Nurmawati, Yesi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kerusakan Jalan Dengan Metode Bina Marga (Studi Kasus : Jalan Bajulan – Kaligunting, Caruban, Kabupaten Madiun STA 0+000 – STA 1+000) Nurmawati, Yesi; Wibisono, R Endro
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 2 No. 1 (April) (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v2n1.p69-80

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi darat yang memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia untuk menunjang pembangunan nasional, salah satunya yaitu sebagai pertumbuhan perekonomian dan sosial budaya. Jalan Bajulan-Kaligunting merupakan jenis jalan Kolektor yang menghubungkan antara Kabupaten Ngawi ke Caruban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kerusakan Dengan Metode Bina Marga. Berdasarkan hasil perhitungan yang didapatkan , Kerusakan dengan angka kerusakan terbanyak terjadi pada STA 0+400 – 0+450 dengan jenis kerusakan pelepasan butir, retak kulit buaya, dan alur. Nilai Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) yang didapat adalah 2727 smp/jam sehingga kelas lalu lintasnya yaitu 5 sedangkan Nilai kondisi jalan yang didapat sebesar 5.75, dan Nilai Urutan Prioritas (UP) sebesar 6.25 yang berarti termasuk kedalan program pemeliharan berkala.
Perhitungan Tebal Perkerasan Jalan Menggunakan Analisa Komponen Bina Marga (Studi Kasus : Ruas Jalan Arjosari – Purwantoro Kabupaten Pacitan STA 0+000 – STA 1+500 , KM. SBY. 267+000 – 272+000) Nurmawati, Yesi; Wibisono, R. Endro
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 2 No. 2 (Agustus) (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v2n2.p171-182

Abstract

Jalan merupakan bagian jalan dan prasarana transportasi darat, serta seluruh bangunan-bangunan yang ada dijalan sebagai pelengkap kegiatan lalu lintas. Perkerasan jalan merupakan lapisan atas dari struktur jalan yang berfungsi sebagai permukaan yang dilalui oleh kendaraan. Tujuan dari perkerasan jalan adalah untuk mendukung beban lalu lintas, memberikan kenyamanan berkendara, dan melindungi lapisan bawah jalan serta struktur bawahnya dari kerusakan akibat pemakaian dan cuaca. Lapisan tebal perkerasan berfungsi untuk menerima dan menyebarkan beban lalu-lintas tanpa menimbulkan kerusakan yang berarti pada jalan itu sendiri. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan untuk tebal perkerasan jalan dengan menggunakan metode Analisa Komponen Bina Marga. Ruas jalan yang diteliti adalah jalan Arjosari – Purwantoro STA 0+000 – STA 1+500 , KM. SBY. 267+000 – 272+000. Untuk umur rencana direncanakan 10 tahun, dari hasil perhitungan maka tebal perkerasan jalan ini menggunakan Laston dengan tebal minimum 7,5 cm untuk Lapis permukaan (D1), Batu Pecah dengan tebal minimum 20 cm untuk Lapis pondasi atas (D2), dan Sirtu Kelas B dengan tebal 35 cm untuk Lapis pondasi bawah (D3).
Identifikasi Kondisi Jalan Dan Penanganannya Pada Ruas Jalan Bts. Kabupaten Lamongan – Bts. Kabupaten Mojokerto KM. SBY. 22+300 – 23+300 Nurmawati, Yesi; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 4 No. 1 (April) (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v4n1.p344-354

Abstract

Jalan merupakan prasarana penting yang menghubungkan antar wilayah. Ruas Jalan Bts. Kabupaten Lamongan – Bts. Kabupaten Mojokerto memiliki peranan strategis sebagai penghubung antar kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kerusakan jalan dan merencanakan penanganan pada segmen KM. SBY. 22+300 – 23+300 sepanjang 1 km. Hasil survei menunjukkan adanya kerusakan jalan seperti retak kulit buaya, pelepasan butir, retak garis, retak pinggir, dan pengelupasan. Hasil perhitungan menggunakan metode Road Condition Index (RCI) yang mengacu pada Permen PU Nomor 13 Tahun 2011 pada ruas jalan Bts. Kabupaten Lamongan – Kabupaten Mojokerto sepanjang 1 Km dengan LHRT = 10.659 Smp/Hari diperoleh nilai RCI rata-rata sebesar 4,62 yaitu masuk kedalam kategori Kondisi Rusak Ringan, sehingga rekomendasi penanganannya adalah Pemeliharaan Rehabilitasi.