Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STOCK PRICE FORECASTING USING FUZZY C-MEANS AND TYPE-2 FUZZY TIME SERIES Satriani, Rineka Brylian Akbar; Farikhin, Farikhin; Surarso, Bayu
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 19 No 2 (2025): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/barekengvol19iss2pp1365-1378

Abstract

Stock prices have unstable movements, so forecasting is needed to decide to invest appropriately according to the strategy. Fuzzy Time Series (FTS) uses fuzzy sets to forecast future time series values using historical data. However, interval partitioning in FTS needs to be considered as it can affect the forecasting results. FCM is applied to solve the problem of interval assignment in the universe of discourse. It allows the evaluation of the distribution of historical data and forming intervals of different sizes. Type 2 Fuzzy Time Series (T2FTS) is an extension of FTS to improve forecasting performance and refine fuzzy relationships. This research aims to improve forecasting accuracy using the Fuzzy C-Means (FCM)-T2FTS combination. This research uses daily data on BBRI stock prices from January 2023 to May 2024, with the variables used being close, high, and low prices. The results showed that determining the interval length using unequal length is more efficient than fixed interval length and can improve model performance, demonstrated from the MAPE values of T2FTS and FCM-T2FTS, which are 2.09% and 1.97%, respectively, the difference between the two MAPEs, is 0.12%. Hence, FCM-T2FTS is 12% more efficient than T2FTS. Therefore, FCM-T2FTS can improve forecasting accuracy.
ANALISIS PERBANDINGAN KURIKULUM SINGAPURA DAN INDONESIA: KURIKULUM NASIONAL DAN MATEMATIKA Satriani, Rineka Brylian Akbar; Waluya, Stevanus Budi; Mulyono, Mulyono
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7731

Abstract

Penelitian ini membandingkan kurikulum nasional dan kurikulum matematika Indonesia dan Singapura melalui analisis dokumen resmi, buku teks, serta literatur akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum Singapura berorientasi pada kompetensi, menekankan kedalaman konsep, pemecahan masalah tingkat tinggi, serta struktur spiral yang sistematis. Buku teks matematika Singapura memuat soal non-rutin, representasi variatif, dan pendekatan Concrete–Pictorial–Abstract (CPA), sehingga mendukung kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konseptual siswa. Sebaliknya, kurikulum Indonesia, meskipun melalui Kurikulum Merdeka telah memberi ruang fleksibilitas, masih menghadapi tantangan berupa implementasi yang tidak merata, kedalaman materi yang terbatas, dominasi soal prosedural, serta kesiapan guru yang belum optimal. Perbedaan kualitas buku teks dan pendekatan didaktik tampak berkontribusi pada kesenjangan capaian internasional kedua negara, di mana Singapura konsisten unggul dalam asesmen PISA sementara Indonesia masih berada di bawah rata-rata OECD. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan desain kurikulum, peningkatan kualitas buku ajar, serta pengembangan kompetensi guru sebagai langkah strategis untuk memperkuat pembelajaran matematika dan meningkatkan daya saing pendidikan Indonesia.