Evaluasi program pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, termasuk di tingkat SMA. Proses evaluasi ini memungkinkan sekolah untuk menilai efektivitas program yang dijalankan dan menentukan langkah-langkah perbaikan yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model dan praktik evaluasi program pendidikan yang diterapkan di SMA untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Lokasi penelitian dilakukan di salah satu SMA di kawasan Medan, dengan melibatkan kepala sekolah, guru senior, dan staf pengajar sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi program pendidikan di SMA tersebut dilakukan secara berkala, meliputi evaluasi pembelajaran intrakurikuler, ekstrakurikuler, serta pengelolaan manajemen sekolah. Beberapa model evaluasi yang diterapkan di SMA tersebut adalah model CIPP (Context, Input, Process, Product) dan model Kirkpatrick. Praktik evaluasi yang dilakukan melibatkan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas pengajaran, memperbaiki kurikulum, dan meningkatkan fasilitas pendidikan. Tindak lanjut hasil evaluasi terlihat dalam penyempurnaan program pendidikan yang berdampak positif pada peningkatan kualitas akademik dan non-akademik siswa.