Jalan merupakan sarana transportasi darat yang memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia untuk menunjang pembangunan nasional, salah satunya yaitu sebagai pertumbuhan perekonomian dan sosial budaya. Jalan Bajulan-Kaligunting merupakan jenis jalan Kolektor yang menghubungkan antara Kabupaten Ngawi ke Caruban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kerusakan Dengan Metode Bina Marga. Berdasarkan hasil perhitungan yang didapatkan , Kerusakan dengan angka kerusakan terbanyak terjadi pada STA 0+400 – 0+450 dengan jenis kerusakan pelepasan butir, retak kulit buaya, dan alur. Nilai Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) yang didapat adalah 2727 smp/jam sehingga kelas lalu lintasnya yaitu 5 sedangkan Nilai kondisi jalan yang didapat sebesar 5.75, dan Nilai Urutan Prioritas (UP) sebesar 6.25 yang berarti termasuk kedalan program pemeliharan berkala.
Copyrights © 2024