Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM DONGENG BURUNG KASUARI DAN CENDERAWASIH Malawat, Insum
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v1i1.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam dongeng Burung Kasuari dan Cenderawasih dari Papua. Data penelitian bersifat sekunder karena dipilih secara purposive dari sumber tertulis. Konsep nilai pendidikan karakter yang digunakan adalah 18 butir nilai pendidikan karakter oleh Kemendiknas. Kajian ini dilakukan dengan dasar bahwa pendidikan karakter harus secara kontinu ditanamkan sejak dini dalam jiwa anak. Dongeng nusantara dapat dijadikan salah satu media edukasi pembentukan karakter anak di sekolah mengingat dongeng merupakan cerminan jatidiri dan karakter bangsa Indonesia. Karakter yang ditunjukan para tokoh dalam dongeng BK dan BC dapat dijadikan contoh bagi anak untuk mengembangkan karakter komunikatif, cinta damai, kerja keras, kreatif, tanggung jawab, disiplin, dan jujur. Kata kunci: pendidikan karakter, dongeng
ANALISIS PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT SUKU MEYAH DI DISTRIK SIDEI KABUPATEN MANOKWARI DENGAN PENDEKATAN PRAGMATIK Anari, Daniel; Malawat, Insum; Lampoliu, Evelin
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 1 No. 2 (2022): Volume 1 Nomor 2
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v1i2.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tokoh, karakter, dan amanat yang terdapat pada cerita rakyat Suku Meyah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan objek penelitian karya sastra cerita Rakyat Suku Meyah Karya Yance Mandacan, Mesak Moktis, Mesak Tibiyai, terjemahan Dinas Parawisata Provinsi Papua Barat Seri 01. Hasil penelitian ini menunjukkan analisis tokoh, karakter, dan amanat yang terdapat dalam Cerita Rakyat Suku Meyah, pembagian tokoh Cerita Rakyat Suku Meyah, tokoh utama dan tambahan. Karakter tokoh dalam Cerita Rakyat Suku Meyah, cinta damai, kesabaran, rasa ingin tahu, pendirian, peduli sosial, mandiri, tanggung jawab, baik hati, kerja keras, emosional. Amanat dalam Cerita Rakyat Suku Meyah, amanat tentang hubungan manusia dengan diri sendiri, manusia dengan sesama, manusia dengan alam. Dalam penelitian ini juga di ketahui bahwa Cerita Rakyat Suku Meyah layak direkomendasikan sebagai bahan ajar di sekolah, agar guru dapat memanfaatkan penguatan pendidikan karakter yang terkandung, baik sosial, budaya, dan agama.
NILAI-NILAI DIDAKTIK DALAM NOVEL “CINTA 2 KODI” KARYA ASMA NADIA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SEMANTIK Kelkusa, Abd Hakim; Malawat, Insum
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v2i1.189

Abstract

Nilai-nilai Didaktik dalam Novel “Cinta 2 Kodi” Karya Asma Nadia dengan Menggunakan Pendekatan Semantik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai didaktik dalam novel Cinta 2 Kodi karya Asma Nadia dengan menggunakan pendekatan semantik. Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan nilai-nilai didaktif dalam novel “Cinta 2 Kodi” karya Asma Nadia, dan (2) mengetahui makna nilai didaktik dalam novel “Cinta 2 Kodi” karya Asma Nadia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai didaktik yang terdapat dalam novel “Cinta 2 Kodi” mencakup delapan belas nilai, yaitu nilai religious, nilai jujur, nilai toleransi, nilai disiplin, nilai kerja keras, nilai kreatif, nilai mandiri, nilai demokrasi, nilai rasa ingin tahu, nilai semangat kebangsaan, nilai cinta damai, nilai gemar membaca, nilai peduli lingkungan, nilai peduli sosial, dan nlai tanggung jawab.
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN PUISI ANTOLOGI ASMAT “MIMPI YANG TERSITA” KARYA KOMUNITAS RIMBA Mangar, Desiana; Malawat, Insum
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v2i2.236

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menafsirkan gaya bahasa yang terkandung dalam kumpulan puisi “Mimpi Yang Tersita” karya Komunitas Rimba. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan objek penelitian yaitu karya sastra puisi dalam kumpulan puisi “Mimpi Yang Tersita” oleh Komunitas Rimba. Hasil ini diperoleh dari penelitian ini, disana terdapat beberapa kiasan, namun peneliti hanya mengkaji 5 kiasan saja, yaitu majas personifikasi, majas metafora, ironi majas, majas repetitif, dan majas antiklimaks. Metafora 5 puisi menggunakan kiasan ironi dan 1 puisi menggunakan kiasan antiklimaks majas. Kata kunci: pidato figuratif, puisi, mimpi yang ditangkap
ANALISIS NILAI MORAL DALAM KUMPULAN CERITA RAKYAT KARYA MUHAMAD JARUKI KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Ahmad, Wahyuni; Malawat, Insum; Mandowen, Kartika Y
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v3i1.368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk nilai moral yang terkandung dalam kumpulan cerita rakyat karya Muhamad Jaruki dan hubungan manusia dengan sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber datanya adalah kumpulan cerita rakyat karya Muhamad Jaruki. Data penelitian ini berupa data kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka, baca, catat, dan analisis. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) Bentuk nilai moral terkait hubungan manusia dengan Tuhan yaitu pasrah kepada Tuhan dan kasih sayang Tuhan. (2) Nilai moral terkait hubungan manusia dengan masyarakat yaitu nilai kepeduliaan sosial, nilai kasih sayang, nilai kejujuran, nilai empati, nilai silaturahmi, nilai gotong royong, nilai tolong menolong, nilai persahabatan, nilai saling memberi. (3) Nilai moral terkait hubungan manusia dengan diri sendiri yaitu kerja keras, nilai pengabdian suami-isteri, membantu orangtua, rasa ingin tahu, nilai keikhlasan, komitmen, instropeksi diri, kesadaran diri, cinta tanah air, nilai kepercayaan. (4) Nilai moral terkait hubungan manusia dengan Alam yaitu peka terhadap Alam.
NILAI MORAL DALAM CERITA RAKYAT PAPUA BARAT “KARYA HENGKI MOFU DAN INSUM MALAWAT” SEBAGAI BAHAN AJAR E-MODUL BERBASIS MEDIA CANVA Rismayanti, Rismayanti; Malawat, Insum; Akhiruddin, Akhiruddin; Mofu, Hengki
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4 Nomor 1
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v4i1.667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat Papua Barat karya Hengki Mofu dan Insum Malawat, mengetahui fungsi nilai moral dalam cerita rakyat Papua Barat bagi pembaca dan pemanfaatannya sebagai bahan ajar di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan data penelitian, yaitu nilai-nilai moral yang ada dalam cerita rakyat Papua Barat, yang didapat melalui teknik baca dan catat. Sumber data dalam penelitian ini yaitu, sember data sekunder yang berasal dari buku cerita rakyat Papua Barat di dalanya terdapat tiga cerita “Puteri Yambin, Burung Beo dari Lembah Kebar, Kucing dan Burung Gagak” yang terangkum dalam buku cerita rakyat Papua Barat. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) Bentuk nilai moral terkait hubungan manusia dengan Tuhan yaitu bersyukur kepada Tuhan dan berdoa kepada Tuhan. (2) Nilai moral terkait hubungan manusia dengan manusia lain yaitu nilai menghormati, gotong royong, berterima kasih, kasih sayang, saling memaafkan, empati, meminta maaf. (3) Nilai moral terkait hubungan manusia dengan diri sendiri yaitu kerja keras, sabar, murah hati. Fungsi nilai moral dalam cerita rakyat Papua Barat ini yaitu fungsi rekreatif, fungsi didaktif, fungsi moralitas, dan fungsi religiusf.
ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL DOMPET AYAH SEPATU IBU KARYA J.S. KHAIREN DENGAN PENDEKATAN PRAGMATIK SASTRA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR Koromat, Natalia; Malawat, Insum; Akhiruddin, Akhiruddin; Mofu, Hengki
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v4i2.922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui nilai-nilai moral yang terkandung dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen berdasarkan pendekatan sastra pragmatik; dan (2) mendeskripsikan nilai-nilai moral yang ditemukan dan relevansinya sebagai bahan ajar sastra di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa membaca, menyimak, dan mencatat. Sumber data utama adalah novel Dompet Ayah Sepatu Ibu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini mengandung berbagai bentuk nilai moral yang mencerminkan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan diri sendiri. Nilai-nilai moral dalam hubungan antara manusia dengan Tuhan meliputi sikap berserah diri kepada Tuhan, beribadah, dan bersyukur. Nilai-nilai moral dalam hubungan antara manusia dengan sesama meliputi sikap peduli dan saling membantu. Sementara itu, nilai-nilai moral dalam hubungan antara manusia dengan diri sendiri tercermin dalam sikap bekerja keras, pantang menyerah, dan sabar. Nilai-nilai inilah yang menjadikan novel ini sangat layak digunakan sebagai bahan ajar sastra di sekolah.
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS CANVA SEBAGAI BAHAN AJAR MEMBACA DAN MEMIRSA PUISI KELAS VIII SMP IT INSAN MULIA MANOKWARI Elfina, Heni; Malawat, Insum; Mandowen, Kartika
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v4i2.923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan penggunaan E-Module interaktif berbasis Canva untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menyimak puisi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode R&D (penelitian dan pengembangan) model 4D (Define, Design, Develop And Disseminate). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, lembar validasi dan angket siswa. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Hasil penelitian menunjukkan kevalidan dan kepraktisan media dan materi yang dikembangkan diperoleh dari hasil validasi tahap akhir dengan presentase validasi media untuk kualitas media sebesar 90,6% dan pemanfaatan media sebesar 92,8% dimana validasi ini berkategori sangat valid. Validasi materi sendiri untuk aspek kualitas isi sebesar 88,8% dan untuk aspek pemanfaatan materi sebesar 91,6% dimana aspek ini berkategori sangat valid. Kepraktisan E-Module ini dapat dilihat dari hasil respon siswa dimana respon tertinggi sebesar 83% dengan kategori sangat praktis dan respon terendah sebesar 72% dengan kategori praktis.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 10 MANOKWARI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS GAMBAR Novalino Pamungkas, Nanda; Malawat, Insum; Tulalessy, Quin
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v4i2.924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi siswa, dengan cara mengumpulkan data Pra Siklus yaitu memberikan tugas kepada Siswa kelas VIII A SMP Negeri 10 Manokwari, berdasarkan hasil kerja siswa kemampuan menulis teks eksposisi siswa masih tergolong sangat rendah dan hanya mendapatkan nilai 10-50. Bentuk penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan dua siklus, setiap siklus memiliki empat tahap yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Sumber pada penelitian ini meliputi wawancara dan observasi. Sementara Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: Observasi, Tes, Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kontekstual berbasis gambar dapat berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi siswa. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan terjadinya peningkatan ketuntasan pada setiap siklus dengan siklus I siswa yang tuntas berjumlah 10 siswa (52,63%) sementara untuk siklus II siswa yang mendapatkan nilai tuntas berjumlah 15 siswa (79%), data tersebut menunjukan bahwa siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebesar (26,37%).