Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Perubahan Sosial Akibat Konten Viral Tiktok Pada Remaja Hindu Di Kota Mataram Satria Wibawa, I Dewa Made
Sadharananikarana: Jurnal Ilmiah Komunikasi Hindu Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53977/sadharananikarana.v6i2.2330

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, perubahan sosial semakin tampak jelas, terutama dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan modern, menjadi platform utama untuk berinteraksi sosial, berbagi informasi, dan membentuk opini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan mengidentifikasi konten viral di TikTok yang memengaruhi perubahan sosial remaja Hindu dan untuk mengetahui dinamika perubahan sosial remaja Hindu akibat konten viral TikTok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi partisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Jarum Hipodermik untuk mengenali dan mengidentifikasi konten viral di TikTok. Teori Perubahan Sosial digunakan untuk mengkaji dan mengetahui dinamika perubahan sosial akibat konten viral TikTok. Hasil dari penelitian ini adalah konten viral TikTok seperti udeng dan kebaya memengaruhi perubahan sosial remaja Hindu di Kota Mataram, khususnya di lingkungan Montong Are. Remaja lebih kreatif dan percaya diri dalam berekspresi, memilih kain udeng dan kebaya modern meskipun mendapat kritik tentang kesopanan. Perubahan dalam cara berpakaian dan penampilan terlihat, dengan perpaduan unsur tradisional dan modern. Namun, mereka perlu berhati-hati terhadap risiko pandangan dan perilaku yang seragam akibat konten viral.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL ‘LAUT BERCERITA’ KARYA LEILA SALIKHA CHUDORI Septiani, Ghana Aldila; Munawwarah, Madinatul; Hasanah, Ummi; Satria Wibawa, I Dewa Made; Wirmansyah, Aulia Fadhila
Aksara Vol 36, No 2 (2024): AKSARA, EDISI DESEMBER 2024
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v36i2.4313.373-386

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap bentuk dan penyebab alih kode dan campur kode yang digunakan dalam interaksi antar tokoh dalam novel Laut Bercerita karya Leila Salikha Chudori. Alih kode dan campur kode yang ada di dalam novel ini melibatkan tiga bahasa sekaligus, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan bahasa Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode analisis kualitatif. Teknik pengambilan data menggunakan teknik baca-catat, dan dianalisis dengan tahapan identifikasi data, sajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis alih kode pada novel Laut Bercerita  yaitu alih kode internal yaitu bahasa Indonesia dan Jawa dan eksternal yaitu bahasa Indonesia dan Inggris dan campur kode yang terdiri dari aspek pengulangan, kata, frasa, dan kalusa. Sedangkan penyebab yang melatarbelakangi terjadinya alih kode dan campur kode pada novel adalah kemampuan berbahasa tokoh,  penyesuaian penggunaan bahasa dengan bahasa mitra tutur, dan perubahan sitausi tutur. This article aims to reveal the forms and causes of code switching and code mixing used in interactions between characters in the novel Laut Bercerita by Leila Salikha Chudori. The code switching and code mixing in this novel involves three languages at once, namely Indonesian, English and Javanese. This research uses a sociolinguistic approach with qualitative analysis methods. The data collection technique uses reading and note-taking techniques, and is analyzed using the stages of data identification, data presentation and drawing conclusions. The results showed that there are two types of code switching in the Laut Bercerita novel, namely internal code switching, namely Indonesian and Javanese, and external, namely Indonesian and English, and code mixing which consists of aspects of repetition, words, phrases and clauses. Meanwhile, the causes behind the occurrence of code switching and code mixing in novels are the characters' language skills, adapting language use to the language of the speaking partner, and changes in speech situations.