Lukman Setiawan
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bosowa

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor BKKBN Pangkep Andi Mahesa; Thamrin Abduh; Lukman Setiawan
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.2928

Abstract

Kinerja pegawai menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan efektivitas pelaksanaan pelayanan publik pada organisasi pemerintahan karena kualitas sumber daya manusia memiliki hubungan erat terhadap keberhasilan pencapaian tujuan organisasi secara menyeluruh. Organisasi pemerintahan membutuhkan pegawai yang mampu bekerja secara profesional, disiplin, dan produktif agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Kantor BKKBN Pangkep. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Kantor BKKBN Pangkep yang menjadi responden penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS versi 24 untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 yang lebih kecil dibandingkan tingkat signifikansi sebesar 0,05. Gaya kepemimpinan menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,105 yang lebih besar dibandingkan tingkat signifikansi penelitian. Lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor BKKBN Pangkep. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan kualitas lingkungan kerja, fasilitas organisasi, hubungan kerja, dan efektivitas komunikasi organisasi menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan produktivitas pegawai pada organisasi pemerintahan. Employee performance is one of the important factors in determining the effectiveness of public service implementation within government organizations because the quality of human resources has a close relationship with the achievement of organizational goals comprehensively. Government institutions require employees who are able to work professionally, discipline, and productively so that public services can be carried out according to established standards. This study aims to analyze the effect of work environment and leadership style on employee performance at the BKKBN Pangkep Office. The research employed a quantitative approach using explanatory research methods. Data collection was conducted through questionnaires distributed to employees of the BKKBN Pangkep Office who served as research respondents. Data analysis techniques used multiple linear regression analysis with the assistance of IBM SPSS version 24 to determine the effect of each research variable. The results indicate that the work environment has a positive and significant effect on employee performance with a significance value of 0.001 which is smaller than the significance level of 0.05. Leadership style shows a positive but insignificant effect on employee performance with a significance value of 0.105 which is greater than the significance level used in this study. Work environment and leadership style simultaneously have a positive and significant effect on employee performance at the BKKBN Pangkep Office. These findings indicate that improving the quality of the work environment, organizational facilities, work relationships, and organizational communication effectiveness are important aspects in supporting the improvement of public service quality and employee productivity within government organizations.
Pengaruh Kemampuan Komunikasi, Disiplin Kerja, Dan Kepuasan Teknologi Terhadap Kepuasan Pengguna Pada Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Putu Yoga Santika; Sukmawati Mardjuni; Lukman Setiawan
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.2998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan komunikasi, disiplin kerja, dan kepuasan teknologi terhadap kepuasan pengguna pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Perubahan sistem pelayanan publik menuju penggunaan teknologi digital menuntut organisasi pelayanan publik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara efektif dan efisien. Permasalahan penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kendala komunikasi pelayanan, tingkat disiplin kerja pegawai yang belum optimal, serta penggunaan teknologi pelayanan yang belum sepenuhnya berjalan efektif sehingga memengaruhi tingkat kepuasan pengguna layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna layanan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kepuasan pengguna. Disiplin kerja dan kepuasan teknologi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna karena kedisiplinan pegawai dan efektivitas penggunaan teknologi membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik secara lebih cepat, tepat, dan efisien. Pengujian simultan memperlihatkan bahwa kemampuan komunikasi, disiplin kerja, dan kepuasan teknologi secara bersama-sama memiliki hubungan terhadap peningkatan kepuasan pengguna pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. This study aims to analyze the influence of communication ability, work discipline, and technology satisfaction on user satisfaction at the Library and Archives Service of South Sulawesi Province. Changes in public service systems toward the use of digital technology require public service organizations to improve the quality of human resources so that services to the community can run effectively and efficiently. The research problem indicates that there are still obstacles in service communication, employee work discipline that has not been optimal, and the use of service technology that has not fully operated effectively, affecting the level of user satisfaction. This study employed a quantitative approach using a survey method. Data collection was carried out through questionnaires distributed to service users at the Library and Archives Service of South Sulawesi Province. The data analysis technique used multiple linear regression analysis with the assistance of Statistical Product and Service Solutions (SPSS). The results showed that communication ability had a positive but insignificant effect on user satisfaction. Work discipline and technology satisfaction had a positive and significant effect on user satisfaction because employee discipline and the effectiveness of technology utilization helped improve the quality of public services more quickly, accurately, and efficiently. Simultaneous testing indicated that communication ability, work discipline, and technology satisfaction collectively had a relationship with increasing user satisfaction at the Library and Archives Service of South Sulawesi Province.
Pengaruh Pelatihan, Motivasi Kerja, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Pangkep Habiby Wahyu; Hasanuddin Remmang; Lukman Setiawan
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.3281

Abstract

Kinerja pegawai menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan pelayanan publik pada organisasi pemerintahan karena kualitas sumber daya manusia memiliki hubungan yang erat terhadap keberhasilan pencapaian tujuan organisasi secara menyeluruh. Organisasi pemerintahan membutuhkan pegawai yang mampu bekerja secara profesional, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan sistem administrasi modern agar kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Pangkep. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Pangkep yang menjadi responden penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Eviews 9.0 dan SPSS 23 untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel penelitian terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,042 yang lebih kecil dibandingkan tingkat signifikansi sebesar 0,05. Motivasi kerja menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,313 yang lebih besar dibandingkan tingkat signifikansi penelitian. Lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 sehingga menjadi variabel yang paling dominan memengaruhi peningkatan kualitas kinerja pegawai. Pelatihan, motivasi kerja, dan lingkungan kerja secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Pangkep. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan pelatihan kerja serta pengelolaan lingkungan kerja yang kondusif menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas pelayanan publik dan produktivitas pegawai pada organisasi pemerintahan. Employee performance is one of the important aspects in supporting the effectiveness of public service implementation within government organizations because the quality of human resources has a close relationship with the achievement of organizational goals comprehensively. Government institutions require employees who are able to work professionally, productively, and adaptively to the development of modern administrative systems so that the quality of public services can be carried out optimally. This study aims to analyze the influence of training, work motivation, and work environment on employee performance at the Office of the Pangkep Central Agency Statistics. The research employed a quantitative approach using explanatory research methods. Data collection was conducted through questionnaires distributed to employees of the Office of the Pangkep Central Agency Statistics who served as research respondents. Data analysis techniques used multiple linear regression analysis with the assistance of Eviews 9.0 and SPSS 23 to determine the effect of each research variable on employee performance. The results indicate that training has a positive and significant effect on employee performance with a significance value of 0.042 which is smaller than the significance level of 0.05. Work motivation shows a negative and insignificant effect on employee performance with a significance value of 0.313 which is greater than the significance level used in this study. Work environment has a positive and significant effect on employee performance with a significance value of 0.002 and becomes the most dominant variable influencing employee performance improvement. Training, work motivation, and work environment simultaneously have a positive and significant effect on employee performance at the Office of the Pangkep Central Agency Statistics. These findings indicate that improving the quality of human resources through work training development and conducive work environment management are important aspects in supporting the effectiveness of public services and employee productivity within government organizations.
Pengaruh Lingkungan Kerja, Kecerdasan Emosional Dan Prestasi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Telkom Indonesia Regional 7 Makassar Monica Antariesta Lopes De Ruas; Thamrin Abduh; Lukman Setiawan
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.3548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, kecerdasan emosional, dan prestasi kerja terhadap kepuasan kerja karyawan PT Telkom Indonesia Regional 7 Makassar. Kepuasan kerja menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas organisasi karena tingkat kepuasan kerja pegawai berhubungan langsung dengan loyalitas, produktivitas, kualitas pelayanan, dan stabilitas hubungan kerja di dalam perusahaan. Lingkungan kerja yang nyaman mampu membantu pegawai meningkatkan konsentrasi dan efektivitas pelaksanaan pekerjaan, sedangkan kecerdasan emosional membantu pegawai menjaga kestabilan psikologis ketika menghadapi tekanan pekerjaan dan dinamika organisasi perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Populasi penelitian merupakan seluruh karyawan PT Telkom Indonesia Regional 7 Makassar dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan program SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, sedangkan prestasi kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai PT Telkom Indonesia Regional 7 Makassar. Lingkungan kerja menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap kepuasan kerja karena kenyamanan lingkungan kerja dan hubungan sosial yang harmonis membantu pegawai meningkatkan semangat kerja dan kualitas pelayanan perusahaan. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa perusahaan perlu memperhatikan kualitas lingkungan kerja dan pengembangan kecerdasan emosional pegawai guna meningkatkan kepuasan kerja dan efektivitas organisasi secara berkelanjutan. This study aims to analyze the influence of work environment, emotional intelligence, and work performance on employee job satisfaction at PT Telkom Indonesia Regional 7 Makassar. Job satisfaction has become an important factor in supporting organizational effectiveness because the level of employee job satisfaction is directly related to loyalty, productivity, service quality, and the stability of working relationships within the company. A conducive work environment can help employees improve concentration and work effectiveness, while emotional intelligence assists employees in maintaining psychological stability when facing work pressure and organizational dynamics. This study employed a quantitative approach using explanatory research methods. The research population consisted of all employees at PT Telkom Indonesia Regional 7 Makassar, while the sampling technique used simple random sampling. Data collection techniques were conducted through observation, documentation, and questionnaire distribution to respondents. Data analysis was carried out using SPSS through validity tests, reliability tests, multiple linear regression analysis, partial tests, simultaneous tests, and coefficient of determination analysis. The results showed that the work environment and emotional intelligence had a positive and significant effect on employee job satisfaction, while work performance did not have a significant effect on employee job satisfaction at PT Telkom Indonesia Regional 7 Makassar. The work environment was identified as the most dominant variable influencing job satisfaction because a comfortable work environment and harmonious social relationships help employees improve work enthusiasm and company service quality. These findings indicate that companies need to improve the quality of the work environment and strengthen employees’ emotional intelligence development in order to enhance job satisfaction and organizational effectiveness sustainably.