p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Grafis
Tiara Khodijah
Universitas Catur Insan Cendekia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN KAMPANYE DIGITAL PROGRAM WAKAF QUR’AN DALAM OPTIMALISASI DONASI PONDOK QUR'AN DIGITALPRENEUR ABDURRAHMAN BIN AUF Moh Helmy Arizal; Tiara Khodijah; Mohammad Umar Fakhrudin; Viar Dwi Kartika
Jurnal Grafis Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Grafis Volume 5, Nomor 1
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf Al-Qur’an merupakan amal jariyah yang berdampak spiritual dan sosial jangka panjang, namun penyampaiannya di era digital memerlukan strategi komunikasi yang relevan dengan perilaku generasi muda. Program Wakaf Al-Qur’an Pondok Qur’an Digitalpreneur Abdurrahman Bin Auf (Pondok ABA) selama ini berjalan rutin, tetapi kampanye digitalnya masih bersifat informatif satu arah, belum konsisten secara visual, dan kurang membangun keterhubungan emosional dengan audiens. Penelitian ini bertujuan merancang strategi komunikasi visual yang mampu meningkatkan keterlibatan audiens, membangun kepercayaan, dan mendorong partisipasi aktif dalam program wakaf. Pendekatan Design Thinking digunakan melalui tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test, dengan pengumpulan data dari observasi akun @wakafquran.aba, wawancara bersama tim fundraising, kuesioner kepada 50 responden usia 18-35 tahun, serta studi visual terhadap kampanye serupa dari lembaga lain. Hasil yang diharapkan berupa panduan identitas visual yang konsisten, konsep konten yang memadukan storytelling emosional dan copywriting persuasif, serta strategi pemanfaatan fitur Instagram (Reels, Feed, Story, Highlight) untuk membangun keterlibatan jangka panjang. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat citra digital Pondok ABA, meningkatkan efektivitas penggalangan donasi wakaf, memperluas jangkauan dakwah, dan menjadi referensi praktis bagi pengembangan kampanye sosial-keagamaan yang relevan dengan perilaku digital generasi muda.
PERANCANGAN LOGO SEBAGAI IDENTITAS VISUAL PADA USAHA PANGKAS RAMBUT ARDAN GUNA MEMBANGUN CITRA USAHA DAN IDENTITAS PEMBEDA BAGI USAHA SEJENIS Muhammad Angga Lesmana; Tiara Khodijah; Viar Dwi Kartika; Rifqi Fahrudin
Jurnal Grafis Vol 4, No 2 (2026): Jurnal Grafis Volume 4, Nomor 2
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangkas Rambut Ardan adalah usaha pangkas rambut yang berdiri sejak tahun 2010 dan berlokasi di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Didirikan oleh Ibnu Mas’ut, usaha ini dikembangkan secara otodidak tanpa latar belakang pendidikan formal di bidang tata rambut. Meskipun memiliki pelanggan setia, usaha ini masih kekurangan identitas visual yang kuat, terutama logo yang berfungsi sebagai elemen kunci branding. Ketiadaan logo mengakibatkan pengenalan merek yang lemah dan daya saing yang rendah dibandingkan dengan pangkas rambut lain yang telah memiliki identitas merek yang mapan. Logo memainkan peran penting dalam membentuk citra profesional, meningkatkan pengenalan merek, dan membedakan usaha di pasar yang kompetitif. Oleh karena itu, merancang logo sebagai identitas visual merupakan langkah strategis untuk memperkuat citra usaha, meningkatkan daya saing, dan memperluas jangkauan pasar. Hasil penelitian ini adalah desain logo yang mencerminkan karakter dan nilai-nilai Pangkas Rambut Ardan, dan dapat diterapkan secara konsisten di berbagai media promosi, baik cetak maupun digital. Kata kunci: identitas visual, desain logo, branding, barbershop, hasil yang diharapkan, dan kontribusi signifikan dari penelitian ini. ABSTRACTArdan Haircut is a barbershop established in 2010 and located in Pasar Sumber, Cirebon Regency, West Java. Founded by Ibnu Mas'ut, the business was developed by an autodidact with no formal educational background in hairdressing. Despite a loyal customer base, the business lacked a strong visual identity, particularly a logo, which serves as a key branding element. The lack of a logo resulted in weak brand recognition and lower competitiveness compared to other barbershops with established brand identities. A logo plays a crucial role in establishing a professional image, enhancing brand recognition, and differentiating a business in a competitive marketplace. Therefore, designing a logo as a visual identity is a strategic step to strengthen a business's image, increase competitiveness, and expand market reach. The result of this research is a logo design that reflects the character and values of Ardan Haircut and can be consistently applied across various promotional media, both print and digital. Keywords: visual identity, logo design, branding, barbershop, expected outcomes, and significant contributions of this research.
PENGEMBANGAN SIGN SYSTEM DI SDIT AL-ISHLAH SUDIMAMPIR BALONGAN INDRAMAYU Haidar Maulana Ghathfan; Ine Rachmawati; Tiara Khodijah
Jurnal Grafis Vol 4, No 2 (2026): Jurnal Grafis Volume 4, Nomor 2
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sign system merupakan sistem penanda visual yang digunakan untuk menyampaikan informasi di ruang publik, seperti petunjuk arah, larangan, dan informasi umum lainnya. Keberadaan sign system sangat penting terutama di lingkungan sekolah sebagai penunjang fasilitas informasi bagi warga sekolah maupun wali murid. SDIT Al-Ishlah Sudimampir, sebagai lembaga pendidikan Islam fullday, mengalami kendala dalam penyampaian informasi ruang karena keterbatasan dan ketidakmerataan fasilitas sign system, khususnya pada gedung baru. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, diketahui bahwa sign system yang ada belum mencerminkan karakteristik sekolah dan belum mampu memenuhi kebutuhan informasi warga sekolah maupun wali murid secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain sign system baru yang informatif, Islami, dan modern dengan menggunakan metode Design Thinking model Stanford university yang meliputi lima tahapan: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Diharapkan hasil dari pengembangan desain ini dapat memberikan solusi efektif terhadap permasalahan informasi ruang di SDIT Al-Ishlah Sudimampir serta meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses informasi bagi seluruh pengguna lingkungan sekolah. Kata Kunci: design thinking, pengembangan, SDIT Al-Ishlah Sudimampir, sign system,