adminweb adminweb
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KOMPETENSI PROFESI KEGURUAN: Penguatan Peran, Fungsi dan Kedudukan Guru Republik Indonesia adminweb adminweb
Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 11 No 1 (2020): Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Juni 2020
Publisher : STIT DARUL ULUM KOTABARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62815/darululum.v11i1.40

Abstract

Kualifikasi, kemampuan, kepribadian, dan profesional guru merupakan aspek indikator diri yang menggambarkan sosok pendidik yang profesional. Ia memberikan andil dan kontribusi pada kualitas pendidikan yang menjadi ugas dan tanggung jawabnya sebagaima­na disebut dalam Bab I ketentuan umum pasal 1, ayat 1 undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang menyatakan guru adalah pendidik yang profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini, jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Kegiatan ini, akan terus berlangsung sejalan dengan perubahan dinamika masyarakat. Ia akan berakhir, jika proses pendidikan itu berhenti dari kehidupan dan peradaban masyarakat.
MADRASAH BERBASIS PONDOK PESANTREN BENTENG DERADIKALISASI adminweb adminweb
Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 11 No 1 (2020): Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Juni 2020
Publisher : STIT DARUL ULUM KOTABARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62815/darululum.v11i1.41

Abstract

Pesantren berfungsi mempersiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran agamanya, berwawasan luas, kritis, kreatif, inovatif, dan dinamis dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Lembaga Pendidikan Keagamaan menyelenggarakan pendidikan bersumber dari ajaran agama, memadukan ilmu agama dan ilmu umum/keterampilan dan mempersiapkan peserta didik melanjutkan ke pendidikan pada jenjang berikutnya. Pesantren menyelenggarakan berbagai satuan pendidikan dan/atau program pendidikan jalur formal, nonformal, dan informal. Madrasah dikelola dengan menerapkan manajemen berbasis Pondok Pesantren dengan prinsip keadilan, kemandirian, kemitraan dan partisipasi, nirlaba, efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas, menjunjung tinggi keadilan, toleransi, kemanusiaan, keikhlasan, kebersamaan dan nilai-nilai luhur lainnya. Pesantren mengupayakan sarana pendukung pendidikan, seperti perpustakaan yang menyediakan kitab-kitab, buku-buku teks dan buku penunjang dalam berbagai mata pelajaran umum, baik yang diajarkan melalui tatap muka maupun buku-buku mata pelajaran yang diajarkan melalui non tatap muka. Pondok menerapkan manajemen berbasis pesantren dengan prinsip partisipasi, kemitraan, kamandirian, efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas. Tata pengelolaan peserta didik mencerminkan tingkah laku, akhlaq mulia, yakni menghormati dan berkomunikasi yang baik antara peserta didik dan pendidik, semangat gotong-royong, hidup sederhana, mandiri, menjaga kebersihan, dan disiplin.Madrasah Benteng Deradikalisasi
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DARI WABAH CORONA VIRUS DISEASE TAHUN 2019 (COVID-19) adminweb adminweb
Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 11 No 1 (2020): Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Juni 2020
Publisher : STIT DARUL ULUM KOTABARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62815/darululum.v11i1.42

Abstract

Sebagaimana diketahui bahwa di tengah merebaknya virus Corona di dunia saat ini, selalu saja ada dua golongan yang ekstrem dalam bersikap. Salah satu pihak berlebihan dalam mengantisipasi sehingga menimbulkan kepanikan, pihak lainnya berlebihan dalam meremehkannya hingga menimbulkan bahaya bagi yang lain. Terkait dengan wabah coronavirus covid 19 ini, sebagai seorang mu’min, maka sebaiknya selain melakukan juga ikhtiar karantina atau “social distancing” ini, maka tingkatkan juga spiritual kita. Serta meneladani Rasulullah bagaimana dalam menyikapi terjadinya pandemi atau wabah ketika menimpa kehidupan manusia.