Khoirul Anas
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Laporan Arus Kas Sebagai Alat Ukur Kinerja Koperasi (Studi Pada Koperasi Wanita ‘Aisyiyah As-Sakinah Jember): Arus Kas Sebagai Alat Ukur Kinerja Koperasi Khoirul Anas; Diah Kusuma Hartina; Ni Nyoman Putu Martini G
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 4 No. 01 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v4i01.337

Abstract

Aisyiyah merupakan organisasi perempuan Persyarikatan Muhammadiyah, merupakan gerakan Islam dan dakwah amar makruf nahi mungkar. Sebagai organisasi perempuan keagamaan terbesar di Indonesia ‘Aisyiyah juga memiliki beragam kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat salah satunya dibidang perniagaan yaitu koperasi. Koperasi merupakan salah satu wujud kemandirian ‘Aisyiyah dalam rangka memajukan, mengembangkan dan pemberdayaan anggotanya. Namun dalam praktiknya tidak sedikit koperasi yang masih kurang dalam pengelolaan manajemen koperasi khususnya dalam pembuatan laporan arus kas. Dengan demikian dirasa perlu untuk dilakukanya penyuluhan tentang pembuatan laporan arus kas sesuai dengan standart akuntasi secara umum. Diharapkan dengan begitu laporan arus kas koperasi jauh lebih baik lagi dan sesuai dengan standart akuntasi. Dengan demikian koperasi yang sehat dapat memberdayakan, memajukan, dan mensejahterakan anggotanya.
Epistemology Of Thematic Interpretation: A Comparison Of The Methodological Frameworks Of Al-Farmāwī And Abdullah Saeed Khoirul Anas; Achmad Jazuli Affandi; Ahmad Fawaid
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the epistemology of thematic Qur’anic interpretation through a comparative analysis of the methodological frameworks developed by ‘Abd al-Ḥayy al-Farmāwī and Abdullah Saeed. The study aims to identify the epistemological similarities and differences between the two scholars, particularly regarding the sources of interpretive authority, the role of context, value orientation, and their methodological implications for contemporary thematic exegesis. Employing qualitative library research, this study applies an epistemological and comparative approach to the primary works of both scholars and relevant academic literature. The findings indicate that al-Farmāwī represents a textual-normative and systematic epistemology of thematic interpretation, emphasizing the internal coherence of Qur’anic verses. In contrast, Abdullah Saeed advances a contextual and value-oriented epistemology that highlights the dynamic interaction between the Qur’anic text, the historical context of revelation, and contemporary realities. Despite these differences, both approaches converge in their rejection of atomistic interpretation and their commitment to a comprehensive thematic method. This study argues that integrating textual coherence and contextual relevance offers a significant pathway for the further development of thematic Qur’anic interpretation in contemporary Islamic scholarship
Maqāṣid al-Syarī‘ah Berbasis Sistem Perspektif Jasser Auda dan Relevansinya bagi Hukum Islam Kontemporer Luthviyah Romziana; Achmad Jazuli Afandi; Kholil Syamsul; Khoirul Anas
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas maqāṣid al-syarī‘ah dalam perspektif Jasser Auda serta relevansinya bagi pengembangan hukum Islam kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi maqāṣid al-syarī‘ah menurut Jasser Auda, mengkaji pendekatan sistem (systems approach) yang ditawarkannya, serta menilai relevansi dan implikasinya terhadap ijtihad hukum Islam modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), dengan sumber data utama berupa karya-karya Jasser Auda dan didukung oleh artikel jurnal ilmiah berbahasa Indonesia yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maqāṣid al-syarī‘ah versi Jasser Auda bersifat dinamis, multidimensional, kontekstual, dan berorientasi tujuan (purposefulness), sehingga mampu menjembatani antara teks normatif dan realitas sosial. Pendekatan sistem memberikan kontribusi metodologis penting dalam memperkuat ijtihad hukum Islam agar lebih responsif terhadap tantangan kontemporer. Meskipun demikian, pendekatan ini masih menghadapi tantangan dalam aspek operasionalisasi dan penerapannya pada level hukum positif. Oleh karena itu, pemikiran maqāṣid Jasser Auda memiliki relevansi signifikan bagi pengembangan hukum Islam kontemporer, dengan catatan perlunya pengembangan metodologis lanjutan agar tetap menjaga batas normatif syariat.