Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komparasi Algoritma Naive Bayes dan K Nearest Neighbor dalam Kepuasan Pengguna Fitur Tiktok Shop Salsabilah, Balqist Naurah; Nuryana, I Kadek Dwi
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v4i3.54211

Abstract

Hadirnya teknologi yang semakin canggih membuat aktivitas masyarakat yang kini dilakukan dengan online, salah satunya transaksi jual beli. Minat penggunaan masyarakat di Indonesia dalam melakukan transaksi jual beli online meningkat dari tahun ke tahun. Berbagai platform e-commerce memenuhi pasar Indonesia, salah satunya fitur pada aplikasi Tiktok. Pada tahun 2021, Shopify dan Tiktok mengenalkan fitur Tiktok Shop sebagai social commerce. Namun, masih banyak pengguna yang memberikan review ataupun rating yang kurang pada Google Play Store serta App Store mengenai fitur Tiktok Shop. Fenomena ini menarik perhatian peneliti untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kepuasan pelanggan terhadap fitur Tiktok Shop. Penilaian kepuasan pengguna diperlukan untuk mengetahui apakah sudah memenuhi ekpestasi dari para pengguna atau belum. Indikator penilaian kepuasan pengguna berdasarkan konstruk model DeLone and McLean IS Success. Penelitian ini akan menggunakan algoritma Naive Bayes dan K Nearest Neighbor karena hasil tingkat akurasi yang pernah dilakukan dalam melakukan klasifikasi data memberikan hasil yang baik dan akan dibandingkan. Penelitian ini juga akan mencari tahu faktor-faktor apa saja yang memiliki pengaruh tinggi terhadap kepuasan pengguna fitur Tiktok Shop pada pada aplikasi Tiktok. Dalam mencari tahu faktor-faktor yang memiliki pengaruh yakni menggunakan Gain Ratio dan mengurutkannya berdasarkan yang paling tinggi hingga terendah. Hasil yang didapatkan yakni service quality menjadi pengaruh paling tinggi pada kepuasan pengguna fitur Tiktok Shop, selanjutnya variabel system quality, dan variabel pada urutan terakhir adalah information quality. Hasil dari perbandingan algoritma, Naive Bayes memiliki bobot akurasi terbaik sebesar 98.36% dengan 70% pelatihan data dan 30% pengujian data.
Analisis Faktor-Faktor Penentu Keputusan Orang Tua dalam Memilih Sekolah Berbasis Pesantren Salsabilah, Balqist Naurah; Riza, Fahrul; Sarwoko, Endi
Jurnal EMT KITA Vol 10 No 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET) - Lembaga KITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/emt.v10i2.6145

Abstract

School selection by parents is an important decision influenced by internal and external factors, such as location, cost, curriculum, facilities, and school reputation. This study aims to identify the main factors affecting parents’ decisions in choosing Islamic-based elementary schools. The theoretical foundation is based on consumer behavior and decision-making theories, which explain how individuals make choices based on perceived value, needs, and available information. The research employed a quantitative approach using surveys, analyzed descriptively and inferentially. The results indicate that the quality and religious values of the school are the dominant factors, including parental religiosity, quality of religious education, teacher competence, value-based curriculum, student achievement, and the development of students’ character and spirituality. Schools are recommended to focus on improving religious education, strengthening character, enhancing teacher competence, implementing a professional curriculum, and building reputation through the publication of achievements, testimonials, and creative promotional strategies. Transparency in facilities and costs is also essential to foster a positive image and increase parental trust. This study has several limitations, including the use of subjective survey data, a limited number of respondents, and a focus on Islamic junior high schools in East Java, which restricts the generalizability of the findings to other schools or regions.