Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Educatio Christi

LOGOS IN JOHN 1: 1-18 As an Analysis of The Implications of Logos for Christian Religious Education Sendow, Mieke Nova; Tarumingi, Denny Adri; Tewu, Peggy Sandra; Ratag, Linda Patricia
Educatio Christi Vol 6 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : UPT Penelitian Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70796/educatio-christi.v6i1.152

Abstract

Logos is a term known to many Christians. The word logos is expressed by humans, translated from Greek meaning: word, saying, message or word. The word Word also refers to what dwells in the human mind such as; mind, reason or logic. The problem is that many people discuss and write about logos theologically but no one has written about logos who have become human beings and are present in the midst of Jewish society to educate and teach. This research aims to explore the meaning of logos that have become human in Jesus Christ based on the Gospel of John 1:1-18 and raise its implications for Christian Religious Education. The research method used to answer this problem is a qualitative research method with literature study work that supports a historical criticism approach to the text. From this discussion, the author offers the result as a new perspective that the church needs to implement the meaning of the logos, through Christian education for the congregation.
Perempuan Dan Tradisi Tewu , Peggy S.
Educatio Christi Vol 1 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : UPT Penelitian Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur patriarkhat yang mewarnai sebagian besar kisah dalam Alkitab turut mempengaruhi peranan perempuan dalam pelayanan sebagai umat Allah. Tradisi Romawi Yunani bahkan agama juga turut melanggenggkan terbatasnya ruang gerak perempuan dalam lingkup keluarga, masyarakat, bahkan persekutuan umat Allah. Tugas perempuan terbatas pada peran tradisional pekerjaan domestik rumah tangga. Ketidakadilan ini juga nampak dalam persekutuan pelananan di rumah ibadah. Tradisi yang melihat perempuan sebagai kaum inferior secara tidak langsung menutup usaha perjuangan terlepas dari belenggu yang tidak menguntungkan posisi mereka. Perempuan tidak bisa berperan sesuai dengan karunia yang mereka peroleh. Dari sinilah berita Injil tentang Kristus menjadi pesan pembebasan bagi perempuan, tidak hanya pembebasan dari tradisi patriarkhat, tapi juga mengikutsertakan mereka dalam keselamatan.
LIDAH TAK BERTULANG NAMUN TAK TERKUASAI Kajian Hermeneutik Kritik Historis Terhadap Teks Yakobus 3:1-12 dan Implikasinya Bagi Pemuda Jemaat GMIM Viadolorosa Kairagi II Talu, Siselia Jacobna; Tewu, Peggy S.
Educatio Christi Vol 3 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : UPT Penelitian Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explain the interpretation made of the text James 3:1-12. The aim of this research is to explore the meaning of a boneless but uncontrolled tongue according to James 3:1-12 and explain it to readers and young people, strengthened theologically by James 3:1-12. In conducting this research, we used a research approach to literature, in this case we wanted to carry out interpretive or hermeneutic work on a text and we chose to use a historical critical approach. The results of this research are theological points about a boneless but uncontrolled tongue being a sin of a teacher's responsibility, warnings regarding the use of the tongue, blessings and curses should not come out of the same mouth. The meaning of this theology is implied for the youth of the GMIM Viadolorosa Kairagi Dua congregation to be able to maintain speaking ethics as young Christians
PERINGATAN SUPAYA JANGAN MURTAD: Kajian Hermeneutik Ibrani 5:11-14-6:1-8 dan Relevansinya Bagi Jemaat GMIM Imanuel Laikit Tintingon, Angel Ribka; Tewu, Peggy Sandra
Educatio Christi Vol 4 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : UPT Penelitian Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70796/educatio-christi.v4i1.97

Abstract

Artikel ini membahas tentang peringatan supaya tidak murtad dan menekankan betapa pentingnya kedewasaan rohani dalam memperkuat iman dan menolak godaan dosa. Jemaat modern dihadapkan pada tantangan serupa seperti jemaat yang ditulis dalam kitab Ibrani, yaitu godaan untuk meninggalkan iman karena berbagai alasan seperti penganiayaan, kebingungan teologis, atau godaan dosa. Peringatan ini juga menegaskan tentang karakter Allah yang adil dan kudus, yang akan memberikan hukuman yang adil bagi mereka yang sengaja meninggalkan iman. Jemaat modern dipanggil untuk bertahan dalam iman mereka, tidak tergoda untuk meninggalkan iman meskipun diperhadapkan dengan tekanan atau kesulitan. Peringatan keras tentang bahaya meninggalkan iman setelah mengetahui kebenaran, Analogi tentang tanah yang menyerap hujan, menghasilkan tanaman yang bermanfaat atau berduri, menunjukkan pilihan antara keselamatan atau kebinasaan. Jemaat diajak untuk menghindari godaan murtad dengan memperdalam hubungan mereka dengan Tuhan dan hidup sesuai dengan ajaran-Nya.
Perkawinan yang Berkenan: Kajian Hermeneutik Kritik Historis Berdasarkan 1 Korintus 7:1-16 dan Implikasinya Bagi Jemaat Sangian, Eiffel; Tewu, Peggy Sandra
Educatio Christi Vol 5 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : UPT Penelitian Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70796/educatio-christi.v5i1.118

Abstract

This article is about marriage and divorce. This letter was written by Paul to the church in Corinth. Paul emphasized the importance of maintaining the sanctity of marriage and avoiding fornication. He also offered a solution for married couples to stay away from each other by mutual consent for a while, in case of problems in their marriage. Paul reminds us that divorce is not a way out. The article entitled "Marriage Pleasing to God" teaches the attitude of love, respect, and appreciation in living a harmonious Christian family relationship but also the fear of God. And invite every individual, including congregations, married families to prioritize common interests. In the context of the congregation, by reflecting the message of "Marriage that is pleasing to God" in the practice of church and family life, we can create a more harmonious family relationship, oriented towards the ministry of love for the common good.
Peran Roh Kudus dalam Yohanes 14:16-26 Sebagai Landasan Hidup Bagi Pemuda Kristen Yang Mengalami Insecure Kardia Kaligis; Peggy Sandra Tewu
Educatio Christi Vol 6 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : UPT Penelitian Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70796/educatio-christi.v6i2.196

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menelusuri dan mendalami peran Roh Kudus dalam Yohanes 14:16–26 sebagai landasan hidup bagi pemuda yang mengalami rasa insecure. Insecure merupakan perasaan tidak aman, takut, dan ragu terhadap diri sendiri yang umum dialami oleh generasi muda masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, di mana penulis menganalisis perikop Yohanes 14:16–26 melalui pendekatan hermeneutika tematik dan mengaitkannya dengan literatur teologi serta realitas kehidupan pemuda kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roh Kudus berperan sebagai Penghibur, Penolong, dan Pemberi damai yang menyertai orang percaya. Kehadiran Roh Kudus memberikan kekuatan spiritual, ketenangan batin, dan keyakinan identitas diri dalam Kristus. Dengan demikian, pemuda yang mengalami insecure dapat memperoleh keteguhan dan pengharapan melalui relasi pribadi dengan Roh Kudus.