Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Sistem Informasi LPM Sempaja Timur Sebagai Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pitrasacha Adytia; Wahyuni Wahyuni; Rizky Zakariyya Rasyad; Muhammad Fahmi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2213

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan Sistem Informasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (SILPM) di Kelurahan Sempaja Timur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui digitalisasi manajemen data, pemantauan kegiatan, dan kolaborasi. Mitra utama adalah LPMK Sempaja Timur, yang berperan aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan program. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 100% anggota LPM yang dilatih mampu mengoperasikan sistem informasi, serta 90% responden merasa terbantu dalam mengakses informasi dan pelaporan melalui SILPM. Sistem ini berhasil mendigitalisasi 95% data anggota dan mencatat 80% laporan kegiatan secara real-time. Kesimpulannya, digitalisasi manajemen LPM mendukung peningkatan transparansi, efisiensi program, dan keterlibatan masyarakat. Rekomendasi mencakup pelatihan lanjutan, pemantauan keberlanjutan sistem, dan integrasi dengan program pemberdayaan lainnya. Implementation of the East Sempaja LPM Information System as an Acceleration of Increasing Community Welfare This study aims to implement the Community Empowerment Institution Information System (SILPM) in East Sempaja Village to enhance community welfare through digitalized data management, activity monitoring, and collaboration. The main partner is the East Sempaja Community Empowerment Institution (LPMK), actively involved in planning and execution. The participatory method included socialization, training, technology application, and monitoring and evaluation. The results demonstrate significant improvements, with 100% of trained LPM members able to operate the information system and 90% of respondents finding it beneficial for accessing information and reporting. The system successfully digitalized 95% of member data and recorded 80% of activity reports in real-time. In conclusion, LPM management digitalization supports enhanced transparency, program efficiency, and community engagement. Recommendations include advanced training, system sustainability monitoring, and integration with other empowerment programs.
Prototyping Sistem Penyortiran Kematangan Buah Jambu Air Berbasis Arduino Hutapea Dwi Agustian; Nursobah Nursobah; Rizky Zakariyya Rasyad
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i3.9056

Abstract

Abstrak - Proses penyortiran buah jambu air (Syzygium aqueum) secara manual sering kali kurang efisien dan tidak akurat, sehingga berpotensi menurunkan kualitas hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem otomatis yang mampu menyortir buah jambu air berdasarkan tingkat kematangan, khususnya untuk membedakan antara buah matang dan busuk. Sistem ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dan sensor warna TCS3200 untuk mendeteksi nilai RGB pada kulit buah. Berdasarkan hasil deteksi, buah akan diklasifikasikan sebagai matang atau busuk dan dipilah secara otomatis menggunakan motor servo. Prototipe dirancang dengan tambahan konveyor dan LCD untuk menampilkan informasi secara real-time, serta dikembangkan menggunakan metode prototyping iteratif (communication, quick plan, modeling, construction, evaluation). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membedakan buah matang (RGB: 237, 302, 264) dan busuk (RGB: 289, 359, 308) dengan akurasi yang cukup baik. Kecepatan konveyor diketahui memengaruhi ketepatan pembacaan sensor, tetapi secara keseluruhan sistem telah memenuhi tujuan awal sebagai solusi otomasi penyortiran pascapanen. Rekomendasi pengembangan selanjutnya adalah integrasi kecerdasan buatan (AI) atau machine learning untuk meningkatkan akurasi klasifikasi dan adaptivitas sistem.Kata kunci: Arduino Uno; sensor warna TCS3200; jambu air; penyortiran kematangan; motor servo; prototyping; analisis RGB. Abstract- Manual sorting of water guava (Syzygium aqueum) fruit is often inefficient and inaccurate, potentially reducing the quality of the harvest. This research aims to develop an automated system capable of sorting water guava fruit based on the level of ripeness, specifically to distinguish between ripe and rotten fruit. The system uses Arduino Uno microcontroller and TCS3200 color sensor to detect RGB value on the fruit skin. Based on the detection results, the fruit will be classified as ripe or rotten and sorted automatically using a servo motor. The prototype is designed with an additional conveyor and LCD to display real-time information, and developed using the iterative prototyping method (communication, quick plan, modeling, construction, evaluation). The test results show that the system is able to distinguish ripe (RGB: 237, 302, 264) and rotten (RGB: 289, 359, 308) fruits with fairly good accuracy. The speed of the conveyor is known to affect the accuracy of the sensor readings, but overall the system has fulfilled its original purpose as a post-harvest sorting automation solution. Future development recommendations include the integration of artificial intelligence (AI) or machine learning to improve classification accuracy and system adaptivity.Keywords: Arduino Uno; TCS3200 color sensor; water apple; ripeness sorting; servo motor; prototyping; RGB analysis.