Agus Sasmita
Universitas Pakuan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Bidang Infrastruktur Desa Situ Ilir Cibungbulang Kabupaten Bogor Budiono Budiono; Agus Sasmita; Lirawati Lirawati; Puji Wiranto
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2092

Abstract

Desa Situ Ilir di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor menghadapi tantangan dalam pengembangan infrastruktur desa akibat keterbatasan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Program Samisade yang bertujuan mempercepat pembangunan desa terkendala oleh kurangnya kemampuan perangkat desa dalam perencanaan dan pengelolaan anggaran, serta ketergantungan pada jasa penyedia luar yang menambah biaya dan mengurangi kesempatan belajar bagi perangkat desa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi SDM di Desa Situ Ilir melalui pelatihan perencanaan dan perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) menggunakan software AutoCAD. Pelatihan ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Situ Ilir dengan peserta 12 orang yang terdiri dari karang taruna dan perangkat desa. Metode pelatihan mencakup ceramah, demonstrasi, dan latihan yang memadukan gambar, animasi, dan slide show untuk menyampaikan materi secara efektif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan AutoCAD serta kemampuan menyusun RAB yang akurat. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi SDM desa dalam pengelolaan anggaran, mengurangi ketergantungan pada jasa luar, dan memberdayakan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan infrastruktur desa. Rekomendasi untuk kegiatan ini adalah melanjutkan pelatihan secara berkelanjutan untuk memastikan peserta dapat menguasai materi dengan baik dan mendukung pembangunan desa yang efisien dan transparan. Human Resource Development in the Infrastructure Sector of Situ Ilir Village, Cibungbulang, Bogor Regency  Situ Ilir Village in Cibungbulang District, Bogor Regency, faces challenges in developing village infrastructure due to limited human resource (HR) skills. The Samisade program, aimed at accelerating village development, is hindered by the village officials' lack of competence in budget planning and management, as well as reliance on external service providers, which increases costs and reduces learning opportunities for village officials. This activity aims to improve the HR competence in Situ Ilir Village through training in planning and calculating Budget Plans (RAB) using AutoCAD software. The training was conducted at the Situ Ilir Village Hall with 12 participants consisting of youth organizations and village officials. The training method included lectures, demonstrations, and exercises that combined images, animations, and slide shows to deliver the material effectively. The results showed an increase in participants' understanding and skills in using AutoCAD and the ability to prepare accurate RABs. In conclusion, this training successfully enhanced the HR competence of the village in budget management, reduced reliance on external services, and empowered the community to actively participate in sustainable village infrastructure development. The recommendation is to continue the training program on an ongoing basis to ensure participants fully master the material and support efficient and transparent village development.
Perancangan Fasilitas Umum Pedestarian Apung di Situ Tunggilis untuk Meningkatkan Pariwisata Muhammad Hasan Wicaksono; Redho Muktadir; Heny Purwanti; Agus Sasmita; Utamy Sukmayu Saputri
Sciences du Nord Community Service Vol. 2 No. 02 (2025): Sciences du Nord Community Service
Publisher : North Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71238/sncs.v2i02.76

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berfokus pada perancangan fasilitas umum pedestrian apung di Situ Tunggilis sebagai upaya meningkatkan pariwisata berbasis ekowisata dan rekreasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan perancangan rekayasa sipil dengan tahapan analisis pembebanan, analisis gaya apung, dan analisis stabilitas struktur. Hasil perhitungan menunjukkan total beban mati dan beban hidup sebesar 11 kN, sedangkan gaya apung dari drum plastik sebesar 2.468 kN per drum. Dengan kebutuhan minimum 4 drum per modul 3x3 m, struktur dinyatakan aman dan menampilkan gambar 3D pedestarian apung. Desain ini diharapkan mampu menjadi sarana wisata baru sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan Situ Tunggilis.