Syahrullah Asyari
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kesalahan dalam Menyelesaikan Masalah Numerasi Aljabar dengan Menggunakan Prosedur Newman pada Siswa Kelas XI SMA Nur Rahmah Sari; Syahrullah Asyari; Muhammad Darwis M
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol. 7 No. 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Program of Mathematics Education Department of Mathematics Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/imed.v7i2.7512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dengan menggunakan metodeNewman dalam menyelesaikan permasalahan numerasi Asesmen Kompetensi Minimum materi SistemPersamaan Linear Tiga Variabel. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pemilihansubjek yang dilakukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga terpilih tiga siswa kelas XI diSMAN 22 Makassar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas instrumen utama yaknipeneliti sedangkan instrumen pendukung meliputi tes pemahaman pemodelan matematika, tes numerasiAKM, dan wawancara. Data dalam penelitian ini dianalisis melalui tiga tahap yakni kondensasi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswamelakukan 4 jenis kesalahan berdasarkan prosedur Newman, yaitu kesalahan memahami, kesalahantransformasi, kesalahan keterampilan proses, dan kesalahan pengkodean.Kata Kunci: Kesalahan Siswa, Prosedur Newman, Asesmen Kompetensi Minimum, Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel This research aim to analyze students’ errors using the Newman method in solving numerationproblems Minimum Competency Assessment on the topic of Three Variable Linear Equation System. Thistype of research is descriptive qualitative research. The subject selection was carried out using apurposive sampling technique so that three students of grade XI at SMAN 22 Makassar were selected.The instruments used in this research consisted of the main instruments, namely the researcher, while thesupporting instruments included mathematical modeling comprehension tests, AKM numeration tests, andinterviews. The data in this research were analyzed through three stages, namely data condensation, datapresentation, and conclusion and verification. The results showed that students made 4 types of errorsbased on Newman's procedure, namely understanding errors, transformation errors, processing skillerrors, and coding errors.
Analisis Penerapan Model Problem Based Learning Guru Matematika pada Kelas IX SMP Nurul Khariyyah; Muhammad Darwis M; Syahrullah Asyari
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol. 7 No. 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Program of Mathematics Education Department of Mathematics Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/imed.v7i1.7560

Abstract

This is a qualitativedescriptive research that aims to analyze the application of the Problem Based Learning (PBL) model of the mathematics teacher on the surface area of the cylinder. The subject of this study was just one person who was selected purposively from three mathematics teachers of grade IX at SMP. The research instruments were the researcher herself, observation sheet, interview guide, and documentation. The data in this study were then analyzed in three stages, namely data condensation, data presentation, as well as conclusion and verification. The results of the research show that the teacher as a research subject who applies the PBL model in class is not fully in accordance with the theory. In addition, she treats the two research classes differently because of the differences in students' mathematical abilities in the two classes (epistemic injustice). Also, the application of the PBL model does not work as it should be in learning. This is because, on the one hand, there is still a lack of students' ability to understand the context of the problem given by the teacher. On the other hand, the teacher is still accustomed to conventional learning. Therefore, the teacher still tends to dominate learning activities. In fact, learning activities should be dominated by students.
Perbandingan Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Student Teams Achievement Division Dan Think Pair Share Berbantuan Quizizz Paper Mode Terhadap Hasil Belajar Matematika Sabri; Hairil Zulfadli; Syahrullah Asyari
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.7555

Abstract

Kajian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen yang bertujuan untuk membandingkan pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif STAD berbantuan Quizizz paper mode dengan pembelajaran kooperatif TPS berbantuan Quizizz paper mode terhadap hasil belajar matematika. Hasil kajian ini memberikan dukungan empiris untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif yang lebih baik saat menggunakan media pembelajaran Quizziz paper mode. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 9 Makassar sebanyak 324 siswa. Dengan teknik cluster random sampling, terpilih kelas VIII.G (kelas eksperimen 1) dan kelas VIII.I (kelas eksperimen 2). Perlakuan yang diberikan pada kelas VIII.G 1 adalah pembelajaran kooperatif STAD dengan berbantuan Quizizz paper mode dan kelas VIII.I adalah pembelajaran kooperatif TPS dengan berbantuan Quizizz paper mode. Data hasil penelitian diolah dengan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa: (1) skor rata-rata posttest hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen 1 adalah 83,5 (kategori tinggi), dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,76 (kategori tinggi), serta tingkat ketuntasan klasikal mencapai 85%; (2) skor rata-rata posttest hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen 2 adalah 79,8 (kategori tinggi), dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,69 (sedang), serta tingkat ketuntasan klasikal sebesar 77%. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD berbantuan Quizizz paper mode secara signifikan lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif TPS. Kajian ini menunjukkan bahwa dalam pembelajaran yang menggunakan media Quizizz paper mode, penerapan pembelajaran kooperatif STAD memberikan pengaruh yang lebih baik daripada pembelajaran kooperatitf TPS terhadap hasil belajar matematika siswa.
Pengembangan E-Modul Interaktif Teorema Pythagoras Berbasis Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Matematis Siswa Djam'an, Nurwati; Syahrullah Asyari; Andi Rahmat
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i1.8308

Abstract

Rendahnya literasi matematis siswa serta keterbatasan bahan ajar interaktif yang mampu mengintegrasikan pendekatan Problem-Based Learning pada materi Teorema Pythagoras menjadi dasar pengembangan e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) yang bertujuan untuk menguji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan literasi matematika siswa melalui penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, dan development. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025 di SMP Negeri Kaburu No.35 Kabupaten Kepulauan Selayar dengan subjek penelitian siswa kelas VIII. Instrumen penelitian meliputi angket validasi ahli, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta tes literasi matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji N-Gain, uji normalitas, dan uji hipotesis menggunakan One Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memenuhi kriteria valid (skor rata-rata 3,75) yang menandakan kelayakan isi dan kesesuaian materi. Kepraktisan e-modul tergolong sangat baik (92,31%), yang menunjukkan bahwa e-modul mudah digunakan dan mendukung keterlaksanaan pembelajaran secara optimal. Efektivitas e-modul tercermin dari peningkatan kemampuan literasi matematika siswa dari kategori rendah (rata-rata pretest 38,33) menjadi lebih tinggi (posttest 74,99), dengan nilai N-Gain 0,6972 yang menunjukkan peningkatan pada tingkat sedang. Selain itu, hasil uji hipotesis (sig. 0,000 < 0,05) mengindikasikan bahwa penggunaan e-modul secara signifikan meningkatkan literasi matematika siswa. Dengan demikian, e-modul Teorema Pythagoras berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi matematika siswa. E-modul ini berpotensi untuk diimplementasikan secara lebih luas dan dikembangkan pada materi matematika lainnya guna meningkatkan literasi matematika siswa secara berkelanjutan.