Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi tentang Kesiapsiangaan Tanggap Bencana Banjir pada Siswa SD Nurul Ihsan Kabupaten Tolitoli: Education on Flood Disaster Response Preparedness for Nurul Ihsan Elementary School Students in Tolitoli Regency Semuel Ra'bung, Alfrida; Azwar, Azwar; Evie, Sova; Suswinarto, Dwi Yogyo; Saman, Saman; Hasni, Hasni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lentora Vol. 4 No. 2 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpml.v4i2.4125

Abstract

Bencana banjir merupakan salah satu fenomena alam yang sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, termasuk anak-anak. Pendidikan siaga bencana banjir bagi anak-anak sekolah dasar (SD) sangat krusial dalam upaya mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan. Anak-anak sekolah dasar sangat rentan terhadap dampak banjir, karena faktor usia anak-anak sekolah dasar yang tidak memiliki banyak pengetahuan dalam menghadapi bencana banjir. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan siswa/i SD Nurul Ihsan tentang kesiapsiagaan bencana banjir. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan tanya jawab dengan menggunakan media leaflet. Sasaran dalam kegiatan ini adalah 23 siswa SD Nurul Ihsan Kabupaten Tolitoli. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 29 hingga 30 April 2024. Hasil kegiatan diperoleh ada peningkatan pengetahuan siswa/i sebelum dan sesudah edukasi tentang kesiapsiagaan bencana banjir dari 48% menjadi 95% dalam kategori baik.
Pemberdayaan Kader dan Ibu Balita Melalui Edukasi MPASI, Pemicuan STBM dan Pelatihan Antropometri di Kelurahan Ganti Mustafa, Mustafa; Taqwin, Taqwin; Nurjaya, Nurjaya; Ramadhan, Kadar; Candriasih, Putu; Bungawati, A; Adhyanti, Adhyanti; Nurfatimah, Nurfatimah; Mahyudin Syam, Dedi; Lewa, Abd. Farid; Aminuddin, Aminuddin; Semuel Ra'bung, Alfrida
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal PkM PATIKALA (On Progress)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v6i1.5628

Abstract

Growth problems among children under five are influenced by the quality of complementary feeding, exposure to environmentally related diseases, and the accuracy of growth monitoring. This community service activity aimed to strengthen the capacity of health cadres and mothers of children under five through education on complementary feeding, Community-Based Total Sanitation (CBTS), and anthropometric measurement training. The activity was conducted in Ganti Urban Village, Donggala Regency, on 13–14 July 2026, involving 20 participants consisting of 10 health cadres and 10 mothers of children under five. The methods included interactive lectures, case discussions, menu demonstrations, mapping of contamination pathways, sanitation commitment triggering, measurement simulations, guided practice, as well as pre-tests and post-tests. The complementary feeding knowledge score among health cadres increased from 62.5 to 92.0, while among mothers of children under five it increased from 45.0 to 85.5. Sanitation knowledge scores increased from 70.0 to 95.0 among health cadres and from 52.5 to 87.5 among mothers of children under five. The anthropometric measurement skills of health cadres increased from 65.0 to 96.5. The greatest improvement was observed in complementary feeding knowledge among mothers of children under five, with an increase of 40.5 points. The integration of contextual education, sanitation reflection, and hands-on practice effectively strengthened participants’ knowledge and skills in the short term. Regular follow-up through integrated health service posts, supervision of anthropometric measurements, and monitoring of sanitation practices are needed to ensure that these learning outcomes are translated into sustainable improvements in household practices.