Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Optimalisasi Pencegahan Polio Melalui Program Imunisasi Polio Di Posyandu Desa Kampung Kandang Kota Pariaman Yuntarisa, Atika Pradana; Zayani, Nofri; Rahmiwati, Rahmiwati; Syahrul, Syahrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.1175

Abstract

Berdasarkan data WHO pada tahun 2021, sebanyak 25 juta anak tidak mendapatkan imunisasi lengkap di tingkat global. Data ini menunjukkan 5,9 juta lebih banyak dari tahun 2019.  Sementara di Indonesia, jumlah anak yang belum di imunisasi lengkap sejak 2017 sampai tahun 2021 adalah 1,525,936 anak. Pada tahun 2022, Indonesia berusaha mengejar ketertinggalan dengan menutup gap imunitas melalui kegiatan BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional), peningkatan advokasi dan sosialisasi kepada LP/LS, monitoring dan evaluasi capaian imunisasi secara rutin, on the job training, bimbingan teknis, dan penggerakkan kader. Tujuan kegiatan ini adalah mensukseskan pemberian imunisasi polio di Posyandu Desa Kampung Kandang. Metode pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim adalah berupa pendampingan dan pemberian imunisasi tetes polio pada anak usia 0-6 tahun berjumlah 65 orang di wilayah kerja Puskemas Kampung Kandang. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 24 Juli 2024 dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masaayarakat, dan tenaga kesehatan di Desa Kampung Kandang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa antusias Masyarakat dalam pemberian imunisasi polio sangat tinggi. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah tercapainya program PIN Polio yang dicanangkan oleh pemerintah khususnya di daerah Posyandu Kampung Kandang.
Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada Satuan Lalu Lintas Kota Pariaman Andriani, Linda; Rishel, Rika Astria; Zayani, Nofri; Syahrul, Syahrul; Zalmadani, Hendro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 12 (2025): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i12.2038

Abstract

Kejadian gawat darurat dapat mengancam keselamatan jiwa korban jika tidak mendapatkan pertolongan segera mungkin. Salah satu kejadian gawat darurat adalah kecelakaan lalu lintas. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Satuan Lalu Lintas Kota Pariaman terkait pemberian pertolongan pertama gawat darurat pada kasus kecelakaan lalu lintas.   Kegiatan ini telah dilakukan pada hari Senin tanggal 21 Oktober 2024 di ruang rapat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kota Pariaman. Jumlah peserta yang hadir yaitu perwakilan Satlantas Kota Pariaman berjumlah 10 orang. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dibagi menjadi tiga yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan dengan analisis situasi, pengkajian solusi, perizinan dan kontrak waktu. Tahap pelaksanaan dengan memberikan penyuluhan dan demonstrasi terkait pertolongan pertama pada situasi gawat darurat. Tahap evaluasi dengan tanya jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan oleh tim dengan memberikan anggota Satlantas Kota Pariaman edukasi tentang  relokasi korban ke tempat yang aman, pengenalan situasi korban dan sistem tanggap daruratnya, resusitasi jantung paru, dan perawatan luka darurat. Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar selama kurang lebih 3 jam. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pemberian pelatihan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Satlantas Kota Pariaman dalam kasus kecelakaan lalu lintas.
Pemeriksaan dan Edukasi Tentang Gula Darah Gratis Dalam Rangka Memperingati Hari Lahirnya Pancasila 2025 di Kota Pariaman, Sumatera Barat Yuntarisa, Atika Pradana; Zayani, Nofri; Maifita, Yesi; Syahrul, Syahrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.206

Abstract

Penyakit diabetes melitus disebut juga sebagai mother of all diseases yaitu induk segala penyakit yang memunculkan penyakit lainnya jika tidak terkontrol. Pemeriksaan gula darah secara rutin menjadi salah satu strategi dalam pengontrolannya. Tujuan kegiatan ini membantu masyarakat mengetahui kondisi gula darahnya dan edukasi yang tepat dalam pencegahan dan penanganannya. Tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini terdiri atas persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Tim menyiapkan alat pemeriksa gula darah yaitu GlucoDR dan stripnya pada tahap persiapan. Pada tahap pelaksanaan, tim dibantu dengan mahasiswa melakukan pengecekan kadar gula darah klien dengan menusuk ujung jari dan meneteskan darahnya pada strip GlucoDR dan dilanjutkan dengan memberikan edukasi. Sedangkan untuk tahap uji lanjut, tim memberikan kesempatan klien untuk menanyakan hal terkait edukasi yang diberikan. Klien adalah para ibu-ibu dan bapak pekerja yang hadir ikut upacara peringatan hari lahirnya Pancasila 2025 yaitu berjumlah 40 orang. Tempat melakukan kegiatan adalah di halaman Balai Kota Pariaman, Sumatera Barat. Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan berjalan lancar, peserta mengikuti dengan tertib pengukuran gula darah dan mendengarkan edukasi dengan penuh perhatian. Dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan gula darah dan pemberian edukasi merupakan salah satu upaya preventif terhadap kemunculan penyakit diabetes dan komplikasi penyakit yang mungkin menyertai dikemudian hari.
PENGARUH AROMATERAPI PEPPERMINT TERHADAP PENURUNAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI PUSKESMAS PAUH KAMBAR PRASETYANINGSIH, PRASETYANINGSIH; SYAHRUL, SYAHRUL; RISHEL, RIKA ASTRIA; ARMALINI, RIKA; AMELIA, JIHAN
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ASHIHA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69922/asshiha.v5i1.102

Abstract

The World Health Organization reported that the incidence of nausea and vomiting in women reached 12.5% ​​in the world with 0.3% in Sweden, 0.5% in California, 0.8% in Canada, 10.8% in China, 0.9% in Norway, 2.2% in Pakistan, 1.9% in Turkey, and in Indonesia reaching 50%-80%. Peppermint aromatherapy containing menthol (35-45%) and menthone (10%-30%) is useful as an antiemetic and antispasmodic on the lining of the stomach and intestines by inhibiting muscle contractions. The ability of peppermint leaves to reduce nausea and vomiting in pregnancy is thought to be related to the content of essential oils such as α-, β-pinenelimonene 1,8- cineole. This study aims to determine the effect of peppermint aromatherapy on reducing nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester at the Pauh Kambar Health Center. This research method uses a quasi-experimental design with a one group pretest-posttest design. The population of this study was 70 pregnant women in the first trimester. The number of samples taken was 15 people using purposive sampling technique. Data processing was done using Univariate and Bivariate using t-dependent analysis. The results of the study with the T test showed that there was an effect of peppermint aromatherapy on reducing nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester at the Pauh Kambar Health Center (p-value = 0.000 <a = 0.05). It can be concluded that there is an effect of Peppermint Aromatherapy on Reducing Nausea and Vomiting in Pregnant Women in the First Trimester at the Pauh Kambar Health Center.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DENGAN 3M PLUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA PARIAMAN SYAHRUL, SYAHRUL; ZAYANI, NOFRI; YUNTARISA, ATIKA PRADANA; ELIZA, AIDA
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ASHIHA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69922/asshiha.v5i1.108

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a health problem in tropical countries. The World Health Organization (WHO) in 2023 reported that an unexpected spike in dengue fever cases resulted in the highest number in history, namely more than 6.5 million cases with more than 7,300 deaths. The prevalence of DHF in West Sumatra in 2020 was 292 cases. The purpose of the study was to determine the Relationship between Knowledge and Community Attitudes Towards DHF Prevention with 3M Plus in the Pariaman Health Center work area. The research method used quantitative research with a descriptive analytical design with a Cross Sectional Study approach. The study was conducted in Kp. Jawa II, Central Pariaman. The research sample was 85 heads of families. Sampling was done by acidential sampling. Statistical tests using Chi Square. The results of the study showed that the majority of the community (69.4%) had low knowledge, (56.5%) had negative attitudes, and (65.9%) the community was low in preventing DHF with 3M Plus. There is a significant relationship between knowledge of dengue prevention and 3M Plus showing p value = 0.000. There is a significant relationship between attitude and dengue prevention with 3M Plus showing p value = 0.000.
THE RELATIONSHIP BETWEEN THE LEVEL OF INDEPENDENCE AND THE QUALITY OF LIFE OF THE ELDERLY AT SABAI NAN ALUIH TRESNA WERDHA SOCIAL HOME IN SICINCIN 2024 INDRAWANI, YOLA; ASMIATI, ASMIATI; SYAHRUL, SYAHRUL
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ASHIHA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69922/asshiha.v2i6.117

Abstract

The elderly are a group of people who enter the final phase of life characterised by a decrease in physical, cognitive and social abilities, which can affect their independence and quality of life. This study aims to determine the relationship between the level of independence with the quality of life of the elderly at Sabai Nan Aluih Tresna Werdha Social Home in Sicincin. The method used is quantitative research with descriptive correlation design and crosssectional approach. The sampling technique used quota sampling, obtained 53 samples. Data were collected through a questionnaire that measured the level of independence of the Barthel index and WHOQOL-Bref quality of life. The results showed that 50.9% of the elderly were in the mild dependence category, and 77.4% had poor quality of life. The data were analysed using bivariate analysis with fisher's exact test. The results of the bivariate analysis showed that there was no relationship between the level of independence and the quality of life of the elderly at the sabai nan aluih tresna werdha social home in Sicincin in 2024. with a p-value of 0.217> 0.10. It is hoped that the orphanage will further assist the elderly according to the level of independence in meeting their needs so that the quality of life of the elderly can be maintained properly and further increase the active involvement of the elderly in various activities held by the orphanage so that they still have a more meaningful and meaningful meaning of life.