Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI TENTANG BAHAYA MAKANAN CEPAT SAJI DI SMK SENTRA MEDIKA CIKARANG dewi, Masita Sari; Awanda Pramudita Okhanza; Muhammad Farhan Satya Baskoro; Mohammad Fadly; Salma Nabila; Mutiah; Retno Tri Anjani; Elda Nopriyanti; Marselina; Nuzul Gyanata Adiwisastra
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/w691m017

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan yang pesat terjadi pada masa remaja salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu asupan gizi dan nutrisi yang baik, kebiasaan konsumsi makanan yang tidak sehat  mempengaruhi kesehatan dan pertumbuhan. Zaman sekarang yang serba modern, remaja menginginkan segala sesuatunya serba instan bahkan dalam memilih makanan sehingga makanan fast food atau yang dikenal dengan makanan cepat saji masih menjadi makanan yang populer untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan sosialisasi dengan sasaran siswa SMK Sentra Medika Cikarang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi siswa SMK tentang pentingnya menjaga pola hidup, salah satunya dari memilih makanan yang sehat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi  langsung dengan menggunakan media presentasi yaitu PowerPoint dan pembagian leaflet kepada peserta sebagai informasi tambahan. Kegiatan berlangsung selama 130 menit dan jumlah peserta sebanyak 30 siswa SMK Sentra Medika Cikarang. Evaluasi terhadap peserta dilakukan sebelum dan sesudah sosialisasi, berdasarkan hasil evaluasi sebelum pemaparan materi diperoleh nilai rata-rata seluruh siswa sebesar 64% dengan kategori cukup baik dan berdasarkan hasil evaluasi setelah sosialisasi  diperoleh nilai rata-rata siswa secara keseluruhan  sebesar 80,7% dengan kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dapat meningkatkan pengetahuan peserta secara signifikan.
Transformasi Produksi Musik Di Era Digital: Studi Kasus Label Musik Besar Dan Dampaknya Pada Industri Musik Global Mohammad Fadly
Pro Film Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 - Maret 2025
Publisher : Pro Film

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi digital telah secara fundamental mengubah industri musik, memaksa label-label musik besar untuk beradaptasi dari model produksi analog yang eksklusif ke ekosistem digital yang lebih terbuka. Meskipun dampaknya pada distribusi telah banyak diteliti, terdapat kesenjangan pemahaman mengenai bagaimana label besar secara spesifik mentransformasikan alur kerja produksi internal mereka sebagai respons terhadap disrupsi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam transformasi metode produksi musik di dalam label-label musik besar dan mengeksplorasi implikasinya terhadap strategi operasional serta keberlanjutan mereka di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus majemuk, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, analisis dokumen, dan observasi partisipatif dengan 15-20 profesional industri (produser, manajer A&R, musisi) di Los Angeles, New York, dan Jakarta, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan utama menunjukkan bahwa label besar tidak meninggalkan metode lama, melainkan mengadopsi model produksi hibrida yang strategis, menggabungkan kualitas sonik analog dengan efisiensi digital. Peran A&R telah berevolusi dari berbasis intuisi menjadi sangat bergantung pada analisis data besar (big data) untuk akuisisi bakat dan keputusan kreatif. Kolaborasi jarak jauh telah menjadi norma, memberdayakan artis dengan otonomi yang lebih besar, sementara output kreatif kini dioptimalkan untuk ekosistem streaming, melahirkan fenomena “The Streaming Sound” dan strategi rilis konten berkelanjutan. Implikasinya, penelitian ini menantang narasi disrupsi pasif dan menunjukkan adaptasi proaktif oleh pemain industri mapan. Secara teoretis, temuan ini memperkaya pemahaman tentang inovasi berkelanjutan dan menggarisbawahi data sebagai aset kompetitif utama dalam ekonomi kreatif. Secara praktis, hasil ini menyoroti kebutuhan mendesak bagi para pemangku kepentingan industri—mulai dari label hingga institusi pendidikan—untuk mengembangkan kompetensi hibrida yang mengintegrasikan keahlian kreatif, teknis, dan analitik data.