Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAMBARAN PENERAPAN CONTRACTOR SAFETY MANAGEMENT SYSTEM DI PT. PLN DISTRIBUSI JAWA TIMUR Putri Ayuningtias Mahdang; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Contractor Safety Management System merupakan sistem pengelolaan aspek keselamatan, kesehatan kerja (K3) untuk kontraktor dalam pelaksanaan pekerjaannya. Penerapan CSMS sendiri bila tidak berjalan dengan baik menimbulkan rendahnya kesadaran akan pentingnya penerapan K3 di lingkungan kerja. Berdasarkan hasil observasi dilapangan salah satu masalah yang ditemukan oleh penulis adalah adanya pekerja yang tidak menggunakan alat perlindungan diri (APD) yang sesuai. Hal ini mengindikasikan masih rendahnya kepatuhan vendor dalam pemenuhan syarat yang ada didalam CSMS yang telah disepakati bersama dengan PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur untuk itu sangat diperlukan adanya suatu pengawasan K3 terhadap vendor tersebut.. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran Penerapan Contractor Safety Management System (CSMS) di PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Pada Pekerjaan Layanan Teknik. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan tujuan untuk melihat gambaran penerapan Contractor Safety Management System di PT PLN Distribusi Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari - Maret 2017. Data primer berupa hasil wawancara dan hasil observasi lapangan sedangkan data sekunder di peroleh dari profil perusahaan. Penerapan program Contractor Safety Management System di PT. PLN Distribusi Jawa Timur telah dilaksanakan dengan baik. Perusahaan sudah memfasilitasi kontraktor dalam pemenuhan persyaratan CSMS. PT. PLN Distribusi Jawa Timur di harapkan melaksanakan evaluasi berkala kinerja kontraktor secara rutin guna meningkatkan kualitas agar terhindar dari kecelakaan kerja.
Analysis of Factors Affecting the Timeliness of Data Reporting in the Information System and Monitoring on the ASPAK Application at the South Suwawa Health Center Jainun Paulu; Herlina Jusuf; Nikmatisni Arsad
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) January 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i1.10413

Abstract

ASPAK (Medical Facilities, Infrastructure, and Devices Application) is a web-based application to manage and monitor health facility data. This study aims to analyze the factors that affect the timeliness of data reporting at the South Suwawa Health Center through the ASPAK application in the Health Center Management Information System (SIMPUS). The factors studied include information system quality, user competence, management support, technological infrastructure, and human resources. Data were collected through a survey of 44 Puskesmas employees and analyzed using simple linear regression and cross-tabulation. The results showed that most employees gave positive assessments of the quality of information systems (75%), user competence (79.5%), management support (68.2%), technological infrastructure (70.5%), and human resources (52.3%). The timeliness of data reporting is also relatively high with 61.4% reporting on time. The regression analysis confirmed that these five factors had a significant effect on the timeliness of reporting with a significance value of < 0.05 and a determination coefficient (R²) of 40.3%. Research suggests improved training, management support, and infrastructure development to improve the timeliness of data reporting.
Pemetaan Penyebaran Kasus Penyakit Sifilis di Kota Gorontalo Tahun 2024: Mapping the Distribution of Syphilis Cases in Gorontalo City in 2024 Sinar Dahlia; Laksmyn Kadir; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9723

Abstract

Penyakit menular seksual (IMS), termasuk sifilis, merupakan masalah besar dalam kesehatan masyarakat yang terus meningkat. Sifilis dapat menular melalui hubungan seksual yang tidak aman dan dapat menyebabkan dampak serius pada kesehatan manusia. Sistem informasi geografis berkontribusi siginifikan dalam pemetaan penyakit menular, yang merupakan masalah kesehatan serius di indonesia. Melalui SIG, visuaisasi data dapat dilakukan dengan menyusun peta yang menunjukkan sebaran penyakit dan kasus-kasus di seluruh wilayah, memungkinkan identifikasi daerah dengan prevalensi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemetaan pola penyebaran kasus sifilis berdasarkan SIG menurut lokasi geografis di kota Gorontalo tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini berjumlah 65 kasus sifilis yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 3 puskesmas yang memiliki kasus tertinggi, berdasarkan kelompok usia menunjukkan usia 20 – 24 tahun yang mencatat kasus tertinggi, berdasarkan jenis kelamin perempuan yang memiliki angka kasus tertinggi, bulan januari dan juni mencatat kasus tertinggi, kelompok yang sudah menikah memiliki kasus lebih tinggi daripada yang belum menikah, berdasarkan tingkat tingkat pendidikan, SMA memiliki angka kasus tertinggi dan berdasarkan pekerjaan IRT mencatat kasus tertinggi dibanding pekerjaan yang lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peta persebaran kasus sifilis di Kota Gorontalo yaitu kecamatan hulontalangi, kecamatan dungingi dan mencatat kasus paling tinggi sedagkan kasus terendah ada dikecamatan Kota Barat.