Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tempeh Nugget Innovation: Creative Steps Towards Empowered Students Warti'ah Warti'ah; Ahmad Afghor Fahruddin; Risma Ayu Kinanti; Asni Atammin Nisa; Elmania Galuh Freellylah; Alfa Syifaiyah
TAAWUN Vol. 5 No. 01 (2025): TA'AWUN FEBRUARY 2025
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v5i01.903

Abstract

The community service is carried out by a team of community service that aims to empower the students of the Mamba'ul Hisan Sidayu Gresik Islamic Boarding School through tempeh nugget management assistance activities. The methods used in the guided training are carried out offline and online through YouTube media. 12 students attended the training. Starting from preparation in November to training activities in December. The tempeh nugget-making training held at the Mamba'ul Hisan Islamic Boarding School had a significant positive impact on the participants, especially the students. The results of the evaluation showed that 82% of the participants managed to understand the material presented, and 85% were able to apply practical skills well. Through this training, students not only gain new knowledge but are also able to produce innovative products in the form of tempeh nuggets. This product is an added value in the processing of tempeh ingredients, as well as opening opportunities for students to develop independent businesses. The success of this training shows the effectiveness of the empowerment of the students so that they become more empowered individuals and ready to contribute to the economic empowerment of the pesantren and the community.
Transformasi Pengelolaan Zakat Produktif dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi: Analisis Perspektif Yusuf Qardhawi dan Tantangan Era Digital Duta Bintan Fithtiyah; Risma Ayu Kinanti; Muhtadi
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 2 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i2.478

Abstract

Zakat produktif dipandang sebagai instrumen strategis dalam pemberdayaan ekonomi umat karena tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi berorientasi pada kemandirian mustahik melalui aktivitas ekonomi berkelanjutan. Pemikiran Yusuf al-Qardhawi menegaskan bahwa zakat harus dikelola secara produktif agar mampu mengubah mustahik menjadi muzakki. Namun, dalam praktik kelembagaan zakat di Indonesia, pengelolaan zakat produktif masih menghadapi persoalan klasik: keterbatasan monitoring, lemahnya pendampingan usaha, dan minimnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan serta evaluasi program. Sejumlah penelitian sebelumnya banyak membahas zakat produktif dari sisi normatif fikih atau dampak sosial ekonomi secara umum, tetapi belum banyak yang mengkaji integrasi antara konsep zakat produktif perspektif Qardhawi dengan transformasi digital pengelolaan zakat pada level lembaga, khususnya pada studi kasus daerah seperti BAZNAS Kabupaten Bangkalan. Inilah celah (gap) yang diisi oleh penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep zakat produktif menurut pemikiran Yusuf al-Qardhawi sebagai landasan teoretis dalam pemberdayaan ekonomi mustahik, serta mengkaji implementasinya pada praktik kelembagaan di BAZNAS Kabupaten Bangkalan. Selain itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan pengelolaan zakat produktif di era digital dan merumuskan model transformasi pengelolaan zakat produktif berbasis digital yang berorientasi pada peningkatan kemandirian ekonomi mustahik. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada integrasi antara teori zakat produktif perspektif Yusuf al-Qardhawi dengan realitas pengelolaan zakat di tingkat kelembagaan daerah melalui pendekatan transformasi digital. Penelitian ini tidak hanya mengkaji zakat produktif dari sisi normatif, tetapi juga menawarkan model konseptual pengelolaan zakat produktif berbasis digital yang aplikatif dan dapat direplikasi oleh lembaga zakat lainnya. Dengan demikian, penelitian ini memperkaya kajian ekonomi syariah, khususnya pada aspek digitalisasi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi mustahik yang berkelanjutan.