Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE RELEVANCE OF SOCIAL THEORY IN LEARNING THE QUR'AN AND HADITH M Jadid Khadavi; Nadiah Yusfi Nabilah
SOCIAL EDU: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): February
Publisher : PT Innovative Academic Journals

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the relevance of social theories in increasing the effectiveness of learning the Qur'an and Hadith (Qurdis). Qurdis learning, as part of Islamic religious education, has an important role in shaping students' character and religious understanding. However, conventional learning methods often pay less attention to social aspects and interaction in the learning process. This research uses a qualitative approach with a literature study method. Data were collected from various sources such as books, scientific journals, articles, and other relevant sources that discuss social theories and their implementation in education, especially in Qurdis learning. The results of the study indicate that relevant and applicable social theories in the context of Qurdis learning, such as social learning theory (Bandura), constructivism theory (Piaget, Vygotsky), symbolic interactionism theory (Mead), and social cognitive learning theory (Bandura) make a major contribution to the development of more effective, relevant, and appropriate Qurdis learning. student needs through in-depth understanding.
Penerapan Line Dance sebagai Aktivitas Fisik Lansia dalam Program Kesehatan Masyarakat di Kelurahan Curahgrinting Kota Probolinggo Ah. Fathan Azhari; Ahmad Syaifuddin Romli; Choirun Nisa; Layli Ila Ramadhani; Nadiah Yusfi Nabilah; Auliyah Nazal Qur’ani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3869

Abstract

Aktivitas fisik berbasis seni tari semakin diakui sebagai strategi efektif dalam meningkatkan kesehatan fisik, kognitif, dan sosial pada kelompok lanjut usia. Namun, efektivitas intervensi semacam ini, khususnya dalam konteks komunitas, masih memerlukan pengkajian lebih mendalam melalui sintesis literatur terkini. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis bukti empiris mengenai pengaruh program senam line dance terhadap kapasitas fungsional, kesejahteraan psikologis, dan kualitas hidup lansia. Pendekatan yang digunakan adalah *systematic literature review*, dengan mengintegrasikan artikel-artikel ilmiah terindeks yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir dan memenuhi kriteria inklusi serta eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa senam line dance secara konsisten berkontribusi terhadap peningkatan keseimbangan, mobilitas, daya ingat, serta interaksi sosial, sehingga memberikan manfaat yang bersifat multidimensional bagi lansia. Selain itu, intervensi berbasis komunitas ini terbukti dapat meningkatkan motivasi partisipasi dan kepatuhan terhadap gaya hidup aktif, yang menjadi faktor penting dalam pencegahan penurunan fungsi terkait usia. Artikel ini menegaskan kontribusi konseptual dan praktis dalam memperluas pemahaman tentang peran kegiatan fisik berbasis budaya dalam mendukung penuaan sehat, serta memberikan implikasi bagi pengembangan program intervensi komunitas yang berorientasi pada kebutuhan lansia. Temuan ini juga membuka ruang bagi penelitian lanjutan yang dapat menguji efektivitas program dengan desain eksperimental lebih ketat maupun adaptasi model senam line dance sesuai konteks sosial-budaya yang berbeda.