Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

AUDIT KESEIMBANGAN KONSUMSI DAN PRODUKSI BERAS PANDANWANGI (STUDI KASUS DI PB SINDANG ASIH, PB OKH DAN CV PURE KABUPATEN CIANJUR) Endah Lisarini; Niki Antika
AGRITA (AGri) Vol 1, No 1 (2019): JUNE
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.849 KB) | DOI: 10.35194/agri.v1i1.803

Abstract

Padi Pandanwangi merupakan komoditas unggulan lokal Kabupaten Cianjur. Dinyatakan unggulan karena memiliki nilai jual yang tinggi dan memiliki rasa nasi yang enak, pulen dan beraroma khas daun pandan sehingga diminati oleh kalangan masyarakat menengah ke atas. Di lain pihak terjadi penurunan jumlah petani yang menanam padi Pandanwangi yang menyebabkan turunnya produksi beras Pandanwangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tingkat konsumsi, besarnya tingkat produksi beras Pandanwangi di Kabupaten Cianjur dan mengetahui keseimbangan konsumsi dan produksi beras Pandanwangi di Kabupaten Cianjur. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Cianjur terutama di 7 kecamatan lokasi Indikasi Geografis penanaman padi Pandanwangi yaitu: Kecamatan Warungkondang, Gekbrong, Cugenang, Cianjur, Cilaku, Cibeber dan Campaka sejak bulan Februari sampai dengan bulan Juni 2019. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa konsumsi beras Pandanwangi di sebagian wilayah Kabupaten Cianjur sebesar 18 ton/bulan dan 216 ton/tahun sedangkan tingkat produksinya sebesar 187,1 ton/tahun.
TINGKAT KEPUASAN STAKEHOLDER TERHADAP KINERJA SATUAN PELAYANAN BALAI PENGAWASAN DAN SERTIFIKASI BENIH TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA WILAYAH I CIANJUR Asep Saepul Alam; Endah Lisarini; Leli Nurul Alawiyah
AGRITA (AGri) Vol 3, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.071 KB) | DOI: 10.35194/agri.v3i1.1523

Abstract

Balai Pengawasan Dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu instansi pelayanan di bidang sertifikasi benih yang telah terakreditasi dan diakui secara nasional maupun Internasional. BPSBTPH adalah salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian dan menjadi rujukan bagi pembangunan perbenihan tanaman pangan dan hortikultura khususnya di Jawa Barat dan umumnya di Indonesia.. Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut: (1) Mendeskripsikan peran dan tugas Satuan Pelayanan BPSBTPH Wilayah I Cianjur, (2) Mengkaji tingkat kepentingan stakeholder terhadap kinerja Satuan Pelayanan BPSBTPH Wilayah I Cianjur, (3) Mengkaji tingkat kepuasan stakeholder terhadap kinerja Satuan Pelayanan BPSBTPH Wilayah I Cianjur. Penelitian ini dilakukan pada bulan November sampai bulan Februari 2020 di Kabupaten Cianjur. Analisis yang digunakan deskriptif kualitatif, kuantitatif CSI dan IPA. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Satpel BPSBTPH Wilayah I Cianjur memiliki tugas dan peran yaitu pengawasan dini, madya dan hilir dengan kegiatan penilaian kultivar, pengujian di laboratorium, sertifikasi benih serta pengawasan pemasaran benih. (2) Tingkat kepentingan stakeholder terhadap kinerja Satpel BPSBTPH Wilayah I Cianjur diperoleh nilai rata-rata sebesar 4,45 yang berada pada rentang skala 4,20-5,00 berarti sangat penting. (3) Tingkat kepentingan stakeholder terhadap kinerja Satpel BPSBTPH Wilayah I Cianjur diperoleh nilai rata-rata sebesar 4,30 yang berada pada rentang skala 4,20-5,00 berarti sangat penting.
PENDAMPINGAN UMKM TERDAMPAK GEMPA CIANJUR 2022 DAN PEMANFAATAN APLIKASI DONASI DIGI-FASCH Endah Lisarini; Hanisa Sismaya Lestari; Asep Saepul Alam; Rahmat Taufiq Dwi Jatmika; Rosda Malia
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v4i2.794

Abstract

Not a few MSMEs in the Cugenang subdistrict, Cianjur regency stopped operating due to the 2022 Cianjur earthquake. By looking at their potential to revive, it is deemed necessary to provide assistance. Assistance was provided to 12 selected MSMEs, namely MSMEs that had never received assistance from any party but had great potential to be revived after the earthquake. Assistance includes business planning, business licensing, digital marketing including opening an online shop and preparing financial reports. Apart from the assistance provided by lecturers and students of the Faculty of Applied Science (FASTER) Suryakancana University (UNSUR), financial assistance was also provided to MSMEs collected from community donations through the Digi-Fasch donation application. The objectives of the assistance are: 1) Help 12 MSMEs affected by the Cianjur earthquake in Sarampad and Benjot villages, Cugenang sub-district through community donations collected from the Digi-fasch application; and 2) Increase insight into MSMEs regarding digital marketing and doing business (selling) through online media. Mentoring is carried out using lecture, discussion, tutorial, and demonstration methods equipped with mentoring modules including modules: on business planning in the form of goods, business planning in the form of services, determining a marketable business name, company business licensing (PT), business licensing in the form of CV, business licensing individual, logo design, packaging, labels, packaging, marketplace types, creating a shop account on Tiktok, creating promotional content on social media, digital marketing, preparing MSME financial reports, cash flow reports and profit loss reports. To determine the success of mentoring, 1) pre-test before mentoring and post-test afterward; 2) monitoring and evaluation. The results of the assistance show that 1) 12 MSMEs were helped in reactivating their businesses through assistance and donations; 2) There is an increase in skills and positive attitudes towards managing MSMEs digitally
SOSIALISASI PENGGUNAAN DIGIFASCH (DIGItal FASter CHarity) : APLIKASI PENGUMPULAN MODAL PELAKU UMKM TERDAMPAK GEMPA BUMI CIANJUR Hanisa Sismaya Lestari; Endah Lisarini; Asep Saepul Alam; Desi Dwi Jayanti; M. Yahya Ahmad
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i1.797

Abstract

Community service was carried out for 12 MSMEs affected by the earthquake. These 12 MSMEs were selected from the selection results from Benjot and Sarampad Villages. The aim of this activity is to assist MSMEs affected by the Cianjur earthquake which occurred in 2022. As a result of this earthquake, many MSMEs have had their businesses stopped due to limited capital. So far, government assistance has focused on providing food after the earthquake, but has not focused on capital assistance to continue business. The community service carried out by lecturers and students at the Faculty of Applied Science, Suryakancana University, focuses on mentoring, followed by socialization on how to use fundraising applications, from creating an account to creating a campaign, which was delivered to 24 accompanying students who for 5 months accompanied MSMEs to take part in 20 mentoring sessions. and finally closed with the activity of distributing donations to each MSME
PROSPEK PRODUKSI DAN PEMASARAN BERAS PANDANWANGI MURNI DI WILAYAH PEMASARAN KABUPATEN CIANJUR Lisarini, Endah; Mahdi, Hilmi
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.556 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v5i1.2168

Abstract

Tingkat produksi dan konsumsi beras baik di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten menunjukkan angka yang beragam dari sejumlah sumber yang berbeda. Berdasarkan observasi lapang tahun 2018 di daerah Indikasi Geografis Padi Pandanwangi Cianjur, kondisi tingkat produksi dan konsumsi beras mengalami fluktuasi. Hal ini yang mendasari dilakukan kajian mengenai prospek produksi dan pemasaran beras khususnya Pandanwangi murni di Cianjur. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji: 1) peluang pengembangan produksi padi Pandanwangi di daerah Indikasi Geografis, 2) prospek pemasaran beras Pandanwangi.  Data tanggapan mengenai tingkat prospek dan besarnya hambatan pengembangan produksi dan pemasaran beras Pandanwangi diperoleh dari 5 petani dan 3 toko beras di Cianjur. Jumlah responden terbatas disebabkan sedikitnya jumlah petani yang terus menanam Pandanwangi hingga dua tahun terakhir ini, dan tidak semua toko beras menjual beras Pandanwangi murni Cianjur. Sampel diambil dengan teknik non probability purposive sampling dari populasi petani produsen dan pengecer beras yang ada di wilayah pemasaran beras Cianjur. Untuk menjawab tujuan penelitian pertama, dilakukan pengkategorian kelas tingkat prospek dan hambatan. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang sama juga dilakukan untuk menjawab tujuan penelitian kedua. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa: 1) Tingkat prospek dan hambatan produksi padi Pandanwangi murni Cianjur, berturut-turut pada kategori prospek dan cukup ada hambatan. Nilai skor rata-rata tanggapan responden berturut-turut sebesar 4.08 dan 3.28 pada skala 1 – 4.  2) Tingkat prospek dan hambatan pemasaran beras Pandanwangi murni Cianjur, masing-masing adalah sangat prospek dan cukup ada hambatan dengan nilai skor rata-rata sebesar 4.24 dan 3.39 (skala 1- 4). Kata kunci : prospek, hambatan, produksi, pemasaran, beras Pandanwangi
PENGARUH STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBELIAN, BAURAN PEMASARAN PRODUK DAN TEMPAT TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (Studi Kasus di Toko Buah Berkah Jaya Cianjur) Lisarini, Endah; Septiani, Dian
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v7i2.4751

Abstract

Hubungan baik antara penjual dengan konsumen perlu dijaga dan dipelihara agar dapat menjadi pelanggan tetap atas produknya. Indikator seorang konsumen menjadi pelanggan dapat dilihat dari tingkat keseringan konsumen tersebut membeli produk yang sama di tempat yang sama. Apakah perilaku konsumen seperti itu menunjukkan adanya kepuasan. Untuk itu dilakukan penelitian dengan tujuan mengkaji pengaruh : 1) standar operating procedur pembelian terhadap kepuasan konsumen; 2) bauran pemasaran produk terhadap kepuasan konsumen; 3) bauran tempat terhadap kepuasan konsumen; 4) standar operating procedur pembelian, bauran produk, dan bauran tempat secara bersama-sama terhadap kepuasan konsumen toko buah usaha dagang Berkah Jaya Cianjur. Untuk mendapatkan data respon pelanggan dihimpun data primer penelitian dari 120 responden yang minimal setahun terakhir berbelanja buah di Toko Buah Berkah Jaya. Karakteristik responden secara umum adalah : didominasi perempuan (64.2%), sebagian besar berusia 15 – 64 tahun (98%), terbanyak berpendidikan S1 (43.3%). Karena jumlah populasi pengunjung tidak diketahui secara pasti, maka pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling dengan teknik accidental sampling dan disesuaikan dengan persyaratan jumlah sampel minimal metode analisis jalur. Untuk menjawab tujuan penelitian, dilakukan analisis jalur terhadap data variabel standard operating procedur pembelian dengan indikator kemudahan, kerapian dan ketertiban berbelanja, bauran pemasaran produk dengan indikator keragaman jenis dan keragaman ukuran, bauran pemasaran tempat dengan indikator ketersediaan fasilitas, kemudahan akses, kenyamanan dan kepuasan konsumen dengan indikator kesesuaian dengan harapan dan keinginan. Diperoleh hasil penelitian yang menyimpulkan : 1) standard operating procedur pembelian berpengaruh tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen; 2) bauran pemasaran produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen; 3) bauran pemasaran tempat berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen; dan 4) standar operasional pembelian, bauran produk, dan bauran tempat secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Standard operating procedur pembelian secara parsial berkontribusi kecil dalam memberikan kepuasan konsumen. Hal ini disebabkan adanya pengaruh kebiasaan konsumen yang kurang mempedulikan adanya ketertiban, kerapian yang tujuannya untuk memudahkan dalam berbelanja. Konsumen pada umumnya memberikan respon puasnya pada produk dan tempat berbelanja. Keadaan seperti ini dapat menjadi perhatian bagi penjual dalam menertibkan konsumennya melalui pendekatan kebiasaan mereka atau budaya setempat, misalnya dengan membuat alur antrian. Kata kunci : Standard operating procedur, kepuasan konsumen
TINGKAT KEPENTINGAN DAN KINERJA TERHADAP KEPUASAN MITRA PT. KREASI NOSTRA MANDIRI (SAYURBOX) Lisarini, Endah; Suryana, Adang; Romadona, Rosy
JURNAL AGRITA Vol 5, No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agri.v5i2.3413

Abstract

PT. Kreasi Nostra Mandiri (Sayurbox) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertanian dengan menjual berbagai kebutuhan masyarakat, khsusunya kebutuhan pangan. Hortikultura merupakan salah satu bagian dari sub-sektor pertanian yang beragam yang terdiri dari sayuran, buah-buahan, florikultura (tanaman hias), dan biofarmaka (tanaman obat). Sayuran merupakan salah satu komoditas hortikultura yang menempati posisi penting sebagai produk pertanian yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengkaji tingkat kepentingan kinerja PT. Kreasi Nostra Mandiri (Sayurbox) terhadap mitra, 2. Mengkaji tingkat kepuasan mitra terhadap PT. Kreasi Nostra Mandiri (Sayurbox). Variabel bebas pada penelitian ini terdiri dari tingkat kepentingan dan kinerja dengan variabel terikatnya yaitu kepuasan mitra. Data yang didapatkan bahwa 37 responden pada penelitian ini seluruhnya berjenis kelamin laki-laki dengan rentang usia 35% berusia 41-≤50 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan teknik simple random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA), analisis ini digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan dan menganalisis sejauh mana tingkat kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian antara kepentingan dan kinerja mendapatkan hasil rata-rata sebesar 94%, dengan atribut yang memberikan kepentingan tertinggi yaitu atribut “Produk yang disuplai ke PT. Kreasi Nostra Mandiri (Sayurbox) dihargai dengan layak” dan yang memiliki tingkat kepentingan terendah yaitu atribut “Harga sudah disepakati dan mempertimbangkan sesuai dengan kualitas produk”. Adapun indeks kepuasan mitra terhadap PT. Kreasi Nostra Mandiri (Sayurbox) masuk kedalam kategori sangat memuaskan dengan persentase 81,84%.
KEPUASAN KONSUMEN KOPI PADA PROGRAM PRODUCT, PRICE, PLACE dan PROMOTION DI CAFÉ NINETY COFFEE CIANJUR Lisarini, Endah; Fauziah, Siti Iska
Jurnal Administrasi Bisnis (JUBIS) Vol 4, No 1 (2024): June
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis Internasional, FASTER, UNSUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jubis.v4i1.4046

Abstract

Café Ninety Coffee merupakan salah satu café yang berada di Kabupaten Cianjur. Café ini diminati oleh kalangan muda hingga tua. Minuman kopi menjadi salah satu minuman yang best seller di café Ninety Coffee. Untuk keberlangsungan bisnisnya, kepuasan konsumen menjadi tujuan utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji : Pengaruh program product, price, place dan promotion secara simultan dan parsial terhadap kepuasan konsumen. Data dikumpulkan dari 70 responden dengan Teknik sampling non probability accidental sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis jalur untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung variabel bebas terhadap variabel terikat baik secara parsial ataupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : program product, price, place dan promotion berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kepuasan konsumen. Program produk berpengaruh tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen, sementara program harga, tempat dan promosi berpengaruh signifikan.