Bambang Irawan, Triono
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi BASISCROP untuk Peningkatan Produksi dan Rendemen Tebu Di APTR (Asosiasi Petani Tebu Rakyat) Jatiroto Nuraisyah, Anni; Bambang Irawan, Triono; Kusuma, Satria Indra; Fatimah, Titien; Madjid, Abdul; Dwi Soelaksini, Liliek
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 2 No. 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v2i2.38

Abstract

Industri tebu memiliki peran penting dalam ekonomi di banyak negara, termasuk Indonesia, sebagai bahan baku utama untuk produksi gula, bioetanol, dan produk turunannya. Peningkatan produksi dan rendemen tebu sangat krusial untuk mendukung ketahanan pangan, ekonomi petani tebu, dan industri gula secara keseluruhan. Namun, petani tebu sering menghadapi tantangan dalam meningkatkan produktivitas dan rendemen mereka. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan hasil tebu adalah penggunaan pupuk yang tepat. Dalam beberapa tahun terakhir, pupuk BASISCROP muncul sebagai pilihan yang menjanjikan. BASISCROP diformulasikan khusus untuk tanaman tebu dan dirancang untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara penting yang diperlukan oleh tanaman. Pengabdian dilakukan kepada Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) di Jatiroto dengan tujuan untuk sosialisasi tentang manfaat dan aplikasi pupuk BASISCROP serta mengukur dampak penggunaan pupuk ini terhadap produksi dan rendemen tebu. Hasil kegiatan ini mencakup peningkatan pemahaman petani tentang BASISCROP, penggunaan yang efektif pada tanaman tebu, peningkatan kesehatan tanaman, dan pengendalian hama serta penyakit. Metode yang digunakan melibatkan identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, pemilihan lahan percobaan, aplikasi BASISCROP, pemantauan, evaluasi, dan penyempurnaan. Hasil ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan aplikasi BASISCROP memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi dan rendemen tebu di APTR Jatiroto. Hal ini juga mencerminkan potensi teknologi serupa untuk meningkatkan hasil pertanian di komunitas petani lainnya. Keberlanjutan dari program ini melibatkan pelatihan berkelanjutan dan pemantauan untuk memastikan hasil positif dapat dipertahankan
Optimalisasi Pertumbuhan dan Hasil Pada Tanaman Kedelai Edamame (Glycin max (L) Merill) Melalui Pengaturan Populasi Tanaman Jumiatun, Jumiatun; Sugiantoro, Wisnu; Galushasti, Andarula; Bambang Irawan, Triono; Puspa Arisandi, Dewi
Agrosains : Jurnal Penelitian Agronomi Vol 27, No 1 (2025): Agrosains: Jurnal Penelitian Agronomi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/agsjpa.v27i1.77417

Abstract

Edamame soybean plants are large-seeded soybean plants and are harvested fresh. The demand for edamame soybeans continues to increase along with export market prospects and the interest of the Indonesian people. The purpose of this study was to determine the efficiency of planting distance and the ideal number of seeds per hole for the growth and yield of edamame soybeans. This research activity was carried out from November 2022 to January 2023 in Baratan Village, Patrang District, Jember Regency. The research design was a factorial randomized block design (RCBD). Planting distance treatment was the first factor consisting of 20 cm x 15 cm, 25 cm x 20 cm, 20 cm x 10 cm x 40 cm, and 15 cm x 15 cm x 30 cm. While the number of seeds per hole was the second factor consisting of 1 seed per hole and 2 seeds per hole. The results showed that the optimal planting distance was 20 cm x 15 cm because it produced a maximum pod weight per sample or 73.5 g/plant. The treatment of the number of seeds per hole had no significant effect on all treatments.