga” sering muncul dalam sentimen terkait dinasti politik. Teknik linear sampling memberikan akurasi tertinggi sebesar 77.78%, dengan precision 76.19% dan recall 84.21%. Penelitian ini menunjukkan bahwa distribusi data yang seimbang dan teknik sampling yang tepat berpengaruh signifikan terhadap performa model.
ANALISIS SENTIMEN PENGGUNA X MENGENAI OPINI MASYARAKAT TENTANG DINASTI POLITIK MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES Andini, Selvi; Kurniawan, Rudi; Anwar, Saeful
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6299

Abstract

Fenomena dinasti politik di Indonesia sering memicu perdebatan, terutama terkait dampaknya terhadap demokrasi dan representasi rakyat. Media sosial, seperti X, menjadi wadah utama bagi masyarakat untuk mengekspresikan opini mereka mengenai isu ini. Namun, analisis sentimen terhadap opini publik di media sosial menghadapi tantangan, terutama karena data teks yang tidak terstruktur dan mengandung noise. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kata-kata yang sering muncul dalam sentimen terkait dinasti politik, mengevaluasi akurasi algoritma Naïve Bayes dalam analisis sentimen, serta menentukan teknik sampling yang paling optimal untuk meningkatkan akurasi model. Metode yang digunakan adalah Knowledge Discovery in Database (KDD) dengan algoritma Naïve Bayes sebagai model klasifikasi sentimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata-kata seperti “politik,” “dinasti,” “banten,” “rakyat,” dan “keluarga” sering muncul dalam sentimen terkait dinasti politik. Teknik linear sampling memberikan akurasi tertinggi sebesar 77.78%, dengan precision 76.19% dan recall 84.21%. Penelitian ini menunjukkan bahwa distribusi data yang seimbang dan teknik sampling yang tepat berpengaruh signifikan terhadap performa model.
Merangkai Potensi Budaya dan Alam Pusparahayu melalui Eksplorasi Lodong Gejlig, Kukuk, dan Cilongan Julistiana, Risma; Andini, Selvi; Hidayat, Rian Maulana; Sodik, Arji Arafah; Lestari, Sovia; Wibisana, Julfikar Aria; Dani, Muhammad
Journal of Empowerment Community Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v8i1.2560

Abstract

This community service activity was conducted in Pusparahayu Village, Puspahiang Sub-district, Tasikmalaya Regency, which possesses rich cultural heritage, traditional art, distinctive handicrafts, and promising ecotourism potential. The main objective of this activity was to explore and document three local assets: the traditional art of Lodong Gejlig, the Kukuk handicraft, and the Cilongan ecotourism area, as part of efforts to preserve and promote local potential to a wider audience. The methods applied included field observation, interviews with artists, craftsmen, and ecotourism managers, as well as visual documentation of cultural and natural activities. This activity adopted a participatory approach, involving students and local communities in the processes of exploration, data collection, and dissemination of results. The findings revealed that Lodong Gejlig reflects the community’s values of togetherness and creativity, Kukuk demonstrates both aesthetic and economic potential, while Cilongan holds great promise as an eco-based educational and recreational destination. Through the documentation and publication of these explorations, this community service activity is expected to raise public awareness of the importance of preserving local culture and nature while promoting sustainable village development.