Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REPRESENTASI MAKNA VISUAL PADA POSTER FILM HOROR PEREMPUAN TANAH JAHANAM Wulandari, Aisyah Indri; Islam, Muhammad Ariffudin
BARIK Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdkv.v1i1.35644

Abstract

Poster film memegang peranan yang penting sebagai media promosi film. Oleh karena itu, selain mampu menyampaikan pesan dengan baik, visualisasi poster harus dibuat secara unik dan juga menarik. Seperti halnya poster film Perempuan Tanah Jahanam, yang berfokus pada tanda visual seperti visual rambut yang berdiri, unsur budaya, dan karakteristik unsur-unsur desain seperti warna, layout, gambar, logo dan juga tipografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna tanda, yang terkandung pada poster film Perempuan Tanah Jahanam. Penelitian ini memanfatkan data primer (poster film Perempuan Tanah Jahanam) dan data sekunder (buku, dokumen, dan artikel). Selanjutnya data tersebut dideskripsikan ke dalam bahasa sehingga menghasilkan sebuah informasi terkait pertanyaan penelitian. Hal tersebut diperoleh dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce meliputi ikon, indeks, dan simbol yang terdapat pada tahapan interpretasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa poster film Perempuan Tanah Jahanam merepresentasikan sesuatu yang berbeda dengan kebanyakan poster film horor Indonesia, karena poster film ini tidak terdapat visual sosok hantu sebagai objek penarik perhatian. Poster film Perempuan Tanah Jahanam juga memuat unsur budaya rural dan juga urban, yang tergambar pada pakaian yang dikenakan tokohnya. Lebih lanjut, poster film Perempuan Tanah Jahanam menampilkan rasa mencekam dan menakutkan dengan cara yang lain, yaitu melalui pemilihan unsur-unsur desain seperti warna, tipografi, dan gambar. Hal tersebut menyebabkan poster ini memiliki anomali terhadap poster film horor dengan membawa warna baru. Keywords: Representasi, poster film, horor, Perempuan Tanah Jahanam
Menembus Media dengan Pena Guru: Inovasi Literasi Populer di Labschool UNESA Setianingrum, Vinda Maya; Sukardani, Puspita Sari; Aji, Gilang Gusti; Islam, Muhammad Ariffudin; Pramana, Pramana
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i2.184

Abstract

Transformasi peran guru dalam era digital menuntut keterampilan baru, termasuk kemampuan menulis artikel populer sebagai media refleksi, komunikasi publik, dan penguatan profesionalisme. Sayangnya, masih banyak guru yang belum terbiasa menulis atau mengalami hambatan dalam mempublikasikan gagasannya ke ruang publik. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas menulis artikel populer bagi guru-guru Labschool UNESA melalui pelatihan partisipatif dan pendampingan intensif. Menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), kegiatan ini melibatkan 20 guru dari dua lokasi Labschool UNESA yang mengikuti tiga tahapan utama: asesmen kebutuhan, pelatihan menulis dan pendampingan, serta evaluasi dan publikasi karya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan menulis, refleksi kritis, serta keberanian peserta dalam mengirimkan naskah ke media daring. Dua artikel peserta bahkan berhasil dimuat di media massa lokal. Lebih jauh, kegiatan ini berdampak pada pembentukan budaya literasi kolaboratif dan semangat pembelajaran sepanjang hayat. Evaluasi formatif dan sumatif menunjukkan bahwa pendekatan berbasis praktik nyata, refleksi pengalaman, dan komunitas belajar efektif dalam mengatasi hambatan psikologis dan teknis peserta. Kesimpulannya, pelatihan menulis artikel populer berpotensi menjadi strategi pemberdayaan guru dan media literasi pendidikan yang demokratis. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi di sekolah lain dengan dukungan kelembagaan berkelanjutan guna menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih reflektif, komunikatif, dan transformatif.