Indah Maysaroh Siagian
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemahaman Bahasa Indonesia dan Literasi Pada Pembelajaran Sains Sebagai Alat Komunikasi Ilmiah Berbasis Literatur Mayfa Dwi Arvi; Ika Febriana; Nuha Febry Anisa; Tiwi Cahyani Marpaung; Indah Maysaroh Siagian; Irene Paulina Napitupulu
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6383

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh pemahaman bahasa bahasa Indonesia dan literasi sebagai alat komunikasi ilmiah, khususnya pada pembelajaran sains. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan eksplorasi, dengan fokus pada analisis moto berbagai literatur terkait. Penelitian teoritis dilakukan pada tiga aspek utama yaitu (1) Bahasa Indonesia dalam konteks ilmiah. (2) Pembelajaran sains dan literasi yang berfokus pada pendekatan strategi pembelajaran sains. (3) Analisis dampak pemahaman bahasa Indonesia dalam pembelajaran sains. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ejaan bahasa Indonesia dalam penulisan karya tulis ilmiah secara benar masih jauh dari yang diharapkan karena banyaknya dijumpai kesalahan dalam pemakaiannya. Kemampuan literasi sains peserta didik di Indonesia tergolong rendah. Selama tujuh kali keikutsertaan dalam asesmen PISA, Indonesia selalu berada pada sepuluh peringkat terbawah dari sejumlah negara partisipan lainnya, bahkan skor literasi sains peserta didik Indonesia tahun 2018 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2015. Menanamkan kesadaran, mengasah kemampuan dalam memahami bahasa Indonesia yang baik dan benar sejak dini, dapat meningkatkan kemampuan literasi dan menulis generasi muda Indonesia menjadi semakin baik hingga mendapatkan peringkat yang lebih tinggi dari sebelumnya.
Pengaruh Pemahaman Bahasa Indonesia dan Literasi Pada Pembelajaran Sains Sebagai Alat Komunikasi Ilmiah Berbasis Literatur Mayfa Dwi Arvi; Ika Febriana; Nuha Febry Anisa; Tiwi Cahyani Marpaung; Indah Maysaroh Siagian; Irene Paulina Napitupulu
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6383

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh pemahaman bahasa bahasa Indonesia dan literasi sebagai alat komunikasi ilmiah, khususnya pada pembelajaran sains. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan eksplorasi, dengan fokus pada analisis moto berbagai literatur terkait. Penelitian teoritis dilakukan pada tiga aspek utama yaitu (1) Bahasa Indonesia dalam konteks ilmiah. (2) Pembelajaran sains dan literasi yang berfokus pada pendekatan strategi pembelajaran sains. (3) Analisis dampak pemahaman bahasa Indonesia dalam pembelajaran sains. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ejaan bahasa Indonesia dalam penulisan karya tulis ilmiah secara benar masih jauh dari yang diharapkan karena banyaknya dijumpai kesalahan dalam pemakaiannya. Kemampuan literasi sains peserta didik di Indonesia tergolong rendah. Selama tujuh kali keikutsertaan dalam asesmen PISA, Indonesia selalu berada pada sepuluh peringkat terbawah dari sejumlah negara partisipan lainnya, bahkan skor literasi sains peserta didik Indonesia tahun 2018 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2015. Menanamkan kesadaran, mengasah kemampuan dalam memahami bahasa Indonesia yang baik dan benar sejak dini, dapat meningkatkan kemampuan literasi dan menulis generasi muda Indonesia menjadi semakin baik hingga mendapatkan peringkat yang lebih tinggi dari sebelumnya.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN SISWA TERHADAP KUALITAS LAYANAN MANAJEMEN PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 8 MEDAN Gabrie Tamahra Nainggolan; Aries Dame U. Panjaitan; Chindy Aprimisa br Milala; Indah Maysaroh Siagian; Rahfany Nabillah Putri Lubis
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44351

Abstract

ABSTRACT Student satisfaction is a key indicator of educational service quality yet challenges often arise in student management services that can impact learning motivation. This study aims to analyze the level of student satisfaction and identify areas for improvement in student management services at SMP Negeri 8 Medan. This research utilizes a quantitative descriptive approach. Data were collected from 30 grade IX.2 students using a Likert-scale questionnaire covering five indicators: administrative services, information and communication, fairness, supporting facilities, and counseling. The findings indicate an overall satisfaction rate of 80.0% (score 4.00), falling within the "Satisfied" category. Specifically, four indicators (Information and Communication, Fairness, Counseling, and Administration) achieved "Very Satisfied" ratings. However, supporting facilities received the lowest score (68.6%), categorized as "Satisfied." Most students (76.7%) reported being satisfied with the services. These results suggest that while management is generally effective, school authorities should prioritize improving facilities to enhance the overall student experience. ABSTRAK Kepuasan siswa merupakan indikator penting dalam menilai kualitas layanan pendidikan, namun kendala dalam manajemen peserta didik sering kali masih ditemukan yang dapat berdampak pada motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan siswa dan mengidentifikasi aspek layanan peserta didik manajemen yang perlu ditingkatkan di SMP Negeri 8 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dari 30 siswa kelas IX.2 melalui kuesioner skala Likert yang mencakup lima indikator: layanan administrasi, informasi dan komunikasi, keadilan, fasilitas pendampingan, serta bimbingan dan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat kepuasan siswa mencapai 80,0% (skor 4,00) yang termasuk dalam kategori “Puas”. Empat indikator (Informasi dan Komunikasi, Keadilan, Layanan BK, dan Administrasi) mencapai kategori "Sangat Puas". Namun, indikator fasilitas pendukung memperoleh skor terendah sebesar 68,6% dengan kategori "Puas". Sebagian besar siswa (76,7%) berada pada kategori puas. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan manajemen sudah berjalan dengan baik, namun pihak sekolah perlu memberikan perhatian lebih pada peningkatan fasilitas pendukung kegiatan siswa.