Hasanuddin Remmang
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bosowa

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi Terhadap Produktivitas Karyawan Pada PT Makassar Bintang Lestari Ade Setiawan Awaluddin; Hasanuddin Remmang; Seri Suriani
Journal of Economy Business Development Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Economy Business  Development, April 2023
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi terhadap produktivitas kerja karyawan di PT Makassar Bintang Lestari. Objek penelitian adalah PT Makassar Bintang Lestari. Alat analisis yang digunakan adalah model analisis deskriptif dan model analisis linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel indikator berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas kerja pegawai; Variabel Pengetahuan (X1), Keterampilan (X2), Sikap (X3), Sifat (X4) dimana nilai t_hitung adalah 6,971>t_tabel 2,010 dan signifikansinya adalah 0,000<0,05 untuk variabel (X1) kemudian untuk variabel (X2) t_hitung>t_tabel 2,010 dan nilai signifikansi 0,038>0,05 dan terakhir (X3) t_hitung 3,242>t_tabel 2,010 dan signifikansi 0,000<0,05. Sehingga ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT Makassar Bintang Lestari. The purpose of the study was to determine the effect of competence on employee productivity at PT Makassar Bintang Lestari. The object of research is PT Makassar Bintang Lestari. The analytical tools used are descriptive analysis models and multiple linear analysis models. The results showed that the three indicator variables had a partial effect on employee productivity; Knowledge variables (X1), Skills (X2), Attitudes (X3), Traits (X4) where the value of t_count is 6,971>t_table 2,010 and the significance is 0.000<0.05 for the variable (X1) then for the variable (X2) t_count>t_table 2.010 and a significance value of 0.038>0.05 and the last one (X3) t_count 3,242>t_table 2,010 and significant 0.000<0.05. So that the three variables have an influence on employee productivity at PT Makassar Bintang Lestari.
Pengaruh Burnout Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Pelindo Petikemas Makassar Putri Maharani H Dwi; Hasanuddin Remmang; Indrayani Nur
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.3062

Abstract

Burnout kerja menjadi salah satu permasalahan penting dalam pengelolaan sumber daya manusia karena kondisi kelelahan fisik dan emosional yang dialami tenaga kerja dapat memengaruhi efektivitas pelaksanaan pekerjaan dalam organisasi perusahaan. Aktivitas operasional perusahaan jasa pelabuhan yang berlangsung secara terus-menerus menyebabkan tenaga kerja menghadapi tekanan pekerjaan yang cukup tinggi sehingga perusahaan perlu menjaga stabilitas kondisi psikologis karyawan agar kualitas pelayanan organisasi dapat berlangsung secara optimal. PT Pelindo Petikemas Makassar sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pelabuhan dan distribusi logistik membutuhkan tenaga kerja yang mampu bekerja secara profesional dalam menghadapi tuntutan operasional perusahaan yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh burnout kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Pelindo Petikemas Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada responden penelitian yang terdiri atas karyawan PT Pelindo Petikemas Makassar. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,162 dan tingkat signifikansi sebesar 0,016 yang lebih kecil dibandingkan tingkat signifikansi penelitian sebesar 0,05. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa burnout kerja menjadi salah satu faktor yang memengaruhi efektivitas pelaksanaan pekerjaan dan kualitas pelayanan organisasi perusahaan. Pengelolaan tekanan kerja, peningkatan kualitas lingkungan kerja, dan penguatan pengawasan organisasi menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas produktivitas tenaga kerja pada perusahaan jasa pelabuhan modern. Peningkatan kualitas pengelolaan sumber daya manusia diharapkan mampu membantu perusahaan mempertahankan efektivitas pelayanan operasional dan meningkatkan kualitas kinerja tenaga kerja secara berkelanjutan. Work burnout has become an important issue in human resource management because physical and emotional exhaustion experienced by employees can influence the effectiveness of work performance within organizational environments. Operational activities in port service companies that continuously run at a high intensity cause employees to face considerable work pressure, requiring companies to maintain the psychological stability of workers in order to preserve service quality effectively. PT Pelindo Petikemas Makassar, as a company engaged in port services and logistics distribution, requires employees who are capable of working professionally in dealing with dynamic operational demands. This study aims to analyze the influence of work burnout on employee performance at PT Pelindo Petikemas Makassar. The research employed a quantitative approach using explanatory research methods. Data collection was conducted through observation, documentation, and questionnaire distribution to employees of PT Pelindo Petikemas Makassar as research respondents. Data analysis techniques used multiple linear regression analysis assisted by IBM SPSS version 23 software. The results indicate that work burnout has a positive and significant influence on employee performance with a regression coefficient value of 0.162 and a significance level of 0.016, which is lower than the research significance level of 0.05. These findings indicate that work burnout is one of the factors influencing work effectiveness and organizational service quality within the company. Managing work pressure, improving work environment quality, and strengthening organizational supervision are important aspects in maintaining employee productivity stability in modern port service companies. Improving the quality of human resource management is expected to help companies maintain operational service effectiveness and continuously improve employee performance quality.
Pengaruh Pelatihan, Motivasi Kerja, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Pangkep Habiby Wahyu; Hasanuddin Remmang; Lukman Setiawan
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.3281

Abstract

Kinerja pegawai menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan pelayanan publik pada organisasi pemerintahan karena kualitas sumber daya manusia memiliki hubungan yang erat terhadap keberhasilan pencapaian tujuan organisasi secara menyeluruh. Organisasi pemerintahan membutuhkan pegawai yang mampu bekerja secara profesional, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan sistem administrasi modern agar kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Pangkep. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Pangkep yang menjadi responden penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Eviews 9.0 dan SPSS 23 untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel penelitian terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,042 yang lebih kecil dibandingkan tingkat signifikansi sebesar 0,05. Motivasi kerja menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,313 yang lebih besar dibandingkan tingkat signifikansi penelitian. Lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 sehingga menjadi variabel yang paling dominan memengaruhi peningkatan kualitas kinerja pegawai. Pelatihan, motivasi kerja, dan lingkungan kerja secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Pangkep. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan pelatihan kerja serta pengelolaan lingkungan kerja yang kondusif menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas pelayanan publik dan produktivitas pegawai pada organisasi pemerintahan. Employee performance is one of the important aspects in supporting the effectiveness of public service implementation within government organizations because the quality of human resources has a close relationship with the achievement of organizational goals comprehensively. Government institutions require employees who are able to work professionally, productively, and adaptively to the development of modern administrative systems so that the quality of public services can be carried out optimally. This study aims to analyze the influence of training, work motivation, and work environment on employee performance at the Office of the Pangkep Central Agency Statistics. The research employed a quantitative approach using explanatory research methods. Data collection was conducted through questionnaires distributed to employees of the Office of the Pangkep Central Agency Statistics who served as research respondents. Data analysis techniques used multiple linear regression analysis with the assistance of Eviews 9.0 and SPSS 23 to determine the effect of each research variable on employee performance. The results indicate that training has a positive and significant effect on employee performance with a significance value of 0.042 which is smaller than the significance level of 0.05. Work motivation shows a negative and insignificant effect on employee performance with a significance value of 0.313 which is greater than the significance level used in this study. Work environment has a positive and significant effect on employee performance with a significance value of 0.002 and becomes the most dominant variable influencing employee performance improvement. Training, work motivation, and work environment simultaneously have a positive and significant effect on employee performance at the Office of the Pangkep Central Agency Statistics. These findings indicate that improving the quality of human resources through work training development and conducive work environment management are important aspects in supporting the effectiveness of public services and employee productivity within government organizations.
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Karyawan PT Vale Indonesia Tbk Yunita Sherly Efendi; Hasanuddin Remmang; Indrayani Nur
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan pada PT Vale Indonesia Tbk. Kompetensi sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan efektivitas operasional perusahaan karena kualitas kemampuan kerja pegawai akan memengaruhi produktivitas dan kualitas penyelesaian pekerjaan organisasi perusahaan. Kompetensi sumber daya manusia dalam penelitian ini mencakup pengetahuan, keterampilan, kemampuan kerja, dan sikap profesional yang dimiliki tenaga kerja dalam menjalankan tugas pekerjaan perusahaan. Kinerja karyawan berkaitan dengan kualitas hasil kerja, efektivitas penyelesaian pekerjaan, tanggung jawab kerja, dan kemampuan pegawai mencapai target perusahaan secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada seluruh responden penelitian pada Departemen ESG PT Vale Indonesia Tbk. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 22 melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, uji parsial, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 6,701 yang lebih besar dibandingkan nilai t tabel sebesar 2,080 serta tingkat signifikansi sebesar 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,681 menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia memberikan kontribusi sebesar 68,1 persen terhadap peningkatan kualitas kinerja karyawan perusahaan. Karyawan yang memiliki kompetensi tinggi cenderung lebih mampu menyelesaikan pekerjaan secara efektif, menjaga kualitas hasil kerja, dan meningkatkan produktivitas organisasi perusahaan. Penguatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan, pengembangan keterampilan, dan evaluasi kerja secara berkelanjutan diharapkan mampu membantu perusahaan meningkatkan efektivitas operasional dan kualitas sumber daya manusia perusahaan. This study aims to analyze the effect of human resource competence on employee performance at PT Vale Indonesia Tbk. Human resource competence has become an important factor in improving company operational effectiveness because the quality of employee capabilities influences productivity and the quality of organizational work completion. Human resource competence in this study includes knowledge, skills, work abilities, and professional attitudes possessed by employees in carrying out company duties and responsibilities. Employee performance relates to work quality, effectiveness of task completion, work responsibility, and the ability of employees to achieve company targets optimally. This study employed a quantitative approach with data collection techniques conducted through observation, interviews, documentation, and questionnaires distributed to all respondents in the ESG Department of PT Vale Indonesia Tbk. Data analysis was carried out using the Statistical Product and Service Solution (SPSS) version 22 through validity tests, reliability tests, simple linear regression analysis, partial tests, and coefficient of determination analysis. The results showed that human resource competence had a positive and significant effect on employee performance with a t-count value of 6.701 greater than the t-table value of 2.080 and a significance level of 0.000. The coefficient of determination value of 0.681 indicated that human resource competence contributed 68.1 percent to improving employee performance quality. Employees with high competence tend to complete work more effectively, maintain work quality, and improve company organizational productivity. Strengthening human resource competence through training, skill development, and continuous work evaluation is expected to help companies improve operational effectiveness and the quality of company human resources.
Pengaruh Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Terhadap Produktivitas Kinerja Karyawan PT Petrokopindo Cipta Selaras Gresik Surabaya Muhammad Syaifuddin; Hasanuddin Remmang; Indrayani Nur
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesehatan kerja dan keselamatan kerja terhadap produktivitas kinerja karyawan pada PT Petrokopindo Cipta Selaras Gresik Surabaya. Aktivitas operasional perusahaan logistik memiliki tingkat risiko kerja yang cukup tinggi sehingga penerapan kesehatan dan keselamatan kerja menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas operasional perusahaan. Permasalahan yang ditemukan menunjukkan bahwa produktivitas kerja karyawan masih menghadapi beberapa kendala seperti tekanan pekerjaan, kondisi lingkungan kerja, serta tingkat keselamatan kerja yang belum berjalan secara optimal pada beberapa aktivitas operasional perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan PT Petrokopindo Cipta Selaras Gresik Surabaya yang dijadikan sebagai responden penelitian. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keselamatan kerja memiliki pengaruh positif terhadap produktivitas kinerja karyawan karena penerapan prosedur keselamatan kerja membantu tenaga kerja menjalankan aktivitas pekerjaan secara lebih aman dan terarah. Kesehatan kerja juga menunjukkan pengaruh positif terhadap produktivitas kinerja karyawan karena kondisi kerja yang sehat membantu tenaga kerja meningkatkan konsentrasi dan efektivitas penyelesaian pekerjaan. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan kesehatan dan keselamatan kerja memiliki hubungan terhadap efektivitas operasional perusahaan dan kemampuan tenaga kerja dalam mencapai target pekerjaan secara optimal. This study aims to analyze the influence of occupational health and safety on employee productivity performance at PT Petrokopindo Cipta Selaras Gresik Surabaya. The operational activities of logistics companies have a relatively high level of work risk, therefore the implementation of occupational health and safety becomes an important aspect in supporting the effectiveness of company operations. The problems identified indicate that employee productivity still faces several obstacles such as work pressure, work environment conditions, and the level of work safety that has not been implemented optimally in several operational activities of the company. This study employed a quantitative approach using an associative method. Research data were obtained through questionnaires distributed to employees of PT Petrokopindo Cipta Selaras Gresik Surabaya who served as research respondents. The data analysis technique used multiple linear regression with the assistance of the Statistical Product and Service Solution (SPSS) program. The results showed that occupational safety had a positive effect on employee productivity performance because the implementation of work safety procedures helps employees carry out work activities more safely and systematically. Occupational health also showed a positive effect on employee productivity performance because healthy working conditions help employees improve concentration and effectiveness in completing work tasks. These conditions indicate that improving occupational health and safety has a relationship with the effectiveness of company operations and employees’ ability to achieve work targets optimally.
Transformasional Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Gusti Anjas Sedana; Hasanuddin Remmang; Muhammad Yunus
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai pada Kantor BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan. Perubahan lingkungan kerja pada organisasi pelayanan publik menuntut lembaga pemerintah untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia agar kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal. Permasalahan penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kerja pegawai masih dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan, motivasi kerja, serta kemampuan pemimpin dalam membangun hubungan kerja yang produktif dalam organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai pada Kantor BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan. Variabel penelitian terdiri atas karisma, motivasi transformasional, dan kepemimpinan sebagai variabel independen serta kinerja pegawai sebagai variabel dependen. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karisma memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai karena pemimpin yang memiliki pengaruh positif mampu meningkatkan rasa percaya dan loyalitas pegawai dalam organisasi. Motivasi transformasional juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui pemberian dukungan, arahan, dan semangat kerja kepada pegawai selama menjalankan aktivitas organisasi. Variabel kepemimpinan menunjukkan pengaruh paling besar terhadap kinerja pegawai karena kualitas kepemimpinan membantu organisasi menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan profesional. Pengujian simultan memperlihatkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki hubungan terhadap peningkatan kualitas kinerja pegawai pada Kantor BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan. This study aims to analyze the influence of transformational leadership on employee performance at the South Sulawesi Province BKKBN Office. Changes in the work environment within public service organizations require government institutions to improve the effectiveness of human resource management so that the quality of public services can run optimally. The research problem indicates that employee work effectiveness is still influenced by leadership quality, work motivation, and the leader’s ability to build productive working relationships within the organization. This study employed a quantitative approach using a survey method through questionnaires distributed to employees at the South Sulawesi Province BKKBN Office. The research variables consisted of charisma, transformational motivation, and leadership as independent variables, while employee performance acted as the dependent variable. Data analysis techniques used multiple linear regression with the assistance of Statistical Product and Service Solutions (SPSS). The results showed that charisma had a positive and significant effect on employee performance because leaders with positive influence were able to increase employee trust and loyalty within the organization. Transformational motivation also had a positive and significant effect on employee performance through support, direction, and encouragement provided to employees while carrying out organizational activities. Leadership variables showed the greatest influence on employee performance because leadership quality helped organizations create a more productive and professional work environment. Simultaneous testing indicated that transformational leadership had a relationship with improving employee performance at the South Sulawesi Province BKKBN Office.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan di Adira Finance Cabang Makassar Adlan Fadhillah; Hasanuddin Remmang; Indrayani Nur
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Economy Business Development, Desember 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i3.3100

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor kunci dalam menentukan keberhasilan organisasi, khususnya pada perusahaan jasa pembiayaan yang berorientasi pada kualitas layanan dan pencapaian target kerja. Kinerja yang optimal tidak terlepas dari peran kepemimpinan yang efektif serta lingkungan kerja yang mampu mendukung aktivitas kerja karyawan secara fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di Adira Finance Cabang Makassar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh karyawan Adira Finance Cabang Makassar yang berjumlah 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel dan diukur menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Lingkungan kerja juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan tingkat pengaruh yang lebih dominan. Pengujian simultan menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja karyawan dipengaruhi oleh interaksi antara faktor kepemimpinan dan kondisi lingkungan kerja yang dirasakan secara langsung oleh karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia, khususnya pada sektor jasa pembiayaan, serta dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dalam merancang kebijakan peningkatan kinerja karyawan. Employee performance is a crucial factor in determining organizational success, particularly in financing service companies that emphasize service quality and achievement of work targets. Optimal performance is closely related to effective leadership practices and a work environment that supports employees' physical and psychological working conditions. This study aims to analyze the influence of leadership style and work environment on employee performance at Adira Finance Makassar Branch. A quantitative approach with an associative research design was employed in this study. The research population comprised all employees at the Adira Finance Makassar Branch, with a census sampling technique used to obtain 30 respondents. Data were collected through questionnaires developed based on indicators for each research variable, measured using a Likert scale. Data analysis techniques included validity and reliability testing, multiple linear regression, partial and simultaneous testing, and coefficient of determination analysis. The findings indicate that leadership style has a positive and significant effect on employee performance. The work environment also has a positive and significant influence on employee performance, with a stronger effect than leadership style. Simultaneous testing results reveal that leadership style and work environment jointly have a significant impact on employee performance. These findings suggest that employee performance is shaped by the interaction between leadership practices and the work environment employees directly experience. This study provides empirical evidence for the development of human resource management studies, particularly in the financial services sector. It offers practical insights for management in formulating policies to improve employee performance.
Analisis Strategi Pemasaran Produk Tabungan Emas Dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah di PT Pegadaian Cabang Pabaeng-Baeng Kevyn Sandang; Hasanuddin Remmang; Indrayani Nur
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Economy Business Development, Desember 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i3.3339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran yang terdiri dari product, price, place, promotion, dan people terhadap peningkatan jumlah nasabah Tabungan Emas pada PT Pegadaian Cabang Pabaeng-Baeng. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang merupakan nasabah Tabungan Emas. Teknik analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel product dan price tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan jumlah nasabah. Kondisi ini menunjukkan bahwa karakteristik produk dan kebijakan harga belum menjadi faktor dominan dalam pengambilan keputusan nasabah. Sebaliknya, variabel place, promotion, dan people menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan jumlah nasabah. Kemudahan akses layanan, efektivitas promosi, serta kualitas sumber daya manusia terbukti berperan penting dalam membentuk minat dan kepercayaan nasabah. Temuan ini menunjukkan bahwa pemasaran jasa keuangan lebih efektif apabila berorientasi pada pengalaman layanan dan kualitas interaksi dengan nasabah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengelola Pegadaian dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan konsumen. This study aims to analyze the influence of the marketing mix consisting of product, price, place, promotion, and people on the increase in the number of Gold Savings customers at PT Pegadaian Pabaeng-Baeng Branch. The research employed a quantitative approach with an explanatory design. Data were collected via questionnaires distributed to 96 Gold Savings customers. Data analysis was conducted using multiple linear regression in SPSS. The results indicate that product and price do not have a significant effect on the increase in customer numbers. This condition suggests that product characteristics and pricing policies are not the main determinants of customer decisions. In contrast, place, promotion, and people have a significant influence on the increase in customer numbers. The accessibility of services, the effectiveness of promotional activities, and the quality of human resources play important roles in shaping customer interest and trust. These findings indicate that financial service marketing is more effective when it emphasizes service experience and the quality of customer interactions. This study is expected to provide practical insights for Pegadaian management in developing marketing strategies that are more responsive to customer needs.