Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI TENTANG BAHAYA MAKANAN CEPAT SAJI DI SMK SENTRA MEDIKA CIKARANG dewi, Masita Sari; Awanda Pramudita Okhanza; Muhammad Farhan Satya Baskoro; Mohammad Fadly; Salma Nabila; Mutiah; Retno Tri Anjani; Elda Nopriyanti; Marselina; Nuzul Gyanata Adiwisastra
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/w691m017

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan yang pesat terjadi pada masa remaja salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu asupan gizi dan nutrisi yang baik, kebiasaan konsumsi makanan yang tidak sehat  mempengaruhi kesehatan dan pertumbuhan. Zaman sekarang yang serba modern, remaja menginginkan segala sesuatunya serba instan bahkan dalam memilih makanan sehingga makanan fast food atau yang dikenal dengan makanan cepat saji masih menjadi makanan yang populer untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan sosialisasi dengan sasaran siswa SMK Sentra Medika Cikarang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi siswa SMK tentang pentingnya menjaga pola hidup, salah satunya dari memilih makanan yang sehat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi  langsung dengan menggunakan media presentasi yaitu PowerPoint dan pembagian leaflet kepada peserta sebagai informasi tambahan. Kegiatan berlangsung selama 130 menit dan jumlah peserta sebanyak 30 siswa SMK Sentra Medika Cikarang. Evaluasi terhadap peserta dilakukan sebelum dan sesudah sosialisasi, berdasarkan hasil evaluasi sebelum pemaparan materi diperoleh nilai rata-rata seluruh siswa sebesar 64% dengan kategori cukup baik dan berdasarkan hasil evaluasi setelah sosialisasi  diperoleh nilai rata-rata siswa secara keseluruhan  sebesar 80,7% dengan kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dapat meningkatkan pengetahuan peserta secara signifikan.
PEMBERIAN SALEP EKSTRAK DAUN PISANG AMBON (Musa paradisiaca var.sapientum) TERHADAP ULKUS TIKUS DIABETIK YANG DIINDUKSI ALOKSAN: Array La Ode Muhammad Anwar; Armi Armi; Marselina Marselina; Masita Sari Dewi; Salma Hilmy Rusydi Hashim; Embriana Dinar Pramestyani; Nuzul Gyanata Adiwisastra; Cyto Yudha Kurniawan; Cindy Junita Romli; Awanda Pramudita Okhanza; Mahesa Mahesa
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 2 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i2.382

Abstract

Introduction: Diabetes is a chronic condition that occurs when the pancreas does not produce enough insulin or when the body cannot adequately use the insulin it does produce. This increases the sugar in the blood. One of the effects of diabetes is the formation of ulcers. Method: The ointment preparation formulations that have been made are then evaluated, including organoleptics, homogeneity, spreadability, pH, viscosity, and stability. The test animals used were 30 test animals consisting of 5 groups, each group consisting of 5 rats. Group I rats were given a topical preparation of 10% extract ointment. Group II was given a topical preparation of ointment extract with a concentration of 15%. Group III topical preparation of ointment extract with a concentration of 20% Group IV without treatment. Group V, as a positive control, was given betadine ointment. Induction of rats was done by giving alloxan monohydrate intraperitoneally. Results: Ulcer testing on 10% ointment has the best healing rate compared to the control. The 20% ointment took four days to heal the ulcer. The 15% ointment and the control took six days to heal. Conclusion: The 10% ointment formula has the best healing of diabetic ulcers compared to the control given.