Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT SUKU MEYAH DI DISTRIK SIDEI KABUPATEN MANOKWARI DENGAN PENDEKATAN PRAGMATIK Anari, Daniel; Malawat, Insum; Lampoliu, Evelin
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 1 No. 2 (2022): Volume 1 Nomor 2
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v1i2.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tokoh, karakter, dan amanat yang terdapat pada cerita rakyat Suku Meyah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan objek penelitian karya sastra cerita Rakyat Suku Meyah Karya Yance Mandacan, Mesak Moktis, Mesak Tibiyai, terjemahan Dinas Parawisata Provinsi Papua Barat Seri 01. Hasil penelitian ini menunjukkan analisis tokoh, karakter, dan amanat yang terdapat dalam Cerita Rakyat Suku Meyah, pembagian tokoh Cerita Rakyat Suku Meyah, tokoh utama dan tambahan. Karakter tokoh dalam Cerita Rakyat Suku Meyah, cinta damai, kesabaran, rasa ingin tahu, pendirian, peduli sosial, mandiri, tanggung jawab, baik hati, kerja keras, emosional. Amanat dalam Cerita Rakyat Suku Meyah, amanat tentang hubungan manusia dengan diri sendiri, manusia dengan sesama, manusia dengan alam. Dalam penelitian ini juga di ketahui bahwa Cerita Rakyat Suku Meyah layak direkomendasikan sebagai bahan ajar di sekolah, agar guru dapat memanfaatkan penguatan pendidikan karakter yang terkandung, baik sosial, budaya, dan agama.
ANALISIS UNSUR INTRINSIK DALAM NOVEL “REMBULAN TENGGELAM DIWAJAHMU” KARYA TERE LIYE Pangaribuan, Maya Ayu D .; Akhiruddin, Akhiruddin; Lampoliu, Evelin
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v2i1.190

Abstract

Analisis Unsur Intrinsik dalam Novel “Rembulan Tenggelam diwajahmu” karya Tere Liye. Penelitian ini bertujuan menganalisis unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam novel “Rembulan Tenggelan di Wajahmu”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan strukturalisme sastra. Sumber penelitian ini adalah Rembulan di Wajahmu. Hasil penelitian ini terdapat unsur-unsur yang ada dalam novel Rembulan Tenggelan di Wajahmu yaitu: (1) Tema “Rahasia dibalik sebuah kehidupan (Kisah Hidup dan Percintaan)”. (2) tokoh dan penokohan pada cerita ini memiliki 8 tokoh, (3) latar cerita yang merupakan pelukisan tempat yang ada pada novel ini adalah terminal, panti asuhan, rumah sakit, dan pantai, pagi, siang, sore, malam, sepi, ramai, dan ketakutan (4) alur atau plot yang menggambarkan cerita pada novel adalah campur atau alur maju mundur, (5) sudut pandang dalam cerita ini menyajikan penulis novel sebagai orang ketiga, (6) amanat, (7) gaya bahasa yang ada dalam novel itu adalah personifikasi, asosiasi, dan hiperbola.
STRATEGI PEMERTAHANAN BAHASA SUNDA DI KAWASAN TRANSMIGRASI KAMPUNG AIMASI DISTRIK PRAFI KABUPATEN MONOKWARI PAPUA BARAT: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Terupun, Fitri Natalia; Lampoliu, Evelin
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v2i2.238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi yang digunakan oleh penutur asli bahasa Sunda dalam hal mempertahankan bahasa Sunda di Desa Aimasi, Kecamatan Prafi, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Penelitian ini mengambil tiga bidang komunikasi, yaitu dalam keluarga, lingkungan, dan lingkungan sosial. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder diperoleh dari angket, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini berhasil mengungkap beberapa strategi yang digunakan penutur asli bahasa Sunda dalam mempertahankan bahasa Sunda, yaitu (1) sikap penutur asli yang positif, (2) frekuensi penggunaan bahasa Sunda dalam tiga ranah, (3) perkembangan bahasa Sunda. penutur asli, (4) bahasa Sunda digunakan sebagai bahasa pengantar, dan (5) terjadi kesinambungan alih bahasa dari generasi ke generasi.