p-Index From 2021 - 2026
0.817
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Rekayasa Mesin
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rancang Bangun Spot Welding 25A dengan Perhitungan Beban Daya Trafo Kurnia Sandy, Muhammad Khoir; Utama, Firman Yasa; Sakti, Arya Mahendra; Fitri Ganda, Andita Nataria
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 8 No 01 (2023): JRM April 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v8i01.54273

Abstract

Pada tahun 2021, jumlah kendaraan mobil penumpang di Indonesia mencapai 16.903.094 unit diimbangi angka kecelakaan lalu lintas darat di Indonesia, mencapai 103.645 kasus. Kecelakaan tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada cat dan bodi kendaraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang bangun Alat Spot Welding 25A. Penelitian ini menggunakan metode perancangan yang bertujuan untuk membuat besar arus listrik dan voltase tertentu sehingga didapatkan nilai daya yang dibutuhkan. Alat Spot Welding ini direncanaka nmemiliki kuat arus sebesar 25A dan tegangan sebesar 9V. Dalam percobaan modifikasi trafo bekas mikrowave, dilakukan pengubahan lilitan sekunder menggunakan kawat Email EIW berdiameter 2,7 mm. Hasilnya, diperoleh voltase sebesar 9 volt dan kuat arus sebesar 25A. Selanjutnya, dilakukan percobaan dent pulling menggunakan tiga jenis material, yaitu besi, aluminium, dan tembaga, pada plat besi dengan ketebalan 0,6 mm. Percobaan ini menggunakan tegangan 9 volt, kuat arus 25A, dan waktu selama 6 detik. Namun, dalam percobaan tersebut, dent pulling dengan menggunakan material aluminium tidak dapat menempel dengan tegangan, kuat arus, dan waktu yang sama seperti yang lainnya.
Rancang Bangun Mini Portable Ekstruder Produksi Bioplastik Dari Pati Singkong khuluq ma'addin, khusnul; Nugroho, Aji; Mahendra Sakti, Arya; Fitri Ganda, Andita Nataria
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 02 (2025): JRM Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i02.71430

Abstract

Plastik merupakan bahan yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, namunmemiliki dampak negatif terhadap lingkungan akibat limbah yang sulit terurai. Salah satu solusiuntuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengembangkan bioplastik berbahan dasar patisingkong, yang lebih ramah lingkungan dan mudah terdegradasi. Namun, proses produksi bioplastikmasih menghadapi kendala, seperti biaya produksi tinggi dan kebutuhan alat yang kompleks. Olehkarena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun mini portable ekstrudersebagai alat produksi bioplastik skala kecil yang lebih efisien, ekonomis, dan mudah dioperasikan.Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D), dimulai dariperancangan, pembuatan, hingga pengujian alat. Mini ekstruder ini dirancang dengan motor DC ¼HP dan gearbox rasio 1:12,5, serta dilengkapi sistem pemanas menggunakan band heater. Prosesekstrusi dilakukan pada suhu 150°C dengan variasi kecepatan screw 50 rpm, 75 rpm, dan 100 rpm. Mini portable ekstruder ini berhasil memproduksi filamen bioplastik dari pati singkong, sertamemiliki potensi besar dalam mendukung produksi skala kecil dan pemanfaatan limbah organik,sebagai bahan baku ramah lingkungan.
Analisis Biaya Produksi Mesin Ball Mill Skala Laboratorium Alfie, Fahmi Putra; Fitri Ganda, Andita Nataria; Sakti, Arya Mahendra
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 03 (2025): JRM Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i03.73706

Abstract

The ball mill is one of the essential machines used to reduce material size to the micro and nano scale. At the laboratory level, this machine is highly beneficial for research and technology development, yet its production cost often becomes a challenge. This study aims to analyze the production cost of a laboratory-scale ball mill in detail as a reference for more efficient planning. The research method applied an experimental approach by directly manufacturing one unit of the ball mill, starting from design planning, material procurement, fabrication process, up to cost calculation. All data covering material requirements, labor costs, and process expenses were calculated based on manufacturing standards. The results showed that the total production cost of the laboratory-scale ball mill was IDR 3,807,491, consisting of material costs of IDR 3,094,600, process costs of IDR 512,891, and planning costs of IDR 200,000. With a profit margin of 35%, the recommended selling price was IDR 5,140,112 per unit. This study emphasizes the importance of production cost analysis as a basis for budget control, price determination, and machine development strategies at both laboratory and small-scale industrial levels.
Analisis Sifat Mekanik Bioplastik PLA–Tepung Kulit Pisang pada Beragam Suhu Pemrosesan melalui Injection Molding Maulana, Adimashqi; Fitri Ganda, Andita Nataria; Puspitasari, Dewi; Abdulloh, Isa Yuanata
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 11 No 01 (2026): JRM April 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v11i01.74650

Abstract

This study analyzes the effect of injection molding processing temperature variation on mechanical properties of bioplastic based on polylactic acid (PLA) reinforced with bananapeel flour. Material was processed at three different temperatures (200°C, 225°C, 250°C) with70% PLA–30% banana peel flour composition. Tensile testing was performed using Universal Testing Machine (UTM) according to ASTM D638 Type I standard to measure tensile strength and elastic modulus. Results showed that 225°C produced the highest tensile strength of 50.96 MPa and elastic modulus of 49.96 MPa, far exceeding 200°C (27.09 MPa;21.99 MPa) and 250°C (35.97 MPa; 30.40 MPa). This research confirms that there is an optimum temperature of 225°C that produces the best balance between material structure homogeneity and matrix–filler interfacial bonding, making PLA–banana peel flour bioplastic potentially suitable as a conventional plastic substitute with competitive mechanical properties.