Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Application of Work Safety and Health Management System (K3) and Organizational Culture On Employee Work Satisfaction In dr. Soepraoen Malang Hospital Suripto, Suripto; Melda Suhita, Byba; Indasah, Indasah
Journal for Research in Public Health Vol. 1 No. 1 (2019): July
Publisher : Master of Public Health Program Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Occupational safety and health (K3) is an effort to create a safe and comfortable atmosphere to achieve the highest productivity. Factors which influence to achieve the purpose of these efforts, including the company's commitment; leadership policy regarding (K3); policies for the creation of a work environment in order to create K3, delegation of authority, implementation of training and education during the project; prevention of workplace accidents; tracing the main causes of work accidents; measure program performance (K3); and continuous documentation and records of work accidents. The research design used is quantitative research. The sampling technique used proportional sampling with a sample of 100 respondents. Data analysis techniques using multiple linear regression tests. The results show that there was a significant effect and the t test showed 6,665> t table (2,000), meaning that occupational safety and health had a significant effect on job satisfaction and there was a significant effect and the t test showed 6.802> t table (2,000), meaning spatial planning significant effect on employee job satisfaction. Based on the explanation, it can be concluded that the better the K3 management system, organizational culture, K3 management system, the higher the level of Employee Job Satisfaction at the Hospital. II dr. Soepraoen; and the organizational culture (X2) has the highest dominant influence toward employee satisfaction.
PENYULUHAN RESIKO KEHAMILAN PADA REMAJA DI UPDT PUSKESMAS TUTUYAN PROVINSI SULAWESI UTARA Siswanti, Siswanti; Melda Suhita, Byba; Peristiowati, Yuly
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 2 No 1 (2022): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.781 KB) | DOI: 10.24034/kreanova.v2i1.5303

Abstract

Kehamilan pada masa remaja merupakan dilema nasional dan internasional tidak hanya untuk kesehatan remaja dan bayi tetapi juga bagi masyarakat luas. Tingkat kematian ibu dan hasil neonatal lebih tinggi pada ibu remaja, termasuk kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan kebutuhan untuk perawatan intensif bayi baru lahir. Kehamilan dini merupakan salah satu faktor kehamilan berisiko tinggi yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu serta tumbuh kembang janin. Insiden di Pusat Kesehatan Masyarakat UPTD Tutuyan, Provinsi Sulawesi Utara pada 100% pernikahan dini dan 48% kehamilan dini. Pengabdian kepada masyarakat ini diberikan informasi mengenai faktor risiko kehamilan pada remaja dan mengidentifikasi angka pencegahan kehamilan pada remaja di Pusat Kesehatan Masyarakat UPTD Tutuyan, Provinsi Sulawesi Utara. Dalam layanan ini, terdapat berbagai permasalahan yang perlu diprioritaskan. Metode yang digunakan untuk menentukan prioritas masalah menggunakan metode SWOT, metode USG dan metode tulang ikan. Penyuluhan faktor risiko kehamilan dini merupakan program yang dilakukan berdasarkan masalah prioritas yang diperoleh. Penyuluhan sosialisasi faktor risiko kehamilan pada masa remaja sudah dilakukan dengan baik, namun masih ada beberapa kelemahan yaitu minimnya tenaga kesehatan yang terlibat dalam program penyuluhan dan juga masih banyak kejadian perkawinan dini di daerah sekitar Tutuyan, Provinsi Sulawesi Utara.