Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Model Manajemen Pendidikan Pesantren Berbasis Nilai untuk Pembentukan Kemandirian Santri Nursaman
Moderasi : Journal of Islamic Studies Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/moderasi.v5i1.108

Abstract

This study explores the implementation of pesantren-based management in shaping student autonomy at Pondok Pesantren Darul Ulum Karangpandan, Rejoso, Pasuruan. The research focuses on the role of kyai leadership, the structure of student self-reliance programs, and the internalization of pesantren values within the educational process. Employing a qualitative approach with an intrinsic case study design, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The findings reveal that core pesantren values—such as sincerity, responsibility, and simplicity—serve as the foundation for managerial practices. The kyai plays a central role, functioning both as a spiritual leader and a policy director through a participatory leadership style. Programs including student cooperatives, entrepreneurship training, and daily task routines were shown to effectively foster both personal and social independence among students. The study affirms that value-oriented management rooted in pesantren culture offers a contextually grounded educational model that is both spiritually meaningful and practically effective. This model holds potential for replication in other pesantren with similar educational visions.
Kebijakan Moneter dan Capital Market dalam Perspektif Ekonomi Makro Islam di Indonesia Nursaman; Athoillah, M. Anton
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v2i1.41732

Abstract

Metodologi penelitian yang digunakan dalam jurnal ini bersifat deskriptif-analitis. Diantara tujuan kebijakan moneter adalah mengarahkan perekonomian makro ke kondisi lebih baik atau yang diinginkan, salah satunya menjaga stabilitas tukar mata uang. Kondisi tersebut diukur dengan menggunakan indikator-indikator makro utama, yaitu terpeliharanya pertumbuhan ekonomi yang baik, stabilitas harga umum yang terkendali, dan menurunnya pengangguran. Adapun fungsi dari pada capital market adalah Sumber Penghimpun Dana, Alternatif Investasi Para Investor, Penghimpun Dana Modal Pasar dan Modal Relatif Rendah. Hasil tidaknya kebijakan moneter dan capital market, dipengaruhi oleh dua faktor : pertama; kuat tidaknya hubungan kebijakan moneter dan capital market dengan kegiatan ekonomi, kedua; ada pengaruh tidaknya antara kebijakan moneter dan capital market terhadap pertumbuhan ekonomi dalam perspektif ekonomi makro Islam.
ANALISIS PENGARUH NERACA PERDAGANGAN DAN SUKU BUNGA ACUAN TERHADAP STABILITAS NILAI TUKAR RUPIAH DI INDONESIA Aqdam Shihab; Nursaman
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/c64y0s96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh neraca perdagangan dan suku bunga acuan terhadap stabilitas nilai tukar Rupiah. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menerapkan metode Regresi Linier Berganda (OLS) dengan uji asumsi klasik terhadap data time series bulanan periode 2017–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, neraca perdagangan dan suku bunga acuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas nilai tukar Rupiah. Surplus neraca perdagangan berkontribusi melalui peningkatan pasokan valas, sedangkan kenaikan suku bunga acuan mendorong arus modal masuk sehingga memperkuat nilai tukar. Hasil ini sejalan dengan temuan Laili dan Wahyuningsih (2023), Fahmi (2023), serta Hakim (2023) yang menegaskan hubungan erat antara stabilitas makroekonomi dan kebijakan moneter. Selain itu, dinamika neraca perdagangan sebagaimana dikemukakan oleh Thirafi (2020) dan Ginting (2014) menunjukkan pentingnya sektor ekspor-impor dalam menjaga keseimbangan eksternal. Implikasi kebijakan dari temuan ini adalah perlunya sinergi antara kebijakan fiskal yang mendukung surplus perdagangan dan kebijakan moneter yang optimal dalam pengendalian suku bunga untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah secara berkelanjutan.
PENGARUH KREDIT, SIMPANAN, DAN INVESTASI TERHADAP EKSPOR NONMIGAS DI PROVINSI JAWA TIMUR Dyta Dwi Kusuma; Fiqih fadhillah; Nursaman; Alief Rakhman Setyanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xg326c83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyaluran kredit, simpanan masyarakat, dan investasi terhadap kinerja ekspor nonmigas di Provinsi Jawa Timur selama periode 2020–2024. Mengingat peran strategis Jawa Timur dalam ekonomi nasional, studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda yang diolah melalui EViews 12, berdasarkan 53 observasi data runtun waktu dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa secara parsial, ketiga variabel independen tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap ekspor nonmigas. Hal ini mengindikasikan bahwa alokasi kredit dan investasi saat ini mungkin masih terkonsentrasi pada sektor konsumtif atau non-tradable (seperti properti), bukan sektor produktif yang berorientasi ekspor. Namun, secara simultan, ketiga variabel terbukti memiliki pengaruh signifikan, menegaskan pentingnya sinergi elemen keuangan. Temuan ini mengimplikasikan perlunya reorientasi kebijakan pemerintah daerah dan perbankan untuk memfokuskan pembiayaan serta insentif investasi secara spesifik pada industri manufaktur berorientasi ekspor guna meningkatkan daya saing global Jawa Timur.
Implementasi Manajemen Berbasis Madrasah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Islam Nursaman; Nursaman
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 14 No. 1 (2026): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v14i1.1194

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam dan mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilannya. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBM meningkatkan efektivitas manajemen, kualitas pembelajaran, partisipasi masyarakat melalui komite, serta memperkuat integrasi nilai-nilai Islam dalam tata kelola lembaga. Implikasi: Penelitian ini memberikan implikasi terhadap penguatan kapasitas manajerial kepala madrasah dan inovasi kurikulum terintegrasi demi mutu kelembagaan berkelanjutan. Orisinalitas: Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kebaruan model tata kelola madrasah yang mensinergikan kepemimpinan transformasional Islami dengan partisipasi masyarakat berbasis nilai ta'awun. Purpose: This study aims to analyze the implementation of Madrasah-Based Management (MBM) in improving Islamic education quality and identify its key success factors. Methodology: This study employs a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and document analysis, and analyzed using thematic analysis techniques. Findings: The study indicates that MBM implementation enhances institutional management effectiveness, learning quality, and community participation through madrasah committees while strengthening Islamic value integration. Implications: This study provides implications for upgrading the principal's managerial capacity and driving integrated curriculum innovations for sustainable institutional quality. Originality: This study contributes to the novelty of madrasah governance models that synergize transformational Islamic leadership with community participation rooted in ta'awun principles.