Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Swadaya Masyarakat: Implementasi Metode Takakura dalam Pengelolaan Sampah Organik di Kampung Purbonegaran, Yogyakarta Ambar Teguh Sulistiyani; Shafa Sannishara; Dimas Bherlyano Ekarezky Rindingpadang; Miladiyatu Tsania Zulfa
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 2 No 1 (2024): Mei
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v2i1.8151

Abstract

Sampah merupakan masalah yang serius khususnya di wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk yang tinggi seperti Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program swadaya masyarakat melalui metode penerapan Takakura melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) dalam pengelolaan sampah organik Kampung Purbonegaran, Yogyakarta. Penuhnya kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan membuat pemerintah kota berinisiatif untuk membatasi timbunan sampah melalui beberapa regulasi. Keadaan ini menunjukkan betapa pentingnya inovasi pengelolaan sampah, salah satunya menggunakan Takakura. Metode pengomposan Takakura hadir sebagai bentuk inovasi pengolahan sampah organik dengan memusatkan fermentasi pengurai sampah sehingga tidak berbau. Penelitian dilakukan oleh Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada melalui sosialisasi dan program aksi pembuatan komposter di Kampung Purbonegaran. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya minat dan partisipasi yang tinggi dari masyarakat Kampung Purbonegaran. Swadaya pengadaan keranjang Takakura adalah sebesar 35 orang dari 40 anggota, atau mencapai 80,7% anggota PKK. Perubahan sosial bertahap melalui pemahaman kognitif, tertanamnya kesadaran secara afektif, terbentuknya ketrampilan psikomotorik dan semangat perubahan perilaku secara konatif. Bentuk perubahan sosial ini diikuti penerapan metode Takakura dalam pengolahan sampah organik di 35 anggota PKK yang mewakili kepala keluarga. Keberhasilan program ini berkontribusi pada pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) untuk pelestarian lingkungan.